3 Kuliner Kaki Lima di Bandung Untuk Kamu yang Suka Makan Larut Malam

Sebagai seorang midnight eater (baca: mahasiswa yang kalau stres ngerjain tugas sampai malam suka tiba-tiba laper), saya suka banget menelusuri jalanan Kota Bandung yang sudah dikenal dengan kulinernya yang warbiyasak. Tapi daripada mampir ke kafe-kafe Bandung yang semakin malam semakin hip, saya lebih memilih untuk mengenyangkan diri dengan kuliner kaki lima.

Kenapa kaki lima, Kak?

Ya, karena harganya yang bersahabat dengan kantong mahasiswa, Dek. Jadi kamu nggak usah khawatir harus bakal bokek, bahkan ketika makannya lagi “kalap”. Apalagi ‘kan udara Bandung, tuh, sejuk-sejuk gimanaaa gitu, bikin orang susah ngerem nafsu makan!

Buat kamu para midnight eater seperti saya, ini dia tiga rekomendasi kuliner “malam” yang patut dicoba di Bandung!

1. Perkedel Bondon

Lokasi: Babakan Stasiun Hall No. 43, Jl Kebon Jati, Bandung, Jawa Barat

Harga: Rp 1.500 / perkedel

perkedel bondon

Mungkin kamu ketawa geli mendengar nama makanan satu ini (bondon = “kupu-kupu malam”). Tapi nama ini nggak salah juga, sih, soalnya Perkedel Bondon memang cuma ada menjelang tengah malam, sama seperti jam kerjanya “bondon”, which is, kupu-kupu malam. Hihihi.

Perkedel kentang ini terkenal dengan rasanya yang gurih dan teksturnya yang unik—garing di luar, lembut di dalam. Bikin nagih! Nggak heran, sih, kalau ada pembeli yang sampai ngeborong 100 perkedel! Apalagi di sebelah tempat jualan Perkedel Bondon ini juga tersedia warteg buat kamu yang ingin menikmati perkedel ini dengan nasi atau lauk lainnya.

Perkedel Bondon “beroperasi” setiap hari, mulai dari jam 11 malam sampai perkedelnya habis. Tapi karena perkedel ini terkenal banget, jangan kaget kalau kamu udah sampai sana jam 10 malam, tapi dapet antrian nomor dua puluhan. Warbiyasak!

2. Sate DJ

Lokasi: Jl Jendral Sudirman No.171, Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat

Harga: Mulai dari Rp 13.000 / 10 tusuk

sate dj

Sate ini dinamai Sate DJ bukan karena yang jualan sate itu David Guetta, DJ Snake, atau Dipha Barus, ya, tapi karena dulu kawasan Sudirman, Bandung memang sarat nightclub, sehingga tempat sate ini menjadi langganan para Disc Jockey alias DJ makan malam.

Meskipun identik dengan rasa yang gurih dan pedas, Sate DJ ini aslinya sate Madura. Sate Madura modifikasi kali, ya. Dagingnya juga dipotong kecil-kecil sehingga lebih empuk dan bumbunya bisa jadi lebih meresap. Di tiap tusuknya, terdapat gajih (atau kulit untuk sate daging ayam) yang ketika dimakan selagi hangat bakal bikin kamu nagih!

Karena porsinya relatif sedikit, saya biasanya harus memesan tiga porsi agar merasa benar-benar kenyang *ketahuan rakus*. Seperti sate Madura pada umumnya, kamu bisa menyantap sate ini ditemani kuah kacang dan Soto Madura. Sate DJ buka dari jam 6 sore sampai satenya habis. Biasanya, sih, jam 11 malam pun sudah habis, lho!

3. Nasi Bistik AA

Lokasi: Jl Astana Anyar No.218, Nyengseret, Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat

Harga: Mulai dari Rp15.000

nasi bistik aa

Seperti yang pernah sekilas diceritakan di sini, Nasi Bistik Astanaannyar—yang biasa disingkat Nasi Bistik AA—sudah menjadi langganan warga Bandung, mulai dari mahasiswa kantong kering, sampai pejabat bermobil mewah.

Menu andalan mereka adalah nasi goreng bistik yang cuma seharga kurang dari Rp 20.000, tapi porsinya bakal bikin kamu perut kamu meledak gegara kekenyangan. Bistiknya digoreng dengan tepung yang crispy, dipadukan dengan kentang goreng dan nasi goreng yang gurih dan hangat. Yummeh!

Nasi Bistik AA buka setiap hari, mulai jam 7 malam. Karena letaknya yang literally di pinggir jalan tanpa penunjuk sama sekali (kecuali gerobaknya sendiri), banyak banget orang yang nyasar ketika mencoba mencari gerobak Nasi Bistik AA untuk pertama kalinya. So, kalau kamu mau nyoba, disarankan banget untuk mengajak seseorang yang sudah pernah ke sini, supaya nggak pusing muter-muter nyariin gerobaknya, ya!

(sumber gambar: sharontravelogue.com, duniakulinerbandung.com, kompas.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Deni Y | 1 hari yang lalu

apakah saya bisa berkontak dengan Pak Dimas

Profesiku: Kurator Musik, Dimas Ario
miaaa | 4 hari yang lalu

Assalamualaikum minn Saya baru masuk Smt 3 nih min saya mau ambil 24 SKS masing² 2 SKS per matkul Saya berencana memadatkan jadwal saya hanya Senin-Kamis aja Jadi dalam shari ada 4 matkul Apa itu wort it atau bagaimana Saran dong min

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
mustika | 5 hari yang lalu

Open pp/endorse : Klik Link Ig : https://www.instagram.com/naaan_n_n_/ cek ig : naaan_n_n_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Gina Ajeng | 5 hari yang lalu

Kalo aku maba dr kampus sdh otimatis

SKS dan KRS Itu Apa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1