Menu

Semester Pendek Apaan, sih?

Semester pendek adalah semester singkat yang diadakan di antara semester genap dan ganjil pada setiap tahun ajaran universitas.

Misalnya, selesai Semester 2, ‘kan pada libur panjang, tuh, sebelum masuk Semester 3. Nah, pas liburan tersebut, diadain deh yang namanya semester pendek.

Seberapa pendek?

Durasi semester pendek setiap fakultas berbeda-beda, tapi biasanya, semester pendek berlangsung sekitar empat minggu.

Apa tujuan semester pendek?

Tujuannya ada dua. Pertama, untuk remediasi atau perbaikan nilai.

Misalnya, di Semester 2 nilai kamu untuk mata kuliah X jelek, cuma dapat C, bahkan D atau E alias fail. Nah, di semester pendek, kamu berkesempatan ngambil mata kuliah X lagi, dengan durasi yang lebih pendek, untuk memperbaiki nilai tersebut.

Kedua, untuk akselerasi atau mempercepat masa studi.

Semasa kuliah sarjana, umumnya kita harus menyelesaikan 144 SKS. Kalau mau lulus dalam waktu 4 tahun, kita harus menyelesaikan 18 SKS setiap semester, atau 36 SKS dalam setahun (1 tahun = 2 semester, maka setiap semester = 18 SKS). Let’s say diantara semester ganjil dan semester genap, kamu rajin ngambil semester pendek sebanyak 6 SKS. Maka dalam setahun, kamu bisa menyelesaikan 42 SKS. Ini berarti kamu bisa lulus kuliah dalam waktu 3,5 tahun sahaja. Luar biasa!

Walaupun ini berarti deadline untuk nyari pendamping wisuda jadi lebih mepet, sih #eh

Kalau tujuan kamu ngambil semester pendek adalah untuk akselerasi, kamu bisa mengambil mata kuliah-mata kuliah yang baru akan dibuka di semester yang akan datang. Colong start, gitu.

Sayangnya, nggak semua fakultas menawarkan semester pendek akselerasi begini. Beberapa fakultas hanya menawarkan mata kuliah yang diulang dari semester sebelumnya, untuk perbaikan nilai aja.

Apa aja syarat umum untuk ngambil semester pendek?

Pertama, biasanya ada biayanya.

Kedua, kalau kamu ngambil semester pendek untuk remediasi, nilai kamu untuk mata kuliah ini sebelumnya harus C, D, atau E. Kamu nggak bisa ambil semester pendek untuk mengubah nilai B menjadi A.

Ketiga, kalau kamu ngambil semester pendek untuk akselerasi, biasanya IP atau nilai rata-rata kamu di semester sebelumnya harus mencapai nilai minimal. Misalnya, minimal 3,2. Tapi syarat ini beragam, nggak semua fakultas atau prodi memberlakukan syarat yang sama.

Selain yang udah disebutkan diatas, tiap fakultas mungkin punya syarat-syarat tambahan yang berbeda-beda. Check with your campus!

Apa, sih, untung rugi ngambil semester pendek?

Untungnya, sih, jelas ya. Kamu jadi bisa memperbaiki nilai yang jelek di semester sebelumnya, atau nyicil jumlah SKS, sehingga mempercepat masa studi.

Ruginya, ada yang bilang bahwa semester pendek membuat mahasiswa jadi asal ngejar SKS aja, tapi ilmu pelajarannya sendiri kurang dikuasai, akibat durasi kuliahnya yang pendek.

Mahasiswa juga jadi bisa meremehkan mata kuliah di semester reguler. Bikin agak males-malesan, gitu, karena kalau nilainya jelek, toh bisa perbaikan di semester pendek. Hal ini yang menyebabkan nggak semua fakultas atau prodi menyelenggarakan semester pendek setiap tahun.

Selain itu, karena umumnya semester pendek itu nggak gratis, kamu harus pintar-pintar berstrategi. Misalnya, kampus kamu hanya menawarkan semester pendek untuk remediasi, nggak akselerasi. ‘Kan sayang ya, ngorbanin duit dan waktu liburan hanya untuk memperbaiki nilai. Kalau ikut semester pendek untuk akselerasi, masih OK lah, keluar duit supaya cepet lulus. Tapi kalau untuk remediasi, rugiii…

Kerugian lainnya, kalau kamu ngambil semester pendek, kamu harus ketemu kampus lagiii, kampus lagi, sementara teman-teman lain leha-leha liburan, pulang kampung, atau cari pengalaman lewat magang. Yah, namanya juga pilihan, yaa…

Makanya kamu buruan nentuin pilihan, deh, mau pacaran sama yang mana. Jangan semuanya digebet! #eh

Mending ambil semester pendek atau liburan? #kelas #sepi #amat

Baca juga:

(sumber gambar: shutterstock, em2a.wordpress.com)

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 10 jam yang lalu

Pendaftaran SBMPTN setahu kami tidak memengaruhi atau dipengaruhi status sebagai mahasiswa. Yang terpenting peserta sesuai aturan. Bila diterima, baru kamu konsultasi dengan kampus. Kemungkinan salah salah satu prodi mesti dilepas.

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
Dian Fitria | 3 hari yang lalu

Kak kalo kita msh berstatus jd mahasiswa aktif di suatu ptn trs ingin dftr sbmptn thn berikut ny dg ttp memilih ptn yg sama cmn beda jurusan itu status kita yg jd mahasiswa aktif di jurusan sblm nya bagaimana kak??

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
| 3 hari yang lalu

Maaf izin Share Mau kuliah di Fakultas Hukum di Surabaya? Kunjungi: http://fh.narotama.ac.id/

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Siap Menjadi Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©