10 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Profesi Diplomat

Kementerian Luar Negeri membuka peluang untuk generasi muda yang ingin menjadi diplomat. Yup, sekitar 140 lowongan diplomat dibuka pada seleksi CPNS 2021 yang pendaftarannya berlangsung hingga 21 Juni mendatang. Salah satu hal yang harus kamu lakukan agar bisa lolos adalah dengan mengetahui profesi ini, Inilah yang perlu kamu tahu soal diplomat.

1. Untuk menjadi seorang diplomat kamu harus menjadi calon pegawai negeri sipil di Kementerian Luar Negeri. Tahun ini, ada 140 posisi diplomat yang dibuka. Lamaran paling telat dimasukkan pada Rabu, 21 Juli.

2. Profesi ini mensyaratkan latar belakang prodi tertentu yaitu S1 Hubungan internasional, S1 Hukum/Hukum Bisnis, atau S1 Ekonomi/Studi Pembangunan. Adapula prodi lainnya, namun kuotanya nggak terlalu banyak, yakni S1 Komunikasi/Humas/ Manajemen Komunikasi, S1 Sastra Arab, S1 Sastra Inggris, Sastra Cina, Sastra Jepang, Sastra Rusia, serta Sastra Korea.

3. Kalau lulus CPNS, kamu nggak langsung dikirim bekerja sebagai diplomat. Tahapannya cukup panjang, di antaranya, masa pendidikan selama 1 tahun dan evaluasi. Setelah itu, kamu nggak langsung ditempatkan di luar negeri. Bisa saja di dalam negeri, misalnya di kantor Asean atau di kantor Kemlu.

4. Materi seleksi di CPNS untuk diplomat adalah:

a. Seleksi administrasi. Ini berkaitan dengan berkas lamaran yang kamu unggah.

b. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Seputar pengetahuan umum dan tes kepribadian. Ada contoh soal SKD yang bisa dipelajari peserta.

c. Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) yang meliputi

  • Tes kesehatan fisik dan psikis
  • Tes subsansi jabatan
  • Tes kemampuan bahasa asing

Yang biasanya ditanyakan pada SKD dan SKB adalah seputar Kementerian Luar Negeri, wawasan nusantara, kebijakan luar negeri Indonesia, serta isu internasional saat ini.

5. Masih nyambung dengan poin sebelumnya, pada saat tes/wawancara biasanya kamu akan ditanyakan soal sejarah Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan negara lain. Misalnya aja, Konferensi Meja Bundar. Jadi, selain isu terkini, pelajari juga sejarah, ya.

6. Untuk menjadi diplomat, sangat penting menguasai bahasa asing. Penguasaan bahasa lain akan menjadi nilai plus, terutama bahasa resmi PBB yaitu China, Arab, Prancis, Spanyol, dan Rusia.

7. Apakah diplomat pasti bekerja di luar negeri? Nope, diplomat tidak hanya bekerja di luar negeri. Ada saatnya dia posting (ditempatkan) di luar negeri, dan ada saatnya  penempatan di dalam negeri. Jadi sebagai diplomat akan  berpindah-pindah, kerja di dalam negeri dan luar negeri.

8. Penempatan di luar negeri berlangsung sekitar 3 atau 4 tahun, kemudian kembali bekerja di Indonesia selama 1 atau 2 tahun, lalu kembali ditempatkan ke luar negeri.

9. Sepanjang karier sebagai diplomat, siklus ditempatkan di luar negeri bisa mencapai hingga 4 atau 5 kali. Negaranya bisa berbeda-beda pula.

10. Secara resmi tugas diplomat adalah mewakili Indonesia dan pemerintah di luar negeri serta melakukan perundingan dengan berbagai pihak  untuk kepentingan negara. Diplomat juga bertanggung jawab melindungi WNI, pemerintah RI, beserta negara, dan badan hukum Indonesia yang berada di luar negeri. Selain itu, diplomat juga melakukan promosi kerja sama untuk kepentingan nasional dan melakukan pengamatan politik, ekonomi, sosial dan budaya negara di mana si diplomat ditempatkan.

(Sumber gambar: Pixabay)

LATEST COMMENT
Rara | 1 hari yang lalu

Kalo mau double degree tapi sama² di indonesia gapapa?

Tips Memilih Program Kuliah Double Degree
Art | 3 hari yang lalu

Itu kayaknya nomor 3 yg pertama salah nulis seharusnya bait ke 9 (?)

Latihan Soal AKM Asesmen Nasional SMA Untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi
Dea Manda | 3 hari yang lalu

Hallo saya mau tanya saya bingung mengambil jurusan kuliah

Di Youthmanual, Kamu Bisa Tanya-Tanya Sepuasnya Tentang Persiapan Kuliah, Lho!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1