Jangan Asal Buat Resolusi Tahun Baru! Supaya Lebih Mantap, Buat Resolusi Dengan Langkah-Langkah Ini

Dalam hitungan hari, tahun 2016 akan segera berakhir. Nggak kerasa, tahun 2016 rasanya cepat sekali berlalu, ya!

"Ritual" khas di penghujung tahun adalah membuat resolusi untuk tahun baru. Target-target baru mulai dipasang untuk segala hal yang ingin dicapai. Entah targetnya ngawang atau nggak, gokil atau biasa aja, yang penting bikin resolusi dulu, deh.

Padahal menurut saya, sebelum membuat resolusi untuk tahun baru, ada beberapa hal lain yang harus dilakukan terlebih dulu. Pembuatan resolusi ada prosesnya juga, lho, gaes!

1. Sebelum membuat resolusi tahun 2017, coba evaluasi dulu resolusimu untuk tahun 2016

Coba, deh, cek lagi resolusimu untuk tahun 2016. Ada yang terpenuhi nggak? Apa aja yang belum terpenuhi? Kenapa kamu nggak bisa memenuhinya? Tanyakan pertanyaan-pertanyaan itu pada dirimu.

Intinya, kamu perlu mengevaluasi dulu resolusi yang kamu buat di penghujung tahun lalu. Hal ini penting sebelum kamu membuat resolusi baru, supaya kamu bisa melihat, apa saja kesalahan kamu saat membuat resolusi sebelumnya. Misalnya, apakah kamu membuat target yang nggak realistis? Trus, apa aja, sih, kendala kamu saat memenuhi tiap poin resolusimu tahun ini? Sehingga kamu bisa belajar dari kesalahan-kesalahan kamu untuk membuat resolusi 2017.

2. Kalau ada resolusi tahun 2016 yang belum tercapai, pertimbangkan apakah resolusi tersebut mau dijadikan resolusi lagi di tahun 2017 atau nggak

Misalnya, dulu kamu membuat resolusi untuk mendapat IP minimal 3.5 di dua semester di tahun 2016, tapi sayangnya belum tercapai. Nah, pertimbangkan, deh, apakah resolusi ini masih mau dipertahankan untuk tahun 2017? Karena sebenarnya, buat apa  kamu membuat resolusi atau target baru, kalau target sebelumnya aja belum terpenuhi?

3. Jangan hanya buat resolusi, tetapi juga rencana konkrit memenuhinya

Mungkin resolusimu untuk tahun 2016 bukannya nggak realistis, tetapi kamu nggak punya rancangan atau cara-cara konkrit untuk mewujudkan resolusi tersebut. Contohnya, kalau kamu punya resolusi menurunkan berat badan, harusnya kamu punya program diet dan olahraga yang harus dilakukan secara rutin setiap hari.

Selain itu, kita sering sibuk membuat resolusi yang unik, tetapi resolusi tersebut sebenarnya nggak bermakna untuk kita. Karena nggak bermakna, kita jadi nggak bikin rencana konkrit untuk mewujudkannya. Jadi buatlah resolusi yang benar-benar memang kamu inginkan, dan buat rencana-rencana nyata untuk mewujudkannya.

5. Buat resolusi untuk mengintrospeksi kekurangan dan sifat burukmu

Coba ingat lagi, deh. Sepanjang 2016, seberapa sering kamu mengucapkan kata-kata nggak sopan? Seberapa sering kamu beli barang-barang yang nggak berguna? Seberapa sering kamu masih galau karena teringat mantan? Nah, kamu bisa memanfaatkan ajang membuat resolusi 2017, untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan kurang baik tersebut, sob.

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Agustin Lutfianty | 2 bulan yang lalu

Kunjungi website kami di https://walisongo.ac.id

World Suicide Prevention Day: Seberapa Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Mahasiswa?
Tiara Windi | 3 bulan yang lalu

Karena merasa gk nyaman aja gitu tmn2 yg lain kok pada enak2 aja aku kok gk enak gitu Krn bidang kerjaan mereka cuma duduk aku berdiri teruss

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Tiara Windi | 3 bulan yang lalu

Kak saya ingin pindah magang

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1