5 Pesan Penting dari Orang-Orang Kreatif di Dunia Tahun 2017

Kita selalu kagum sama orang-orang kreatif di seluruh dunia. Jangankan mereka yang sudah diakui di level internasional, kalau ada teman yang suka bikin inovasi, karya atau menyampaikan ide segar di medsos aja, kita sudah merasa salut.

Sebetulnya, menjadi kreatif adalah soal kebiasaan. Itu berarti semua orang, termasuk kita yang sering merasa kurang kreatif, bisa melatih kreativitas. Sebelumnya, saya pernah menulis tentang tiga cara gampang memicu ide kreatif. Nah, kali ini saya mau mengingatkan lagi dengan merangkum pesan penting dari orang-orang kreatif di dunia.

Setiap tahun, Fast Company, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang brand, mengeluarkan 100 nama orang paling kreatif di dunia dari segala bidang. Ini dia 5 pesan penting yang bisa kita pelajari dari mereka di tahun 2017 ini. Yuk simak!

1. Para pemimpin akan menemukan cara kreatif untuk membantunya ketika memimpin

Jangan ciut untuk jadi pemimpin meskipun kamu merasa kurang kreatif. Ketika menjadi pemimpin, dan menghadapi sebuah masalah, kamu akan terdesak untuk mencari jalan keluar. Pada akhirnya, kamu akan memikirkan banyak cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Biasanya, pemimpin berdiskusi dengan tim untuk mencari jalan keluar bersama-sama .

Rodney Hines (No. 16), direktur dari U.S. Social Impact di Starbucks, memutuskan untuk membantu menyelesaikan masalah pengungsi di Amerika Serikat dengan mempekerjakan 10,000 pengungsi. Pemerintah Amerika menyambut baik hal tersebut karena para pengungsi akhirnya mendaftarkan diri dan tidak menjadi imigran gelap demi mendapat izin kerja.

2. Setiap bentuk kreativitas bisa dirancang sesuai kebutuhan

Untuk menjadi kreatif, kamu harus jeli melihat permasalahan yang ada. Misalnya, kita bisa melihat bahwa layanan transportasi online bermunculan karena masalah yang dihadapi oleh sebagian besar warga kota besar yang mengeluhkan kemacetan. Masalah = kesempatan untuk menjadi kreatif.

Isabel Mahe (No. 6) menggabungkan teknologi dan kebutuhan manusia ketika menciptakan AirPods, earphone canggih tanpa kabel buatan Apple yang banyak digandrungi anak muda. Mahe merancangnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat global yang dianggap semakin mobile dan dinamis.

3. Kreativitas haruslah diiringi dengan compassion alias rasa belas kasih

Banyak orang memikirkan kreativitas identik dengan ide-ide dalam menjalankan bisnis. Padahal, dengan compassion alias rasa belas kasih, kreativitas kita juga bisa terus terpacu, lho.

Chef Massimo Bottura (No. 24) misalnya, chef asal Italia ini memasak dan memberi makan anak-anak jalanan dengan mengambil sisa kelebihan bahan di restoran dan supplier bahan makanan. Restoran nggak rugi, dan mereka sekalian bisa beramal, deh!

4. Perubahan dan keterbukaan harus diterima dengan baik

Orang kreatif nggak anti sama perubahan dan keterbukaan. Mereka selalu menyambut baik hal-hal baru. Dengan membuka pikiran terhadap segala kemungkinan (meskipun itu bikin mereka nggak nyaman), kita akan semakin kreatif dalam melihat suatu hal.

Seperti yang dilakukan Profesor Harvard Medical School, Tom Delbanco (No. 88). Ia meluncurkan sebuah gerakan OpenNotes yang bikin 13 juta pasien di Amerika bisa dengan mudah melihat catatan medis mereka sendiri.  Sehingga, para pasien bisa memilih sendiri alternatif pengobatan yang mereka mau. Meskipun sempat bikin RS besar di Amerika deg-degan (karena takut nggak laku), tapi akhirnya gerakan ini justru dianggap memberikan rasa adil bagi semua pihak. Karena pasien tetap datang ke RS jika mereka memilih didampingi tenaga medis ahli tanpa merasa terpaksa.

5. Kreativitas datang dari memahami perasaan orang lain

Apa yang membuat seseorang terus merasa kreatif? Karena ia mau mendengarkan orang lain. Kalau kamu merasa kreatif, maka teruslah berbagi dengan orang lain. Dengan berbagi, kamu sedang melatih diri untuk lebih kreatif lagi, sob! Sambil berbagi, dengarkanlah apa yang ingin orang lain sampaikan. Sehingga, komunikasi terjadi dua arah dan setiap orang terus belajar satu sama lain.

Seorang aktor sekaligus penulis dan produser, Donald Glover (No. 8), mengatakan bahwa seniman haruslah memberi hiburan sekaligus dampak sosial. Faktor manusia merupakan inti kemajuan suatu bangsa. Makanya, menularkan kreativitas itu sangat penting. Bahkan Fidji Simo, Vice President of Product di Facebook (No. 2) mengatakan bahwa kamu harus bisa memahami orang lain terlebih dahulu untuk menjadi kreatif.

(Sumber gambar: lateralaction.com, cultofmac.com, combiboilersleeds.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Al havis Fadilla rizal | 4 hari yang lalu

Open pp/endorse @alfadrii.malik followers 6k minat dm aja bayar seikhlasnya geratis juga gpp

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Deca Caa | 24 hari yang lalu

open pp/endorse @aaalysaaaa 11,6 followers dm ya bayar seiklasnyaa

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Deca Caa | 24 hari yang lalu

open pp/endorse @aaalysaaaa 1,6 followers dm ya, bayar seiklasnyaa

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
AtomyFirst Chanel | 25 hari yang lalu

Open PP @houseofshirly foll 427k @Idea_forhome foll 377k @myhomeidea_ foll 270k. Harga Paket lebih murah. DM kami yaa..

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2024 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1