Sekolah Bagus Tapi Jauh Atau Dekat Tapi Bukan Favorit?

Salah satu dilema memilih sekolah adalah ini: pengen sekolah yang bagus tapi lokasinya jauh dari rumah. Sekalinya ada yang dekat, menurut kita kurang oke. Jadi pilih yang mana, ya?

Sekolah Favorit VS Zonasi

Sebenarnya pemerintah ingin menghapus fenomena sekolah favorit dengan kebijakan zonasi, khususnya di sekolah negeri. Dalam kebijakan zonasi, calon siswa yang diterima di sekolah negeri adalah yang tempat tinggalnya berada pada zona yang sama dengan sekolah. Jadi jarak rumah ke sekolah relatif dekat.

Kebijakan ini menimbulkan protes, lantaran banyak orang yang ingin masuk sekolah tertentu (favorit), namun lokasinya jauh dari tempat tinggal.

Pemerintah pun memiliki alasan. Selain agar siswa nggak kejauhan, juga supaya kemampuan siswa di berbagai sekolah lebih merata. Bayangkan jika calon siswa yang nilainya tinggi hanya masuk sekolah yang dianggap favorit saja. Tak heran jika sekolah negeri yang itu-itu saja yang menjadi unggulan. Soalnya yang nilainya tinggi berkumpul di satu tempat.

Di sisi lain, banyak yang beranggapan kebijakan ini nggak fair. Semestinya yang menjadi pertimbangan utama adalah nilai. Apalagi, asal SMA memengaruhi peluang masuk perguruan tinggi di jalur SNMPTN.

Nah, yang tadi adalah pro-kontra kebijakan zonasi untuk sekolah negeri. Sekolah swasta lebih fleksibel dalam urusan ini. Calon siswa yang lolos tes dan dianggap memenuhi syarat bisa diterima.

Lantas, apa yang sebaiknya kita pilih sekolah bagus tapi jauh atau dekat tapi bukan favorit?

Sebagai bahan pertimbangan, kamu perlu mengecek 10 poin berikut ini.

  1. Perbandingan jarak tempuh kedua sekolah (tentunya dengan memperhitungkan kemacetan, ya.)
  2. Total biaya sekolah, baik SPP bulanan, jajan, maupun ongkos transportasi.
  3. Fasilitas dan transportasi ke sekolah tersebut, apakah naik angkutan umum, nebeng, diantar, atau lainnya.
  4. Apakah kebutuhanmu dipenuhi di sekolah tersebut. Misalnya, kamu ingin bergabung dengan klub basket, apakah tersedia di sekolah, ataukah kamu perlu ikut klub di luar sekolah? Perhatikan pula alokasi waktunya.
  5. Bagaimana lingkungan sekolah tersebut.
  6. Bagaimana tipe siswanya. (Kamu dapat menanyakan hal ini pada kenalan yang bersekolah di sana).
  7. Pelajari kurikulumnya.
  8. Gaya pengajarannya. Walau sekolah negeri dan kebanyakan sekolah swasta memiliki kurikulum nasional yang sama, namun bisa jadi ada perbedaan pada fokus dan gaya belajar-mengajar.
  9. Kondisi fisik dan mentalmu. Apakah kamu tipe orang yang terbiasa perjalanan jauh sehari-hari (perjalanan jauh ke sekolah) atau lebih baik yang dekat karena mudah lelah?
  10. Pertimbangan lain yang kamu harapkan dan butuhkan dari sekolah.

Kebutuhan dan keinginan tiap orang soal sekolah berbeda-beda. Jadi, jawabannya ada pada dirimu sendiri, pilih sekolah idaman yang jauh atau lebih memilih sekolah lain yang jaraknya dekat?

(Sumber gambar: Pexels)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Deca Caa | 18 hari yang lalu

open pp/endorse @aaalysaaaa 11,6 followers dm ya bayar seiklasnyaa

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Deca Caa | 18 hari yang lalu

open pp/endorse @aaalysaaaa 1,6 followers dm ya, bayar seiklasnyaa

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
AtomyFirst Chanel | 19 hari yang lalu

Open PP @houseofshirly foll 427k @Idea_forhome foll 377k @myhomeidea_ foll 270k. Harga Paket lebih murah. DM kami yaa..

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
arif gunawan | 27 hari yang lalu

Kalkulator dan kamus elekteonik termasuk AI, karena kalkulator dilrogram dengan algoritma penghitunganangka.. banyak belajar menganalisa san kumpulkan sata bro.. jgn cm ikut2an, trs copas lalu dituang kedlm sebuah artilel..

Artificial Intelligence dan 8 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang AI
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2024 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1