Lulus SMK, Kuliah di Prodi Sejalan atau Lintas Jurusan?

Berbeda dengan SMA, di SMK siswa mendapatkan ilmu dan keterampilan yang spesifik, sesuai jurusan yang diambil. Salah satu tujuannya adalah agar siap kerja ketika lulus SMA. Namun nggak menutup kemungkinan untuk lanjut kuliah. Apakah harus mengambil prodi yang sejalan dengan kejuruan, atau banting setir memilih jurusan kuliah yang sama sekali berbeda? Keputusan ada di tanganmu, namun perhatikan dulu plus-minusnya berikut ini.

Lanjut kuliah di prodi yang sejalan

Plus

* Kamu sudah  memiliki pengetahuan soal studi yang diambil, walaupun masih level dasar dan cenderung praktis, karena SMK bertujuan menghasilkan lulusan siap kerja.

* Sudah memiliki gambaran sejauh mana minat dan kemampuanmu di bidang tersebut.

* Untuk masuk jurusan yang sejalan, bisa lewat jalur SNMPTN atau jalur prestasi sekolah lainnya.

Minus

* Pilihan prodi menjadi terbatas jika benar benar ingin yang sejalan. Dan umumnya, yang paling sejalan dengan SMK adalah prodi D4/S1 Terapan. Prodi D4/S1 terapan setara dengan S1, namun lebih fokus pada praktik.

* Bisa terjebak rasa bosan karena menekuni bidang yang sama selama bertahun-tahun.

Lanjut kuliah di prodi yang tidak sejalan a.k.a Lintas Jurusan

Plus

* Pilihan prodi dan kampus lebih banyak dan luas

* Bisa memilih prodi yang benar benar sesuai dengan minat dan kemampuan, tanpa dibatasi bidang jurusan tertentu.

Minus

* Peluang masuk lebih kecil. Beberapa perguruan tinggi lebih mengutamakan calon mahasiswa dari jurusan yang sejalan.

* Skill yang dipelajari di SMK kemungkinan besar jadi nggak terpakai. Sayang juga, yha.

Pilih yang Mana?

1. Ketahui sisi plus dan minus tiap opsi yang ada.

2. Cek mana saja prodi yang sejalan dengan kejuruan SMK-mu. Biasanya sih, ada lebih dari 1 prodi. Bisa jadi kamu kurang cocok dengan prodi A, tapi ternyata prodi B sesuai dengan minatmu.

3. Eksplorasi juga prodi lain yang nggak sejalan dengan jurusanmu, namun kamu merasa tertarik dengan prodi tersebut.

4. Dari prodi pada poin 2 dan 3, cari tahu mana yang sesuai dengan minatmu.

5. Cek juga kemampuanmu. Mungkin kamu adalah murid SMK Tata Busana. Namun selama 3 tahun di SMK kamu nggak menunjukkan kemampuan yang menonjol di bidang tersebut.

Kemungkinan, kemampuanmu justru bisa berkembang di prodi lain, misalnya, bidang Bisnis, Bahasa, atau lainnya. So, lihat kemampuanmu.

6. Cari tahu juga bidang pekerjaan prodi yang dituju. Jangan sampai kamu punya goal untuk menjadi Ahli Gizi, tetapi prodi yang diambil malah Farmasi atau Teknologi Pangan. Nggak pas, tuh!

7. Jika sudah menemukan prodi yang dituju, cek pilihan perguruan tingginya. Lihat persyaratan untuk masuk prodi tersebut. Ini penting mengingat ada prodi yang mensyaratkan jurusan SMA atau Kejuruan tertentu.

Jangan sampai kamu udah niat banget masuk prodi X di kampus Z, tapi ternyata prodi tersebut hanya menerima anak IPA, misalnya.

8. Jangan tunggu akhir SMK untuk mulai mengeksplorasi dan memilih prodi. Lebih cepat, lebih baik agar kamu bisa mempersiapkan diri. Namun jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan. Pertimbangkan dengan matang.

9. Boleh banget berdiskusi dengan orang lain, seperti guru, senior, ortu, bahkan teman tempat bertukar pikiran. Siapa tahu mereka bisa memberikan masukan. Tapi jangan asal ikutan pendapat orang lain, ya.

10. Seandainya kamu mantap memilih prodi yang tidak sejalan, jangan cuekin pelajaran di SMK. Siapa tahu bisa jadi tambahan skill atau menjadi hobi yang menghasilkan uang jajan.   

(Sumber gambar: Ann H from Pexels)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1