Menu

Kampus Terbaik Jurusan Sastra Inggris dan Serba Serbi Jurusan Ini

Jurusan kuliah Sastra Inggris seringkali dianggap sebagai jurusan kuliah “paling aman” di kalangan calon mahasiswa. Kenapa? Karena stereotype jurusan ini ya “cuma belajar bahasa Inggris”. Kuliahnyapun sering dianggap nggak jelas karena kayak les. Belum lagi, saking umumnya, pilihan profesinya jadi terlalu luas dan lulusannya bingung mau jadi apa.

Padahal kalau kamu mau menggali lebih jauh, jurusan Sastra Inggris itu seru banget buat kamu yang punya minat terhadap karya sastra Inggris baik dari sisi literatur, linguistik, dan penerjemahannya. Mengingat bahasa Inggris adalah bahasa internasional, peluang kamu untuk memilih profesi yang kamu mau jadi terbuka lebar. Kenapa harus bingung kalau pilihan industri yang bisa kamu pilih justru bervariasi.

Apa aja mata kuliah Jurusan Sastra Inggris?

Sebagai gambaran, total SKS yang ada di Sastra Inggris Universitas Indonesia berjumlah 144 SKS. Di kampus lain mungkin nggak jauh berbeda, gaes.

Semester 1-6, kamu akan belajar 5-6 mata kuliah. Sementara semester  7-8, mata kuliah akan jauh lebih sedikit, yaitu mata kuliah kajian dan kamu bisa mulai menyusun skripsi.

Apa aja miskonsepsi alias salah kaprah dari jurusan Sastra Inggris?

1. Masuk jurusan Sastra Inggris bakal dikira jago banget bahasa Inggris

Apapun jurusannya, selama kamu nggak passionate dalam menjalaninya, pembelajaran tersebut nggak bakal terserap sepenuhnya, gaes. Begitupun jurusan Sastra Inggris. Meskipun setiap hari kamu bakal berurusan sama kalimat-kalimat bahasa Inggris, belum tentu kamu bisa menguasai bahasa Inggris secara komprehensif.

Ini kenapa penting banget buat kamu memilih jurusan Sastra Inggris berdasarkan keinginan sendiri, bukan karena disuruh, ikut-ikutan atau malah karena “cari aman” seperti yang saya bilang sebelumnya. Belum lagi, bakal banyak yang menjadikan kamu “kamus berjalan” karena mengira kamu jago banget cas cis cus pakai bahasa Inggris. Malu kalau nggak belajar sungguh-sungguh, sob!

2. Hanya belajar teori lewat buku-buku tebal

Nah, miskonsepsi yang kedua ini sering banget bikin para mahasiswa jurusan Sastra Inggris terkesan nerd. Memang, sih, tugas-tugas kuliah bakal banyak berhubungan dengan karya sastra penulis besar seperti Leo Tolstoy, Jane Austen, Charles Dickens, Shakespeare dan lain sebagainya. Otomatis, mahasiswa jurusan Sastra Inggris banyak bertemu buku tebal literasi jaman dulu.

Tapi nyatanya, perkuliahan nggak melulu membaca buku sastra jadul, kok. Mahasiswa jurusan Sastra Inggris juga belajar listening dan speaking. Bahkan, mereka kadang melakukan pendekatan teatrikal, puisi dan karya sastra modern.

Apa Perbedaan jurusan Sastra Inggris dengan Pendidikan Bahasa Inggris?

Nggak sedikit calon mahasiswa yang salah ambil jurusan. Tadinya mau jurusan Sastra Inggris, eh malah masuk ke Pendidikan Bahasa Inggris. Begitupun sebaliknya. Sebetulnya, kedua jurusan ini memang hampir mirip, gaes. Hanya pendekatannya berbeda.

Di jurusan Sastra Inggris, pendekatan yang diterapkan adalah sastra dan budaya. Itu kenapa jurusan ini seringkali ada di bawah naungan Fakultas Ilmu dan Budaya. Sementara jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, pendekatannya adalah keguruan dan konseling, yang ada di bawah Fakultas Keguruan.

Gelar yang didapat untuk lulusan Sastra Inggris adalah S.Hum (Sarjana Humaniora). Sementara untuk lulusan Pendidikan Bahasa Inggris adalah S.Pd (Sarjana Pendidikan).

Apa saja pilihan profesi bagi jurusan Sastra Inggris atau Pendidikan bahasa Inggris?

Lulusannya jurusan Sastra Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris bisa menjadi guru di sekolah, guru di tempat kursus, ahli pemasaran, presenter, bekerja di perhotelan, jadi tour guide, editor/asisten editorial, penerjemah dokumen/tulisan, penerjemah lisan (interpreter), penulis cerita fiksi dan non fiksi, leksikografer (leksikografer bekerja dengan menulis, mengkompilasi dan mengedit kamus baik dalam bentuk cetak maupun yang dipublikasikan secara online), pustakawan akademik, wartawan media cetak atau TV, pembawa acara, news anchor (pembaca berita berbahasa inggris), public relation, copy writer, dan masih banyak lagi.

Kampus mana saja yang menyediakan jurusan Sastra Inggris?

Berdasarkan situs Ban PT, berikut kampus negeri dan swasta yang menyediakan jurusan Sastra Inggris dengan Akreditasi A dan B:

Universitas Negeri dengan Jurusan Sastra Inggris (Akreditasi A)

  1. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  2. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang
  3. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung
  4. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta
  5. Universitas Negeri Medan, Medan
  6. Universitas Airlangga, Surabaya
  7. Universitas Udayana, Badung
  8. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya
  9. Universitas Padjajaran, Bandung

Universitas Negeri dengan Jurusan Sastra Inggris (Akreditasi B)

  1. Universitas Indonesia, Depok
  2. Universitas Andalas, Padang
  3. Universitas Brawijaya, Malang
  4. Universitas Diponegoro, Semarang
  5. Universitas Hasanuddin, Makassar
  6. Universitas Negeri Jakarta, Jakarta
  7. Universitas Negeri Malang, Malang

Universitas Swasta dengan Jurusan Sastra Inggris (Akreditasi A)

  1. Universitas Gunadarma, Depok
  2. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta
  3. Universitas Kristen Petra, Surabaya
  4. Universitas Sanata Dharma, Sleman
  5. Universitas Ma Chung, Malang
  6. Universitas Dian Nuswantoro, Semarang
  7. Universitas Bina Nusantara, Jakarta

Universitas Swasta dengan Jurusan Sastra Inggris (Akreditasi B)

  1. Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta
  2. Universitas Bung Hatta, Padang
  3. Universitas 17 Agustus 1945, Semarang
  4. Universitas Nasional, Jakarta
  5. Universitas Komputer Indonesia, Bandung
  6. Uniersitas Muhammadiyah, Semarang
  7. Universitas Dr. Soetomo, Surabaya

***

Youthmanual telah mengumpulkan ribuan informasi seputar profesi, program studi, dan kampus unggulan, serta panduan persiapan kuliah yang komprehensif dalam laman Eksplorasi. Eksplorasi ribuan informasi program studi, karier dan profesi, dan kampus selengkapnya di sini.

Baca juga:

(Sumber gambar: shutterstock, youthmanual, ncl.ac.uk, youtube.com)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 4 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©