Menu

5 Institusi yang Menyelenggarakan Program Pertukaran Pelajar di Indonesia

Sudah baca artikel 5 Hal Penting Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Menjalankan Pertukaran Pelajar? Sudah dong, ya. Nah, kalau kamu juga tertarik untuk ikut program pertukaran pelajar, Youthmanual mau kasih info tentang beberapa institusi yang menyediakan program sejenis di Indonesia, baik yang menyediakan beasiswa maupun yang berbayar.

Berikut lima di antaranya!

1. Bina Antarbudaya
Situs: www.bina-antarbudaya.or.id
Twitter: @binabud
Facebook: Bina Antarbudaya
Instagram: @binaantarbudaya

BUBW Indonesia Bina Antarbudaya

Organisasi yang didirikan pada tahun 1985 ini merupakan organisasi non-profit berbasis relawan, yang bermitra dengan AFS Intercultural Programs. AFS sendiri adalah salah satu organisasi internasional tertua yang mewadahi pembelajaran interkultural melalui program pertukaran pelajar.

Selama 31 tahun, Bina Antarbudaya telah mengirimkan 3,692 siswa Indonesia untuk belajar di lebih dari 60 negara dan, sebaliknya, memberikan kesempatan kepada 1,699 siswa asing untuk belajar di Indonesia. Wow! Banyak alumninya yang sekarang sudah menjadi tokoh ternama, seperti Taufiq Ismail, Joko Anwar, Najwa Shihab, dan Anies Baswedan.

Selain AFS Year Program dan AFS Short Program, sekarang Bina Antarbudaya juga menyelenggarakan program pertukaran pelajar selama setahun ke Amerika Serikat bernama program Kennedy Lugar - Youth Exchange and Study (YES), yang bekerja sama dengan US Department of State.

2. Rotary Club
Situs: www.rotary.org
Twitter : @yepindonesia
Facebook : Rotary International
Instagram : @rotaryinternational

Rotary International Exchange

Didirikan pada tahun 1905, Rotary Club bertujuan untuk meningkatkan pengabdian terhadap lingkungan sekitar dan membangun itikad perdamaian melalui pelayanan kemanusiaan. Saat ini, Rotary Club ada di lebih dari 160 negara, termasuk di Indonesia.

Setiap tahun, Rotary memberangkatkan anak muda Indonesia berumur 16-19 tahun ke berbagai belahan dunia sebagai bagian dari Rotary Youth Exchange Program (RYEP). Salah satu anak muda Indonesia yang pernah dikirimkan oleh Rotary Club untuk mengikuti RYEP adalah penulis muda, Sri Izatti, tahun 2011 lalu. Kepengen tahu lebih jauh tentang Rotary Club dan kisah petualangan Izzati selama mengikuti RYEP? Coba lihat di sini!

3. Kementrian Pemuda dan Olah Raga
Situs : www.kemenpora.go.id
Facebook : PPAN Kemenpora

PPAN PCMI Kemenpora

Nggak mau ketinggalan, Kementrian Pemuda dan Olah Raga (KEMENPORA) pun menyelenggarakan program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN), bekerja sama dengan berbagai negara seperti Australia, Jepang, Kanada, Korea dan Malaysia. PPAN ini merupakan gabungan dari beberapa sub-program seperti Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP), Indonesia-Canada Youth Exchange Program (ICYEP),  Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP), Indonesia-Korea Youth Exchange Program (IKYEP), serta Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP).

Dalam proses seleksi PPAN, biasanya Kemenpora bekerjasama dengan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI), sebuah organisasi kepemudaan yang didirikan oleh alumni PPAN, yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

4.  Education First (EF)
Situs: www.ef.co.id/pg/pertukaran-pelajar/

English First Education First Exhchange Students

Untuk kamu yang nggak mau ribet mengikuti proses seleksi yang panjang untuk mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar, kamu bisa cek Education First yang menyediakan program pertukaran pelajar berbayar. Program pertukaran pelajar ini tersedia untuk kelompuk umur dibawah 16 tahun, 16-25 tahun, dan 25 tahun keatas. Di program ini pun, kamu bisa menyesuaikan jenis dan durasi program pertukaran pelajarnya sesuai dengan keinginan kamu.

5. Sabang Merauke
Situs : www.sabangmerauke.org
Twitter: @SabangMeraukeID
Facebook: Sabang Merauke

Sabang Merauke Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali

Nah, kalau program yang satu ini adalah program orisinil dari anak bangsa, oleh anak bangsa, dan untuk anak bangsa. Sabang Merauke sendiri sebenarnya singkatan dari “Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali”. Seperti yang tertulis dalam situsnya, program pertukaran pelajar Sabang-Merauke bertujuan untuk “menanamkan semangat toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.” Program ini dikhususkan untuk anak-anak usia 13 – 14 tahun, sementara untuk kamu yang sudah kuliah, kamu bisa berpartisipasi dengan menjadi Kakak Sabang Merauke (KSM) atau relawan program.

(sumber foto: erasmus-unsa.ba, bubwindonesia.com, afsmas.org, pcmilampung.com, linkedin.com, afsindonesia.org, rotarydistrict7450.org, sabangmerauke.org)

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 20 jam yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©