Program Studi Soshum dengan Persaingan Terketat di SNMPTN

Pendaftaran SNMPTN 2021 dimulai 15 Februari hingga 24 Februari 2021. Peserta SNMPTN bisa mendaftar hingga maksimal 2 pilihan. Pengen tahu mana saja prodi soshum dengan persaingan paling ketat berdasarkan persentase peserta yang diterima? Cek hasil SNMPTN 2020 dan 2019 lalu.  

Prodi Soshum dengan Persaingan Terketat di SNMPTN 2020

1. Manajemen UNJ

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 0.94 persen

2.    Manajemen Unpad

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.31 persen

3. Ilmu Komunikasi UNJ

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.33 persen

4. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unsri

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.34 persen

5. Ilmu Komunikasi Unpad

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.42 persen

6. Hubungan Internasional UI

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.63 persen

7. Akuntansi UNJ

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.63 persen

8. Psikologi UNY

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.68 persen

9.  HI UGM

Persentase peserta SNMPTN yang diterima:1.72 persen

10. Bisnis Digital Unpad

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1.91 persen

11. Ilmu Komunikasi UI

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2 persen

12. . Ilmu Komunikasi UGM

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.03 persen

13. Manajemen UPI

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.07 persen

14. Ilmu Komunikasi UPI

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.08 persen

15. Manajemen UNS

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.10 persen

16. Sastra Inggris UNJ

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2. 11 persen

17. Manajemen UGM

Persentase peserta SNMPTN yang diterima:  2.15 persen

18. Akuntansi UNY

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.29 persen

19. Ilmu Komunikasi UNS

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.35 persen

20.  Manajemen UNY

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 2.38 persen

Prodi Soshum dengan Persaingan Terketat di SNMPTN 2019

1. Manajemen Universitas Negeri Jakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 0,71 persen

2. Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,16 persen

3. Akuntansi Universitas Negeri Jakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,17 persen

4. Manajemen Universitas Padjajaran

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,30 persen.

5. Prodi Pendidikan Guru SD Universitas Sriwajaya

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,32 persen

6. Prodi Sastra Inggris Universitas Negeri Jakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,55 persen

7. Prodi Pariwisata Universitas Gadjah Mada

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,72 persen

8. Prodi Manajemen Universitas Negeri Yogyakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,90 persen

9. Prodi Hubungan Internasional Universitas gadjah Mada

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,91 persen

10. Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Jakarta

Persentase peserta SNMPTN yang diterima: 1,92 persen

Dari data di atas, ada beberapa prodi Soshum yang menjadi jurusan dengan persaingan terketat selama 2 tahun berturut-turut, yaitu Manajemen UNJ, Manajemen Unpad, Manajemen UNY, Ilmu Komunikasi UNJ, serta Sastra Inggris UNJ.

Perlu diketahui bahwa ini adalah persaingan terketat berdasarkan angka kuantitatif, yakni persentase diterima paling kecil berdasarkan jumlah peminat dan kursi yang tersedia. Artinya, semakin banyak peminat serta semakin sedikit daya tampung, maka keketatan persaingan relatif makin tinggi.

Sebaliknya, angka ini nggak menunjukkan seberapa sulit penilaian dan kriteria untuk masuk, serta seberapa berat para pesaing secara kualitas.

Sebagai contoh, keketatan prodi A mungkin saja sangat tinggi sehingga persentase diterima hanya 1 persen. Sementara prodi B keketatan persaingan 5 persen. Namun pendaftar prodi B kebanyakan adalah juara kelas dengan nilai rapot nyaris sempurna serta prestasi akademik mentereng. Sementara pendaftar prodi A beragam dan tidak terlalu menonjol. Maka seorang pelajar dengan nilai 80 lebih berpeluang masuk prodi A dibandingkan prodi B.

Untuk penilaian diterima atau tidaknya sendiri sepenuhnya kewenangan pihak kampus. Yang dilihat adalah:

a. Nilai rapor dari semester 1 hingga 5, untuk 6 mata pelajaran.

b. Portofolio, khusus untuk prodi seni dan olahraga

c. Performa sekolah berdasarkan: akreditasi, prestasi, reputasi, nilai rerata UTBK, prestasi alumni yang sudah diterima di PTN tersebut, serta lainnya. Kriteria dan penilaiannya berdasarkan sudut pandang PTN.

d. Prestasi (non rapor) yang relevan dengan prodi yang dituju.

Sekali lagi, penilaian merupakan hak PTN yang dituju, dan mereka bisa menggunakan berbagai aspek yang dirasa tepat, dengan bobot penilaian sesuai yang diinginkan pihak PTN.

Pemilihan prodi SNMPTN 2021 sendiri agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, jika peserta memilih 2 prodi, maka salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan wilayah SMA si peserta.

Untuk lintas jurusan sendiri nggak dianjurkan, walaupun nggak dilarang. Biasanya sih, yang banyak lintas prodi adalah siswa IPA. Dengan kata lain, prodi Soshum ini sangat banyak peminatnya, nggak hanya anak IPS dan Bahasa, tapi juga siswa IPA dan SMK.    

(Sumber gambar:Nataliya Vaitkevich from Pexels)

LATEST COMMENT
Ayu Vitri | 11 jam yang lalu

Open Endorse Murah Youtube 50k/Video Ig : ayuvitri86

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Hai Acha, untuk lebih jelasnya kamu perlu mengecek prodi di PTN yang dituju. Dari pengecekan kami, UI, ITB dan IPB tidak menerima lintas jurusan untuk prodi Saintek. Namun untuk prodi Soshum bisa dari IPA.

Info Lengkap SNMPTN 2021: Cek Beberapa Perubahannya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Umumnya, kandidat pekerja akan menunggu tahap selanjutnya. Jika lolos perusahaan akan menghubungi. Bisa juga kamu melakukan follow up, mengemail perusahaan dengan profesional dan sopan. Sampaikan terima kaih atas wawancara dan psikotes yang telah dilalui. Trus, sebutkan nomor kontak kamu yang menyatakan…

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Bisa saja jika kamu lulusan SMA/sederajat tahun 2020 atau 2019, dan belum pernah diterima di SNMPTN.

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
Handini Puspaningati | 3 hari yang lalu

Setelah melakukan wawancara dengan psikolog dan tes psikotes langkah selanjutnya apa ya.. 1 minggu menunggu hasilnya. Terima Kasih

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1