Menu

6 Hal Menyebalkan yang Dilakukan Penumpang Kereta

Kereta pada saat ini sudah menjadi transportasi pilihan bagi banyak orang, baik untuk berpergian dengan tujuan berwisata maupun untuk pergi ke sekolah, ke kampus atau ke kantor. Kenapa, sih, banyak orang yang memilih kereta sebagai transportasi untuk berpergian? Jawabannya adalah karena kereta merupakan transportasi yang cukup nyaman, murah dan tentunya dapat mencapai banyak daerah.

Nah, karena banyak orang yang tertarik untuk menggunakan kereta daripada transportasi lainnya untuk berpergian, maka, nggak jarang kereta ini dalam kondisi penuh dengan penumpang. Sayangnya, nih, gaes, meskipun kereta sudah jadi transportasi pilihan, masih ada, lho, penumpang-penumpang yang menyebalkan. Hah? Memangnya menyebalkan kenapa? Yap, para penumpang tersebut tidak tertib di dalam kereta dan stasiun, sehingga menyebabkan kenyamanan dalam bertransportasi menggunakan kereta. Hmm.. Memangnya, hal apa saja, ya, yang dilakukan penumpang kereta sehingga membuat penumpang lain merasa tidak nyaman?

1. Berdiri di depan pintu kereta

diam di depan pintu krl

Saya sering sekali menemukan segerombolan penumpang yang suka berdiri di depan pintu kereta padahal di dalam kereta masih ada ruang kosong untuk berdiri. Penumpang yang berdiri di depan pintu kereta ini akan mempersulit orang lain untuk masuk ke dalam kereta. Akhirnya terjadilah kegiatan dorong-mendorong. Duh, nggak nyaman banget, kan?

Seharusnya, nih, gaes, baik tujuan stasiunnya dekat atau jauh, ada baiknya para penumpang yang sudah masuk di dalam kereta terlebih dahulu bergeser ke dalam kereta, jika ada penumpang yang ingin masuk dari stasiun berikutnya. Hal ini tentunya akan mempermudah orang lain untuk masuk kereta dan menghemat waktu perjalanan karena tidak menunggu kegiatan dorong-mendorong berakhir.

2. Nggak mau berpegangan

Banyak, lho, dari penumpang kereta yang nggak mau berpegangan ke tiang ataupun pegangan tangan di atas kepala mereka. Mereka lebih tertarik untuk berpegangan pada handphone-nya. Perlu diketahui, nih, gaes, perjalanan di kereta itu nggak mulus, lho. Terkadang kereta suka berbelok atau berhenti dengan tidak mulus. Hal tersebut dapat menyebabkan para penumpang oleng dan bahkan bisa terjatuh.

Nah, daripada kamu menyender kepada orang lain dan membuat orang lain menjadi tidak nyaman, yuk, deh, taruh handphone-mu dan berpeganglah pada sesuatu agar kamu nggak oleng dan terjatuh.

3. Nggak memberikan jalan keluar

Nah, biasanya, nih, penumpang yang berdiri di depan pintu kereta pun enggan memberikan jalan keluar bagi orang-orang yang ingin turun di suatu stasiun. Para penumpang ini justru malah diam berdiri di depan pintu dan menghalangi orang lain untuk keluar dari kereta.

Selain itu, ada juga penumpang yang langsung naik ke kereta setelah pintu kereta terbuka. Padahal, seharusnya para penumpang memprioritaskan penumpang lain yang mau turun terlebih dahulu. Dengan begitu, kereta pun akan lebih kosong dan nggak akan terjadi aktivitas dorong-mendorong di kereta.

4. Terburu-buru

Nah, ada juga, nih, orang-orang yang sering terburu-buru, entah itu terburu-buru keluar atau masuk ke dalam kereta. Sama dengan yang lainnya, akhirnya, penumpang ini menyebabkan kegiatan dorong-mendorong di pintu kereta. Bahaya banget, kan, gaes?

Seharusnya, sih, para penumpang ini nggak perlu dorong-mendorong. Naiklah atau turunlah dengan tertib. Biarkan orang lain turun terlebih dahulu dan biarkan orang lain di depanmu turun secara perlahan-lahan. Dorong-mendorong di kereta sesungguhnya sangat berbahaya, lho.

5. Kurang simpati

Yap! Seringkah kamu menemukan orang-orang yang pura-pura tidur saat di kereta? Entah apa alasannya, akan tetapi mereka yang seperti ini biasanya kurang aware dengan keadaan sekitarnya. Sehingga, pada akhirnya, orang-orang ini terlihat kurang simpati dengan orang lain di dalam kereta tersebut.

Misalnya, nih, ketika ada seorang ibu-ibu yang sudah cukup tua masuk ke dalam kereta, mereka yang pura-pura tidur, menggunakan headset dan menutup muka dengan masker, pastinya, tidak akan memberikan tempat duduk selain diminta terlebih dahulu. Kalau nggak ada yang meminta, pasti, nggak ada satu pun yang berinisiatif untuk bangun dan memberikan tempat duduknya. Duh.

6. Menyerobot antrian

Di stasiun-stasiun tertentu, karena saking ramenya pengguna kereta, stasiun tersebut pasti akan penuh dengan orang-orang. Bahkan untuk tap masuk dan keluar stasiun pun, para penumpang ini harus mengantri. Keadaan antrian yang tidak rapi, dapat memicu orang lain untuk menyerobot antrian, lho.

tapping pintu keluar

Pastinya kesal, dong, gaes, sudah mengantri panjang-panjang namun tiba-tiba ada saja orang yang menyerobot antrianmu? Nah, maka dari itu, gaes, yuk, mengantri dengan benar. Kalau kamu sudah mengantri dengan benar namun tiba-tiba ada yang menyerobot antrianmu, kamu bisa banget menegur orang tersebut. Tapi perlu diingat, gaes, tegurlah orang yang menyerobot dengan sopan, ya!

***

Perlu kita ingat bahwa kereta bukanlah kendaraan pribadi melainkan transportasi umum. Ketika seseorang melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan peraturannya maka akan menyebabkan perasaan tidak nyaman bagi penumpang lain. Nah, untuk mencapai rasa nyaman bertransportasi menggunakan kereta, ada baiknya untuk membiasakan diri terlebih dahulu untuk tertib di kereta, ya, gaes, sehingga kebiasaan ini bisa menular kepada orang-orang di sekitarmu.

Baca juga:

(Sumber gambar: metro.tempo.co, wordpress.com, hipwee.com)

LATEST COMMENT
Rika Pratiwi | 15 jam yang lalu

mau tanya, kalo pindahan semester 3 ga terima jalur undangan snmptn ga?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©