Ke halaman sebelumnya
Foto Marsuki Hardjo
Marsuki Hardjo
6 tahun yang lalu

Saya mahasiswa baru biologi Universitas Indonesia 2016. Gagal jadi dokter tapi saya ingin menjadi molekular scientist dari saat kecil dan kuliah di luar negeri

Saya maba bio ui 2016. Gagal jadi dokter tpi Saya ingin menjadi molekular scientist dari saat ecil dan kuliah di luar negeri

3 Jawaban
Luthfi Muawan
Mentor Youthmanual, Alumni ITB - Jurusan Biologi
6 tahun yang lalu

<p>Tidak perlu berkecil hati, dek. Di biologi kamu masih tetap bisa belajar pada fokus biomedik ataupun molecular biology. Saat kecil saya juga ingin jadi dokter, namun sekarang saya menemukan kecintaan saya terhadap bidang biomedik dan biologi molekuler.</p><p>Saya alumni Biologi ITB 2011 (baru lulus April kemarin). Saya juga seperti kamu, suka dan tertarik dengan bidang molecular dan biomedics. Ketika saya tingkat 3 kuliah, saya mendapat kesempatan untuk exchange dan melakukan riset tugas akhir selama 1 tahun di Kanazawa University, Jepang, di Molecular and Cell Biology Laboratory. Fokus riset tugas akhir saya adalah colon cancer (kanker kolon). Judul riset / skripsi yang saya kerjakan di Jepang adalah : <b><i>LY294002 Enhances Cancer Cell Death by Enhancing Autophagy through PI3K/AKT Signaling Pathway in Colon Cancer Cell Line (SW480)</i></b>. Saat ini saya baru lulus (dari Kanazawa dan dari ITB), dan insyaAllah akan melanjutkan studi S2 di Eropa. Btw kemarin saya juga sempat mendapat tawaran kerja dari Fakultas Kedokteran UNPAD sebagai researcher (R&D) di lab molekuler nya.</p><p>Intinya adalah, kamu tak perlu berkecil hati karena gagal jadi dokter. Di biologi, kamu tetap bisa melakukan hal-hal yang "berbau medis dan mendekati dokter". Misalnya jika kamu fokus pada cancer research, ataupun di bidang biomedik. Kamu nantinya akan dapat bekerja di dunia medis meskipun kamu tak jadi dokter. Dan percayalah, Kesempatan untuk studi di luar negeri akan terbuka lebar asalkan kamu sungguh-sungguh dan gigih. Jadi, karna kamu sudah masuk biologi, mulai sekarang niatkan untuk belajar semaksimal mungkin, dan jangan menyerah untuk mencari peluang sebaik-baiknya. An old saying says "When there is a will, there would be ways", right?</p><p>Well, Semoga membantu ya. Good luck! ;)</p>
Achmad Ridha Junaid
Mentor Youthmanual, Mahasiswa UI - Jurusan Biologi
6 tahun yang lalu

<p>Saya juga pernah seperti itu, tapi akhirnya berkuliah di jurusan Biologi UI. Saat kecil sangat bercita-cita menjadi dokter, namun saat SMA tersadar, bukan cita-cita yang saya kejar melainkan peluang. Begitu pun saat telah berukuliah, selalu memanfaat peluang besar yang ada di depan mata. Sampai akhirnya dapat bekerja pada bidang yang saya senangi dan digeluti semenjak perkuliahan. Saya harap kedepannya kamu juga demikian.</p>
Laksmindra Fitria
Dosen UGM
6 tahun yang lalu

<p>Wah ternyata kita berempat sama ya.. Sejak kecil punya cita-cita jadi dokter tetapi takdir menempatkan kita di Biologi ^_^ Tidak semua yang kita inginkan terkabul, tetapi percayalah bahwa apa yang kita dapatkan saat ini adalah yang terbaik. Kita syukuri dengan cara belajar sebaik-baiknya, tidak melewatkan kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi. Tetap semangat dan berusaha optimal. Biologi adalah ilmu dasar yang menjadi jembatan ke ilmu-ilmu terapan, termasuk kedokteran. Gagal menjadi dokter tidak apa-apa, kita bisa ikut mengembangkan dunia kedokteran melalui kajian biologis (biomedik). Kita bisa menjalin kerja sama dengan para dokter untuk menyusun sebuah penelitian. Kalau berminat menjadi pengajar, bisa mengisi kuliah tentang Biologi Dasar di kedokteran atau Zoologi di kedokteran hewan.</p><p>Saya punya guyonan untuk menghibur diri sendiri pada saat dulu saya gagal masuk ke fakultas kedokteran dan mulai menyukai kuliah di fakultas biologi: "Persamaan antara dokter dan biolog adalah sama-sama mempelajari sistem tubuh, perbedaannya adalah dokter boleh nyuntik, sedangkan biolog tidak boleh. Tapi biolog yang bikin obat suntiknya" Hihi ^_^ Sekarang saya menekuni fisiologi hewan, di mana salah satu ilmu yang kami pelajari di sini adalah ilmu biomedik/praklinik. Di sini kami boleh nyuntik tapi nyuntik tikus sebagai hewan model manusia hehe.. Seperti disampaikan oleh mentor sebelumnya, mas Luthfi Muawan: <span style="color: rgb(68, 68, 68);"><i>"When there is a will, there would be ways"</i> ~ Mimpi, niat, jalani, yakini :)</span></p>
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1