Menu

6 Sifat Membangun Diri yang Harus Dimiliki Oleh Pekerja

Dunia kerja merupakan sebuah dunia yang dimana agendanya dipenuhi dengan kegiatan bekerja baik itu seorang diri maupun bekerjasama dengan orang lain pada suatu perusahaan baik itu memiliki profit maupun yang nggak memiliki profit. Biasanya, hampir semua perusahaan, pastinya, memiliki struktur yang jelas dalam organisasinya, ada atasan divisi, atasan unit dan juga karyawan-karyawan yang bekerja dibawahnya.

Karena struktur organisasi ini, banyak orang yang menganggap kalau kamu jago mencari muka dihadapan atasan, mereka percaya bahwa hal tersebut dapat mempermudah pekerjaannya bahkan untuk kenaikan karirnya. Ada juga orang yang percaya bahwa untuk mempercepat kenaikan karir, mereka harus menjatuhkan orang lain sengan cara-cara yang cepat tapi merugikan orang lain. Hmm... Apakah itu sifat yang harus dimiliki oleh para pekerja?

Well, menurut saya, sifat-sifat yang sudah disebutkan di atas merupakan sifat yang salah untuk dimiliki oleh para pekerja. Nggak seharusnya, nih, pekerja memiliki sifat yang suka menjatuhkan orang lain dan mencari muka di depan atasan untuk keuntungan sendiri. Seharusnya, sebagai pekerja, kamu memiliki sifat-sifat sebagai berikut ini, gaes!

1. Ulet dan gigih

ulet dan gigih

Siapa yang nggak senang dengan orang yang ulet dan gigih? Semua orang pastinya senang dengan orang yang memiliki sifat seperti ini. Hal ini pun nggak terkecuali kepada para atasan. Yap, semua atasan pastinya suka dengan karyawannya yang memiliki sifat ulet dan gigih.

Memangnya sifat ulet dan gigih, tuh, maksudnya gimana, sih? Menurut KBBI, ulet memiliki arti yaitu tidak mudah putus asa. Sedangkan gigih menurut KBBI memiliki arti yaitu sifat teguh pada pendirian.

Nah, kalau dalam dunia kerja, contohnya seperti ini, gaes, misalnya nih, kamu diberikan pekerjaan yang menurut sebagian besar orang sulit dan kamu pun merasa demikian. Bedanya, kalau yang lain menyerah dan melempar pekerjaan tersebut kepada orang lain, kamu justru berusaha terus untuk menyelesaikan pekerjaanmu sendiri. Kamu nggak putus asa dalam mengerjakan tugasmu hingga selesai. Mau ada apapun juga, kamu selalu berusaha menyelesaikan pekerjaanmu. Yap, kamu adalah seseorang yang gigih dan juga ulet.

2. Punya inisiatif tinggi

Sifat kedua yang harus kamu miliki dalam dunia kerja atau sebagai seorang pekerja ialah memiliki inisiatif tinggi. Ketika kamu memiliki inisiatif tinggi, kamu pastinya menjadi seseorang yang dapat mempermudah pekerjaan tim-mu sendiri karena nggak perlu lagi sang atasan menunjuk bawahan satu per satu hingga menemukan orang yang mau mengerjakan pekerjaan tersebut.

Memiliki inisiatif yang tinggi pun tentunya dapat memberikanmu nilai plus dihadapan atasanmu. Maka dari itu, gaes, kalau kamu merasa bahwa kamu mampu mengerjakan pekerjaan yang diberikan dan kamu lagi nggak memiliki tugas yang banyak, maka berinisiatiflah untuk mengerjakan tugas tersebut. Kamu nggak perlu, kok, berinisiatif pada tugas-tugas yang sulit. Kamu bisa berinisiatif pada tugas-tugas yang kecil seperti membuat rangkuman meeting, menjadi operator saat presentasi, mengurus ruangan dan waktu meeting dan sebagainya. Menjadi seseorang dengan inisiatif tinggi tentunya nggak akan merepotkanmu, kok, gaes.

3. Bertanggungjawab

tanggung jawab

Nah, setelah kamu memiliki inisiatif yang tinggi, kamu harus memiliki tanggung jawab juga, nih, gaes. Bayangkan jika kamu nggak punya tanggung jawab namun memiliki inisiatif yang tinggi. Kamu pasti merasa kerepotan karena harus mengerjakan ini dan itu buah dari sifat inisiatifmu.

Perlu kamu ingat, gaes, ketika kamu memiliki inisiatif yang tinggi, maka, kamu pun harus memiliki tanggungjawab yang tinggi juga. Kenapa begitu? Karena kalau kamu hanya inisiatif saja tanpa tanggungjawab, kamu akan memiliki banyak tugas namun mungkin ada beberapa yang nggak kamu kerjakan pada akhirnya karena terlalu repot. Atau, kemungkinan lainnya, kau mengerjakan semua tugasmu namun hanya sekenanya saja alias nggak sebaik mungkin.

Yang niatnya mau dapat pandangan positif dari atasan, eh, yang ada malah kena marah karena kamu nggak bisa mengerjakan tugasmu sebaik mungkin. Nah, maka dari itu, gaes, kamu harus banget, nih, menyeimbangkan sifat tanggungjawab dan sifat inisiatif tinggi.

4. Self-motivated

Motivasi dari luar diri nggak seberapa besar dampaknya jika dibandingkan dengan motivasi dari dalam diri atau yang biasa disebut sebagai self-motivated. Kenapa begitu? Jawabannya cukup sederhana, motivasi dari orang lain atau hal-hal di luar dirimu nggak akan bertahan lama.

Misalnya, nih, kamu diberikan motivasi oleh seorang motivator, mungkin kamu hanya merasa termotivasi pada saat itu saja. Untuk saat-saat lainnya, bisa saja kamu sudah lupa, sudah nggak merasa termotivasi dan sebagainya. Kalau kamu memasukan motivasi dari motivator atau dari hal-hal luar ke dalam dirimu dan kamu selalu mengingatnya terus menerus sehingga kamu selalu termotivasi, maka, bisa dibilang kamu sudah termotivasi dari dalam.

Ketika seseorang sudah termotivasi dari dalam, pasti, nggak ada ceritanya, deh, kerja yang tiba-tiba rajin lalu tiba-tiba malas. Yang tadinya bertanggungjawab, eh, karena suatu hal jadi nggak bertanggungjawab dan sebagainya. Makanya, kamu perlu banget, nih, memotivasi diri sendiri agar nggak angot-angotan dalam bekerja.

5. Ramah dan mudah bergaul

mudah bergaul

Orang yang selalu disukai dalam dunia kerja ialah orang-orang yang ramah dan mudah bergaul. Ketika kamu ramah kepada semua orang, maka otomatis orang lain akan merasa nyaman denganmu. Kalau kamu mudah bergaul, saya yakin, orang-orang pun senang berteman denganmu.

Di dunia kerja, kamu nggak hanya berteman dengan orang-orang yang satu umur apalagi satu generasi. Di dunia kerja, kamu akan bertemu dengan orang-orang dari beragam usia, latar belakang dan sebagainya. Kalau kamu memiliki sifat yang ramah dan mudah bergaul, saya yakin kamu dapat berteman dengan siapapun tanpa mempermasalahkan hal-hal yang saya sebut di atas.

6. Open-minded

Terakhir, nih, gaes, kamu harus banget punya sifat yang open-minded alias memiliki sifat pemikiran yang terbuka. Kenapa begitu? Karena kamu akan bekerjasama dengan banyak orang. Nah, karena kamu bekerjasama dengan banyak orang, maka, kamu akan menemukan cara pengerjaan pekerjaan yang berbeda-beda, pemikiran yang berbeda-beda dan sebagainya.

Kalau kamu memiliki pemikiran yang terbuka, kamu nggak akan deh yang namanya merasa tersinggung karena dikritik, merasa kesal karena opini nggak diterima, merasa bete karena kamu dan temanmu setim atau atasanmu nggak memiliki pemikiran yang sama dan sebagainya. Maka dari itu, gaes, biasakan dirimu, ya, untuk selalu menjadi orang yang open-minded

***

Nah, kedelapan hal di atas seharusnya dimiliki oleh setiap pekerja. Selain sifat-sifat tersebut merupakan sifat yang dapat membangun dirimu ke arah yang lebih baik, sifat tersebut tentunya akan membangun karirmu menuju yang lebih baik.

Maka dari itu, gaes, daripada kamu melakukan hal-hal yang nggak baik dan merugikan orang lain, menurut saya, miliki kedelapan sifat di atas. Mulailah biasakan dirimu dengan kedelapan hal di atas, hingga pada suatu saat, hal di atas dapat menjadi sifat yang menempel pada dirimu sendiri. Semangat!

Baca juga:

(Sumber gambar: bristax.com.au, shiftyourfamilybusiness.com, gateadministrate.com, abc.net.au)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 3 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©