Prodi Saintek dengan Persaingan Terketat di SNMPTN

Pengen memilih prodi Saintek di SNMPTN 2021? Cek dulu program studi saintek dengan keketatan persaingan tertinggi berdasarkan persentase peserta yang berhasil diterima, atau perbandingan antara jumlah peminat dengan daya tampung yang tersedia. Dan inilah prodi dengan peluang (persentase) diterima paling kecil di SNMPTN.

Prodi Saintek dengan Persaingan Terketat di SNMPTN 2020

1. Teknik Informatika Universitas Padjadjaran 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.20 persen

2. Farmasi Universitas Diponegoro 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.26 persen

3. Farmasi Universitas Sebelas Maret 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.38 persen

4. Farmasi Universitas Syiah Kuala 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.61 persen

5. Pendidikan Dokter Gigi  Universitas Diponegoro 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.73 persen

6. Teknik Informatika Universitas Hasanuddin 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.80 persen

7. Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.85 persen

8. Farmasi Universitas Hasanuddin 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.88 persen

9.  Teknik Informatika Universitas Negeri Malang 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima:1.88 persen

10. Farmasi Universitas Jenderal Soedirman 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.89 persen

11. Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Negeri Jakarta 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.90 persen

12. Aktuaria  Universitas Gadjah Mada 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.93 persen

13. Pendidikan Teknik Informatika UNY

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.96 persen

14. Ilmu Gizi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.03 persen

15. Farmasi Universitas Lampung 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.14 persen

16. Gizi Universitas Diponegoro 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2. 15 persen

17. Farmasi Unhas

Persentase peserta SNMPTN yang diterima:  2.17 persen

18. Keperawatan Universitas Jendral Soedirman

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.18 persen

19. Psikologi Unpad

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.20 persen

20.  Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman 

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.23 persen

Prodi Saintek dengan Persaingan Terketat di SNMPTN 2019

1. Prodi Teknik Informatika Universitas Padjajaran

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,39 persen

2. Prodi Teknik Informatika Universitas Hasanuddin

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,71 persen

3. Prodi Farmasi Unversitas Jenderal Soedirman

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,77 persen

4. Prodi Pendidikan Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soerdirman

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,80 persen

5. Prodi Farmasi Universitas Padjajaran

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,80 persen

6. Prodi Farmasi Universitas Syiah Kuala

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,81 persen

7. Prodi Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,82 persen

8. Prodi Psikologi Universitas Padjajaran

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,83 persen

9. Prodi Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,86 persen

10. Prodi Keperawatan UPN Veteran Jakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,99 persen

* Prodi Farmasi, Teknik Informatika, dan Kedokteran Gigi, dan Gizi memiliki keketatan persaingan yang tinggi. Begitupula prodi Psikologi (saintek) Unpad. FYI, di banyak PTN, Psikologi masuk rumpun soshum. Hanya ada beberapa kampus seperti Unpad yang memiliki prodi Psikologi Saintek.

* Pendaftaran SNMPTN 2021 dimulai dari 15 Februari hingga 24 Februari 2021. Segera daftar, usahakan jangan mepet batas waktu penutupan, ya.

* Aturan main pada SNMPTN 2021, 2020, dan 2019 relatif sama. Peserta tiap sekolah dibatasi (akreditasi A: 40 persen, akreditasi B: 25 persen, akreditasi C dan lainnya: 5 persen) sementara kuota minimal jalur SNMPTN di tipa PTN adalah 20 persen.

* Perbedaan SNMPTN 2021 adalah pada pilihan prodi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peserta bisa memilih maksimal 2 prodi. Namun tahun ini, jika memilih 2 prodi maka salah satunya harus di PTN yang berada di provinsi yang sama dengan SMA pendaftar,

* Lintas jurusan nggak dianjurkan, walaupun nggak dilarang. Semua kembali ke aturan PTN dan prodi yang dituju.

* Untuk prodi Saintek di SNMPTN akan sangat sulit ditembus peserta dari program IPS atau Bahasa. SMK pun harus yang sejalan, antara kejuruan di SMK dan program studi yang dituju.

* Jangan memilih prodi yang kamu kurang minati di SNMPTN dengan alasan agar diterima. Jika kamu diterima SNMPTN 2021, otomatis kamu nggak bisa ikutan UTBK dan SBMPTN 2021, maupun SBMPTN 2022 dan 2023. So, pilih prodi dan PTN yang benar-benar kamu minati, ya.

Semoga berhasil

(Sumber gambar: olia danilevich from Pexels)

LATEST COMMENT
Ayu Vitri | 11 jam yang lalu

Open Endorse Murah Youtube 50k/Video Ig : ayuvitri86

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Hai Acha, untuk lebih jelasnya kamu perlu mengecek prodi di PTN yang dituju. Dari pengecekan kami, UI, ITB dan IPB tidak menerima lintas jurusan untuk prodi Saintek. Namun untuk prodi Soshum bisa dari IPA.

Info Lengkap SNMPTN 2021: Cek Beberapa Perubahannya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Umumnya, kandidat pekerja akan menunggu tahap selanjutnya. Jika lolos perusahaan akan menghubungi. Bisa juga kamu melakukan follow up, mengemail perusahaan dengan profesional dan sopan. Sampaikan terima kaih atas wawancara dan psikotes yang telah dilalui. Trus, sebutkan nomor kontak kamu yang menyatakan…

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Bisa saja jika kamu lulusan SMA/sederajat tahun 2020 atau 2019, dan belum pernah diterima di SNMPTN.

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
Handini Puspaningati | 3 hari yang lalu

Setelah melakukan wawancara dengan psikolog dan tes psikotes langkah selanjutnya apa ya.. 1 minggu menunggu hasilnya. Terima Kasih

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1