Pengumuman SBMPTN 2020: Persaingan Nilai UTBK Ketat, 167 ribu Peserta Lolos Seleksi

LTMPT mengumumkan hasil SBMPTN 2020. Lebih dari 167 ribu peserta lolos seleksi dengan persaingan nilai UTBK yang sangat ketat. Rupanya pandemi nggak menyurutkan semangat mengikuti SBMPTN. Simak informasi lengkapnya.

* Sebanyak 702.450 peserta mendaftar SBMPTN 2020 dan yang ikutan tes UTBK mencapai 94.13 persen yakni 661.180 peserta. Jumlah ini cukup tinggi, mengingat ujian dilakukan saat pandemi dengan berbagai kendalanya.

* Sebanyak 167.653 orang atau 23.87 persen dari total peserta berhasil lolos SBMPTN. Di antaranya ada 44.556 peserta KIP Kuliah.

* SBMPTN 2020 nggak hanya untuk memilih universitas dan institut, tapi juga bisa memilih 8 politeknik. Pemilihnya belum terlalu banyak, yakni hanya 1453 peserta, dan 638 atau hampir 44 persen di antaranya berhasil diterima.

* Dalam konferensi pers, LTMPT menyampaikan bahwa skor UTBK para peserta nggak jauh berbeda, alias persaingannya ketat, gaes. Trus gimana kalau ada nilai yang sama dan bersaing di prodi yang sama? Yang manakah yang akan terpilih? Menurut keterangan LTMPT nggak ada tuh kasus nilai yang persis sama, karena sistem penilaian yang sangat detail hingga 3 angka di belakang koma. Misalnya, skor 633,698 versus skor 633,657.     

* FYI, materi tes tahun ini hanya Tes Potensi Skolastik aja.

* Terdapat 510 peserta yang didiskualifikasi! Sebagian karena melanggar aturan dan berbuat curang, seperti membawa alat komunikasi saat tes berlangsung dan menyebarkan foto soal ujian. Sementara 292 kasus peserta diskualifikasi karena fotonya nggak bisa diidentifikasi. Makanya penting banget memerhatikan aturan foto peserta.

* Teman-teman difabel yang berhasil diterima jumlahnya adalah 83 orang atau 15.63 persen dari peserta difabel.

* Peserta SBMPTN 2020 memilih prodi saat belum UTBK sehingga belum ada nilai. Sementara tahun lalu peserta mengetahui skor UTBK terlebih dahulu, baru memilih prodi. Menurut LTMPT kondisi ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya pemilih dan tingkat keketatan prodi mengalami perubahan.

* LTMPT menyampaikan bahwa peserta non KIP yang lolos SBMPTN namun tidak memiliki biaya, diharapkan melapor ke pihak kampus. LTMPT menegaskan jangan sampai ada peserta lulus seleksi SBMPTN yang gagal kuliah karena masalah dana.

* Berikut adalah informasi peminat prodi dan perguruan tinggi, tingkat keketatan persaingan, serta nilai rata-rata UTBK.

10 Prodi Saintek dengan Nilai Rerata UTBK Diterima Tertinggi

1. Kedokteran Universitas Gadjah Mada  = 642.53

2. Ilmu Aktuaria Universitas Gadjah Mada  = 641,92

3. Pendidikan Dokter Universitas Indonesia  = 640,13

4. Aktuaria Universitas Indonesia  = 638,66

5. Teknik Industri Universitas Indonesia = 637,32

6. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung  = 636,11

7. Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung = 635,75

8. Statistika Universitas Gadjah Mada = 635,56

9. Kedokteran Universitas Airlangga = 633,87

10. Sistem Informasi Universitas Indonesia = 633,46

10 Prodi Soshum dengan Nilai Rerata UTBK Diterima Tertinggi

1. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung  = 638,86

2. Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia = 633,55

3. Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada  = 630,00

4. Akuntansi Universitas Gadjah Mada   = 628,62

5. Akuntansi Universitas Indonesia  = 627,75

6. Manajemen Universitas Indonesia = 627,17

7. Manajemen Universitas Gadjah Mada   = 625,27

8. Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia  = 624,39

9. Sastra Inggris Universitas Indonesia  = 623,78

10. Ilmu Psikologi Universitas Indonesia  = 622,98

10 Prodi Saintek dengan Keketatan Persaingan Tertinggi

Berikut program studi dengan perbandingan antara peminat dengan daya tampung tertinggi.

1. Teknik Informatika Unpad

Pendaftar: 2.465

Daya tampung: 31

Peluang masuk: 1:77

2. Kedokteran Gigi Unpad

Pendaftar: 464

Daya tampung: 8

Peluang masuk: 1:58

3. Kedokteran UGM

Pendaftar: 3565

Daya tampung: 62

Peluang masuk: 1:58

4. Pendidikan Dokter UI

Pendaftar:  3045

Daya tampung: 54

Peluang masuk: 1:56

5. Ilmu Komputer UGM

Pendaftar: 1330

Daya tampung: 26

Peluang masuk: 1:51

6. Teknik Biomedis UGM

Pendaftar: 706

Daya tampung: 14

Peluang masuk: 1:50

7. Teknologi Informasi UGM

Pendaftar: 1.760

Daya tampung: 35

Peluang masuk: 1:50

8. Arsitektur UI

Pendaftar: 806

Daya tampung:  8

Peluang masuk: 1:45

9. Farmasi UI

Pendaftar: 1059

Daya tampung: 24

Peluang masuk: 1:44

10. Arsitektur UGM

Pendaftar: 1184

Daya tampung: 28

Peluang masuk: 1:42

10 Prodi Soshum  dengan Keketatan Persaingan Tertinggi

Berikut program studi dengan perbandingan antara peminat dengan daya tampung tertinggi.

1. Ilmu Komunikasi UI

Pendaftar: 2.988

Daya tampung: 24

Peluang masuk: 1:25

2. Hubungan Internasional UI

Pendaftar: 1627

Daya tampung: 18

Peluang masuk: 1:90

3. Komunikasi Unpad

Pendaftar: 3134

Daya tampung: 36

Peluang masuk: 1:87

4. Manajemen Unpad

Pendaftar: 2587

Daya tampung: 30

Peluang masuk: 1:86

5. Ilmu Komunikasi UNY

Pendaftar: 2671

Daya tampung: 32

Peluang masuk: 1:83

6. Ilmu Komunikasi UGM

Pendaftar: 2205

Daya tampung: 27

Peluang masuk: 1:82

7. Bahasa dan Kebudayaan Korea

Pendaftar: 872

Daya tampung: 11

Peluang masuk: 1:79

8. Psikologi UNY

Pendaftar: 2441

Daya tampung: 33

Peluang masuk: 1:74

9. HI UGM

Pendaftar: 1904

Daya tampung: 28

Peluang masuk: 1:68

10. Manajemen UGM

Pendaftar: 3119

Daya tampung: 47

Peluang masuk: 1:66

Perguruan Tinggi dengan Peminat Terbanyak di SBMPTN 2020

1. Universitas Gadjah Mada 

2. Universitas Brawijaya 

3. Universitas Diponegoro 

4. Universitas Indonesia 

5. Universitas Sebelas Maret 

6. Universitas Diponegoro 

7. Universitas Pendidikan Indonesia 

8. Universitas Negeri Yogyakarta 

9. Universitas Sumatera Utara 

10. Universitas Negeri Jakarta 

11. Universitas Hasanuddin 

12. Universitas Negeri Semarang 

13. Universitas Sriwijaya 

14. Universitas Jenderal Soedirman 

15 Universitas Airlangga 

(sumber gambar: pexels.com)

LATEST COMMENT
Yulika Aprianiii | 15 jam yang lalu

Saya jurusan IPS dari 5 hal di atas kemungkinan saya bisa masuk hi tapi masih takut gk bisa caranya agar lebih muda di terima di universitas gimna caranya

5 Tanda Bahwa Jurusan Hubungan Internasional Cocok Buat Kamu
Fatimah Ibtisam | 23 jam yang lalu

Bukan, Asesmen Nasional bukan untuk mengukur prestasi individu siswa, tetapi semacam penelitian untuk mengetahui capaian pendidikan di sekolah dan daerah. Yang ikutan hanya sebagian murid yang dipilih secara acak sebagai responden.

Info Lengkap Asesmen Nasional 2021, Bukan Sekadar Pengganti UN
Fatimah Ibtisam | 23 jam yang lalu

Setahu kami, kelas 12 ujian sekolah (UAS) seperti biasa. Tidak ada Ujian Nasional.

Info Lengkap Asesmen Nasional 2021, Bukan Sekadar Pengganti UN
Lysta Ayu Pratama | 1 hari yang lalu

Aku barusan lihat yt katanya kls 12 ngga ada UN sama AKM, tapi tetap ada Ujian Sekolah

Info Lengkap Asesmen Nasional 2021, Bukan Sekadar Pengganti UN
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1