7 Tanda Bahwa Kamu Harus Segera Meninggalkan Pekerjaan Kamu

Sebagian fresh graduates menjadikan pekerjaan pertama mereka sebagai “batu loncatan”. Maksudnya, nggak masalah kerja di bidang apapun ketika baru lulus, karena toh nantinya bisa pindah. Tapi, nggak sedikit fresh graduates yang langsung menemukan tempat kerja yang bikin betah.

Nah, kalau kasusnya udah betah kayak gini, biasanya banyak yang terjebak di comfort zone. Kita pun bilang sama diri sendiri: “Yaudahlah nggak apa-apa. Ini memang bukan pekerjaan impian, sih, tapi gw jalanin aja, deh!”.

Zona nyaman seperti ini bahaya banget buat kita anak muda. Ketakutan dan kemalasan bikin kita menerima apapun yang ditawarkan saat ini. Padahal, banyak kesempatan di luar sana yang mungkin bisa membuat kita jauh lebih berkembang.

Berikut Youthmanual rangkum buat kamu tanda-tanda bahwa kamu harus segera meninggalkan pekerjaan kamu. 

1. Kamu berada di posisi Status Quo

Kalau kamu berada sudah cukup lama bekerja di sebuah perusahaan, tapi jenjang karir kamu nggak jelas, ini saatnya kamu cabut, gaes.

Biasanya, dalam satu tahun – dua tahun, perusahaan akan mengevaluasi kinerja kamu. Menanyakan apa aja yang sudah kamu lakukan dan ke mana arah passion kamu. Hal ini dilakukan supaya perusahaan bisa memindahkan kamu ke departemen lain atau menaikkan jabatan kamu.

2. Kamu sama sekali nggak dapat feedback

Jangan salah, gaes, kritik dan saran yang membangun itu penting banget, lho. Kalau supervisor atau manager kamu santai-santai aja dan sama sekali nggak pernah memberi masukan, ini saat nya kamu cabut. Bos yang baik biasanya peduli sama perkembangan kinerja anak buahnya. Dia bakal seneng banget kalau dimintai atau memberi saran terkait hasil pekerjaan kamu.

3. Kamu nggak belajar apapun di tempat tersebut

Kalau di tempat kerja kamu, kamu terus menerus melakukan hal  yang itu-itu aja dan nggak belajar hal baru, sebaiknya cabut, gaes. Paling nggak, meskipun kamu punya job desk tertentu, ada hal-hal baru yang membuat kamu terus berkembang. 

4. Banyak karyawan yang masuk dan keluar

Kalau kamu merasa banyak banget karyawan yang submit surat lamaran pekerjaan, atau mengeluh tentang kondisi kantor, ini juga tanda bahwa kamu harus bersiap untuk cabut. Banyaknya karyawan yang masuk dan keluar dalam satu bulan menandakan bahwa situasi tempat kerja kamu udah bener-bener nggak kondusif. Tapi jangan juga terpengaruh sama gosip kantor yang nggak jelas. Pastikan apa yang dikhawatirkan memang sesuai dengan kondisi perusahaan.

5. Kamu selalu disalahkan atas kekacauan yang terjadi

Sebagai fresh graduate, kamu pasti melakukan kesalahan dalam pekerjaan. Namanya juga baru lulus ya, gaes, pengalaman masih nol. Tapi kalau kamu terus-menerus disalahkan tanpa diajarkan mana yang benar dan mana yang slaah, itu artinya orang-orang di tempat kerja kamu emang hobi mencari kambing hitam. Itu kenapa kalau kondisinya sudah seperti ini, dan kamu sudah mendiskusikan hal ini dengan orang yang lebih berwenang tapi nggak ada jalan keluar, maka udah saatnya kamu mencari lingkungan kerja baru yang lebih oke.

6. Banyak perusahaan yang menawarkan kamu kesempatan lebih baik

Jangan abaikan tawaran atau ajakan kenalan kamu untuk mengeksplorasi pekerjaan baru. Bahkan, zaman sekarang para headhunters seringkali menawarkan berdasarkan Linkedin dan media sosial kamu. Kurasi dengan baik semua tawaran yang datang. kalau perlu, bikin daftar plus dan minusnya biar kamu makin yakin. 

7. Kamu merasa memang udah saatnya meninggalkan pekerjaan tersebut

Selain alasan-alasan di atas, kamulah yang paling tahu kondisi tempat kerja kamu. Kalau kamu merasa memang sudah saatnya keluar dari pekerjaan tersebut, jangan ragu untuk segera memperbaharui surat lamaran kerja, dan mengirimkannya ke beberapa tempat baru sekaligus.

Ingat, gaes, zona nyaman cuma bakal bikin kamu tertinggal dari anak muda lainnya. Lawan ketakutan kamu dan ikuti passion kamu dalam mengejar pekerjaan impian.

 

(Sumber gambar: youqueen.com, static.theglobeandmail.ca, media.licdn.com)

LATEST COMMENT
Mira Puspita | 3 hari yang lalu

Mas Andreas Gandhi, jujur saat ini saya adalah seorang ibu yang sedang mendoakan putranya karena takut kalo putra saya tinggal kelas dia akan di DO dari JB.

Cerita Seorang “Veteran”: Dari Nggak Naik Kelas Sampai Sukses Tembus PTN Impian
Fransiska Oktaviani | 7 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 7 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Nanda Kyala | 9 hari yang lalu

Kak, jadi anak ipa bisa pilih utbk soshum atau campuran?

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1