Menu

Jumlah Pendaftar SBMPTN 2019 dan Informasi Lainnya yang Harus Diketahui

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri a.k.a SBMPTN 2019 telah berakhir sejak tanggal 24 Juni 2019 pukul 22.00 WIB.

Dalam siaran persnya, Ravik Karsidi selaku Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dalam menjelaskan, sampai batas akhir penutupan, tercatat jumlah peserta yang mendaftar SBMPTN 2019 total sebanyak 714.652 peserta. Dari jumlah itu dapat dirinci sebagai berikut:

1. Peserta yang memilih kelompok program studi saintek adalah sebanyak 360.329 orang atau sebesar 50.42%

2. Peserta yang memilih kelompok program studi soshum adalah sebanyak 345.896 orang atau sebesar 48.40%

3. Peserta yang memilih kelompok program studi campuran alias saintek dan soshum adalah sebanyak 8.427 orang atau sebesar 1.18%

4. Dari jumlah peserta yang merupakan peserta reguler adalah sebanyak 541.339 orang

5. Sementara jumlah peserta pengusul beasiswa Bidikmisi adalah sebanyak 173.313 orang.

6. Di antara peserta tersebut sebanyak 24.108 orang merupakan pelamar program studi kelompok Olahraga dan Kesenian, yang telah mengunggah portofolio sebagai pengganti ujian ketrampilan.

Kendala saat SBMPTN 2019

Budi Prasetyo, Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT tidak menyangkal bahwa masih ada kendala saat proses pendaftaran, tetapi hal tersebut tidak mengganggu jalannya SBMPTN 2019.

"Ya memang masih ada sedikit masalah tentang lupa password atau yang lain. Kalau masalah portofolio sampai sekarang belum ada, kelihatannya realistis kalau tidak mau buat portofolio maka pilih program studi lain," ujar Budi Prasetyo.

Jumlah pendaftar SBMPTN 2019 menurun

Di sisi lain, Mohamad Nasir, Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) mengakui, bahwa jumlah pendaftar SBMPTN 2019 menurun ketimbang SBMPTN tahun 2018. Sebab, seperti yang sudah disinggung di atas, SBMPTN tahun ini jumlah pendaftarnya hanya 714.652 orang, sementara SBMPTN tahun lalu mencapai 860.001 orang.

Menurut dia, penurunan terjadi, karena ada perubahan pola tes. Dulu sistem tes SBMPTN, calon mahasiswa melakukan pendaftaran di perguruan tinggi terlebih dahulu, kemudian baru melakukan tes. Jadi, diterima atau tidak nanti, para calon mahasiswanya juga tidak tahu.

Sedangkan, tahun ini calon mahasiswa terlebih dulu mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer atau yang lebih dikenal UTBK—yang nilai hasil tesnya diperuntukkan untuk mendaftar ke perguruan tinggi.

"Setelah mendaftar, dia melihat masuk atau tidak dalam ranking itu. Kalau tidak masuk ranking, dia akan mencari PTS. Orang sekarang cenderung lebih rasional," ujar Nasir.

Selain itu, penerapan sistem UTBK ini dinilai lebih efisien dan lebih berkualitas daripada sistem tes sebelumnya. Dengan sistem UTBK, tidak terjadi kesemrawutan pendaftaraan tes yang terjadi di masing-masing universitas. Sebab, penerimaan jalur SBMPTN 2019 sangat tergantung pada 6 hal berikut:

1. Pilihan PTN

2. Pilihan jurusan kuliah/program studi (prodi)

3. Daya tampung/kuota prodi

4. Jumlah peminat

5. Nilai UTBK siswa

6. Tingkat keketatan prodi

Sistem-lah yang akan memilih secara otomatis nilai UTBK peserta yang terbaik dari komposisi UTBK gelombang pertama maupun nilai UTBK gelombang ke-2 (bagi yang mengikuti tes 2 kali).

***

Pengumuman hasil SBMPTN 2019 sendiri akan dilaksanakan secara serentak oleh semua PTN pada tanggal 9 Juli 2019 pukul 13.00 WIB.

Dan ingat, kalau kalian belum beruntung lolos di jalur SBMPTN 2019, jangan terlalu lama bermuram durja. Karena life must go on dan masih ada kesempatan kuliah di perguruan tinggi—baik itu melalui jalur mandiri, SMMPTN Barat ataupun memilih perguruan tinggi swasta (PTS).

Jadi, selamat menunggu dan semoga kalian mendapatkan hasil yang terbaik, ya, gaes!

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: tirto.id)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©