Review Pelaksanaan UTBK 2020: Isu Bocoran Hingga Nasib Peserta Batal Ujian

UTBK SBMPTN 2020 Tahap 1 sudah selesai dilaksanakan sementara tahap 2 masih berlangsung. UTBK pun ramai dibicarakan, bahkan di hari pertama penyelenggaraannya, keyword "UTBK" jadi trending topic. Ada yang mengangkat isu bocoran ada juga yang khawatir mengenai peserta yang tidak bisa ikut ujian. Kenyataannya, bagaimana sih, pelaksanaan UTBK 2020?

Sedikit gambaran, UTBK 2020 memang luar biasa karena diselenggarakan di situasi pandemi. Maka, penjagaan keamanan dan kesehatannya pun luar biasa pula. Aturan mainnya pun dibuat di luar kebiasaan. Dari jadwal yang sempat mengalami beberapa kali penundaan, pembagian dua tahap penyelenggaraan, hingga ujian yang hanya TPS.

Dan inilah ulasan dari pelaksanaan UTBK 2020

Beberapa UTBK Dibatalkan

* Di beberapa titik, pelaksanaan UTBK tahap 1 dibatalkan karena alasan kesehatan. Seperti di pusat UTBK UIN Raden Fatah, Palembang. Sebelumnya pihak rektorat menyatakan adanya dosen dan mahasiswa yang positif COVID-19 dan kampus ditutup  selama 14 hari. Akhirnya, 1.680 peserta tidak mengikuti ujian tahap 1 dan direlokasi pada tahap 2.

Walau demikian, UTBK tahap 1 di kota Palembang tetap berjalan di 13 lokasi lain, yaitu di Gedung Fakuktas Kedokteran Unsri, SMK PGRI 1, SMKN 2 Palembang, SMA Xaverius 1 Palembang, SMA Muhammadiyah 1 Palembang, SMAN 17 Palembang, SMAN 10 Palembang, SMKN 5 Palembang, SMKN 3 Palembang, SMAN 6 Palembang, SMAN 1 Palembang, SMKN 4 Palembang dan SMAN 11 Palembang.

* Adapula pusat UTBK yang membatalkan pelaksanaan UTBK dan akhirnya dipindah ke lokasi lain. Jadi, pesertanya tetap ikutan UTBK tahap pertama namun di tempat berbeda.

* Untuk peserta yang batal ikut tahap 1, bisa ikutan UTBK tahap 2. Namun sebelumnya harus melaporkan perubahan tersebut serta mencetak kartu UTBK baru.

Dari Cek Suhu, Hingga Rapid Test

* Standar protokol UTBK telah ditetapkan untuk membawa masker dan menjaga jarak. Namun ada beberapa pusat UTBK yang menambahkan syarat, Seperti peserta UTBK yang ujian di Universitas Tidar Magelang, Jawa Tengah wajib mengenakan pelindung muka (face shield), masker, dan sarung tangan karet.

* Peserta juga diminta mengenakan atasan berlengan panjang dan bawahan panjang.

* Sebelum masuk, peserta dicek dulu suhu tubuhnya. Bagi yang melebihi 37.5 derajat nggak diperbolehkan masuk dan ikutan ujian. Sebelumnya pihak LTMPT menyatakan bahwa peserta yang nggak memenuhi syarat kesehatan dinyatakan gugur. Namun aturannya jadi melunak. Mereka bisa ikutan UTBK tahap 2 asalkan negatif COVID-19. Jadi UTBK-nya ditunda.

* Khusus di kota Magelang, suhu tubuh maksimal 37.3 derajat Celcius.

* Aturan di pusat UTBK Surabaya dan Universitas Haluoleo lebih ketat lagi. Peserta harus menempuh Rapid test sebelum ujian. Hasilnya ada peserta yang reaktif sehingga nggak boleh ikut tes. Nah, peserta tersebut harus dites lagi untuk memastikan dirinya negatif COVID-19. Setelah itu, boleh deh ikutan UTBK tahap 2.

* Bagi peserta yang tidak bisa ikutan UTBK tahap 1, dan juga nggak bisa ikut tahap 2 karena alasan kesehatan (Covid), maka uang pendaftarannya akan dikembalikan.  

Statistik Kehadiran Peserta

* UTBK tahap 1 terdiri atas 37 sesi ujian dengan kehadiran peserta sebanyak 93.01 persen dari pendaftar tahap I atau sekitar 519 ribu peserta. Yup, walau ada peserta yang batal ujian (dipindah ke tahap kedua) atau tidak hadir, namun angka kehadirannya terbilang tinggi.

* Lokasi UTBK tahap 1 dengan persentase kehadiran peserta tertinggi adalah:

a. UPN Veteran Jakarta: 97.76 persen

b. UPI Purwakarta: 97.44 persen

c. Universitas Sultan Ageng: 97.33 persen

d. ISBI Bandung: 97.17 persen

e. Universitas Indonesia: 96.91 persen

Sementara jumlah peserta ujian terbanyak adalah di pusat UTBK USU, Medan dengan kehadiran 30.818 atau 94,85 persen dari total pendaftar tahap 1.

Sedangkan pusat UTBK dengan persentase kehadiran peserta paling rendah adalah:

a. Universitas Maritim Raja Ali Haji

b. ITB

c. UNS

* Ujian gelombang 2 masih berlangsung 20 hingga 29 Juli 2020.

Ada Bocoran?

* Salah satu isu yang paling santer adalah UTBK bocor. Mengambil foto soal dan menyebarkannya jelas dilarang. Dan bakalan fatal jika terbukti. Buat yang niat pengen iseng, duh jangan  banget, deh.

* Kedua adalah adanya beberapa orang yang menceritakan pengalaman UTBK 2020 di media sosial. Dia memberikan gambaran soal yang dikerjakan berserta tingkat kesulitannya. Nah, testimoni semacam ini agaknya sulit ya dibendung di era medsos. Dan sepertinya nggak bisa dikategorikan kebocoran soal.

* Yang khawatir soal bocoran, mungkin bakalan agak lega mendengar keterangan resmi dari LTMPT. Jadi panitia penyelenggara UTBK sudah menyiapkan banyak set soal sehingga tidak akan sama di tiap sesi ujian.

Sumber gambar: Image by <a href="https://pixabay.com/users/Alexandra_Koch-621802/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=5058305">Alexandra_Koch</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=5058305">Pixabay</a>

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Freelance prodi Manajemen cukup beragam, mulai dari yang sejalan dengan studi yang diambil sampai yang sangat berbeda. Contohnya di Rencanamu, pernah ada mahasiswa Manajemen yang menjadi freelance writer.

Jadi Freelancer Sambil Kuliah: Banyak Keuntungannya
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Pekerjaan &#x28;freelance&#x29; yang terkait dengan prodi Rekayasa Perangkat Lunak antara lain menjadi web developer atau bagian IT.

Jadi Freelancer Sambil Kuliah: Banyak Keuntungannya
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Ada pekerjaan lepas khusus untuk mahasiswa jurusan tertentu. Adapula yang bisa untuk berbagai/semua jurusan/prodi. Selengkapnya, baca di link ini: https://rencanamu.id/post/dunia-kerja/persiapan-kerja/lowongan-kerja-freelance-untuk-mahasiswa

Jadi Freelancer Sambil Kuliah: Banyak Keuntungannya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1