Arm-Chair

Koroner (Pemeriksa Medis Untuk Kematian)

Pemerintahan dan Administrasi Publik


  • Gaji rata-rata

    2.5jt - 5jt

  • Tren Karir

  • Kecocokan denganmu

Apa itu Koroner (Pemeriksa Medis Untuk Kematian)?

Mengarahkan kegiatan seperti otopsi, analisis patologis dan toksikologi yang berkaitan dengan investigasi kematian yang terjadi dalam ranah hukum. Koroner dapat membuat kesimpulan untuk menentukan penyebab kematian atau mempertimbangkan tanggung jawab untuk kematian tak disengaja, tindak kekerasan, atau kematian yang tidak dapat dijelaskan.

Jenjang pendidikan minimal

 

N/A

SMK

D3

S1

S2

Gaji rata-rata

2.5jt - 5jt

Contoh dari Jabatan Pekerjaan

Kepala Deputi Koroner
Koroner
County Coroner
Deputi Koroner
Pemeriksa Medis Daerah
Pemeriksa Daerah Terpilih / Chief Medical Examiner
Patolog Forensik
Pemeriksa Medis
Investigator Hukum dan Medis (MLI)
Coroner
Dokter Spesialis Forensik

Tugas Koroner (Pemeriksa Medis Untuk Kematian)

Melakukan pendahuluan pemeriksaan tubuh untuk mengidentifikasi korban, mencari tanda-tanda trauma, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang akan menunjukkan waktu kematian
Menyelidiki penyebab, cara, dan keadaan kematian korban dan mengungkapkan identitas orang yang meninggal
Melengkapi sertifikat kematian, termasuk penyebab dan cara kematian
Mengamati dan mencatat posisi dan kondisi tubuh dan bukti terkait
Mengamati, merekam, dan mengamankan benda atau properti pribadi yang berhubungan dengan kematian, termasuk benda-benda seperti obat-obatan dan catatan bunuh diri

Pengetahuan

Administrasi dan Manajemen

Pengetahuan tentang prinsip bisnis dan manajemen termasuk perencanaan strategis, alokasi sumber daya, pemodelan sumber daya manusia, teknik kepemimpinan, metode produksi, dan koordinasi antara orang dan sumber daya.

Bahasa Inggris

Pengetahuan tentang struktur dan isi dari Bahasa Inggris, termasuk arti dan ejaan dari setiap kata, aturan komposisi, dan tata bahasa.

Hukum dan Pemerintahan

Pengetahuan tentang hukum, aturan hukum, prosedur pengadilan, preseden, regulasi pemerintah, perintah ekskutif, aturan lembaga, dan proses politik yang demokratis.

Ilmu Kedokteran dan Kedokteran Gigi

Pengetahuan tentang informasi dan teknik yang diperlukan untuk mendiagnosa dan mengobati luka manusia, penyakit, dan kelainan bentuk. Ini termasuk gejala, pengobatan alternatif, sifat obat dan interaksi, dan langkah-langkah kesehatan preventif.

Keselamatan dan Keamanan Publik

Pengetahuan tentang peralatan, kebijakan, prosedur, dan strategi yang relevan untuk mendukung operasi razia/patroli yang efektif bagi keamanan lokal, provinsi, dan nasional, serta melindungi orang, data, properti, dan institusi.

Keterampilan

Aktif Mendengarkan

Memberikan perhatian penuh pada perkataan orang lain, menyisihkan waktu memahami poin yang disampaikan, mengajukan pertanyaan sewajarnya, dan tidak menyela pada waktu yang tidak tepat

Koordinasi

Menyesuaikan tindakan yang dilakukan, dengan tindakan orang lain.

Berpikir Kritis

Menggunakan logika dan penalaran untuk mengindentifikasi kekuatan dan kelemahan dari solusi alternatif, kesimpulan, ataupun pendekatan permasalahan yang ditangani

Pemahaman Membaca

Memahami kalimat dan paragraf yang ditulis dalam dokumen kerja.

Berbicara

Berbicara pada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif

Kemampuan

  • 1

    Penalaran Deduktif - Kemampuan untuk menerapkan peraturan umum dalam masalah tertentu dalam rangka menghasilkan jawaban yang masuk akal.

  • 2

    Penalaran Induktif - Kemampuan menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk peraturan dan kesimpulan umum (termasuk menemukan hubungan di antara kejadian-kejadian yang terlihat tidak terhubung).

  • 3

    Penyusunan Informasi - Kemampuan untuk mengatur berbagai hal maupun tindakan dalam urutan atau pola tertentu sesuai dengan aturan yang ditetapkan (contoh: pola angka, huruf, kata, gambar, operasi matematika).

  • 4

    Ilmu Kedokteran dan Kedokteran Gigi - Pengetahuan tentang informasi dan teknik yang diperlukan untuk mendiagnosa dan mengobati cedera, penyakit, dan cacat manusia. Hal ini termasuk gejala, alternatif pengobatan, sifat dan interaksi obat, dan langkah-langkah pencegahan kesehatan.

  • 5

    Pemahaman Lisan - Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata dan kalimat lisan

  • 6

    Ekspresi Lisan - Kemampuan untuk mengkomunikasikan informasi dan ide ketika berbicara, sehingga orang lain dapat memahami apa yang disampaikan

  • 7

    Pemahaman Tertulis - Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui tulisan

Diskusi terkait profesi Koroner (Pemeriksa Medis Untuk Kematian)

Belum ada diskusi yang dibagikan untuk profesi ini.

Jurusan Terkait

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1