Lowongan Kerja Freelance Untuk Mahasiswa

Kamu mahasiswa yang tertarik bekerja freelance? Kesempatan untuk menjadi pekerja lepas sambil kuliah cukup banyak, lho.  Tinggal bagaimana kesungguhan kamu mencari peluang kerja. Jangan hanya nunggu tawaran, kamu pun harus proaktif menjemput bola. Nah, inilah 3 tipe pekerjaan yang bisa kamu jalankan sambil kuliah.

A. Pekerjaan yang berkaitan dengan bidang studimu

Ya, meskipun belum lulus, kamu sudah mempelajari sebagian ilmu di bidang tersebut. Nah, ilmu tersebut bisa kamu praktikkan dalam pekerjaan lepas. Keuntungannya, pekerjaan dan studi saling menunjang. Jadi kamu bekerja sekaligus belajar untuk perkuliahan. Menyenangkan, bukan?

Contoh pekerjaan:

* Jadi desainer logo/web/materi publikasi untuk mahasiswa DKV

* Bagian keuangan/pajak/akunting untuk mahasiswa Ekonomi/Perpajakan/Akuntansi

* Tim IT developer untuk mahasiswa Teknologi Informasi/ Ilmu Komputer

* Tim produksi vlog untuk mahasiswa Perfilman/Broadcasting

Biasanya pekerjaan tersebut bisa kamu dapatkan dari:

a. Dosen. Sebagian dosen adalah praktisi atau pekerja profesional. Ada juga yang melakukan penelitian/mengerjakan proyek yang berkaitan dengan bidang studimu.

b. Senior atau alumni. Yup, kadang tempat kerja mereka memerlukan freelancer.

c. Teman yang sudah freelance duluan.

B. Sesuai dengan skill/hobi/aktivitas yang dijalani

Bisa juga pekerjaan lepas nggak nyambung dengan bidang studimu, tetapi sesuai dengan keahlian, kegemaran, atau kegiatan yang kamu lakukan. Pekerjaan ini bisa menajamkan skill-mu. Bisa juga membuatmu merasa enjoy menjalaninya karena sesuai hobi dan passion.

Contoh pekerjaan:

* Fotografer untuk yang hobi foto.

* Bagian musik di tim produksi untuk kamu yang punya keahlian musik.

* Penerjemah/interpreter bagi mahasiswa yang punya kemampuan bahasa asing yang mumpuni.

* Bekerja di organisasi pecinta lingkungan karena kamu aktif dalam kegiatan bertema lingkungan hidup di kampus.

Biasanya pekerjaan tersebut bisa kamu dapatkan dari:

* Komunitas tertentu. Misalnya komunitas foto atau komunitas blogger.

* Jaringan/kenalan saat kamu aktif di berbagai kegiatan.

* Mentor/guru les yang memberikan bimbingn untuk mengasah skill kamu.

C. Pekerjaan kerah biru, yang tidak memerlukan keahlian/ilmu khusus

Menjadi pelayan restoran, kasir toko buku, pengemudi ojol, barista, pegawai administrasi, resepsionis, penjualan (SPG, SPB), dan pekerjaan yang nggak membutuhkan keahlian spesifik lainnya ini bisa juga dijalankan sama mahasiswa. Hal ini sudah lazim dilakukan sama pelajar dan mahasiswa di Eropa/Amerika, terutama saat liburan. Memang bukan pekerjaan yang sejalan dengan karier, tapi bisa mengajarkanmu banyak hal. Di antaranya kemandirian, kerja keras, serta mental yang kuat.

Biasanya pekerjaan tersebut bisa kamu dapatkan dari:

* Iklan di platform pencarian kerja.

* Iklan di media lainnya.

* Mading kampus

* Teman

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mencari Kerja Freelance

1. Harus diperhatikan apakah pekerjaan yang mau dilamar termasuk tipe A, B, atau C berdasarkan penjabaran di atas. Sebab lamaran dan CV yang dikirimkan juga akan berbeda.

Misalnya, saat melamar pekerjaan Tipe C seperti barista kamu nggak perlu mencantumkan daftar penelitian dan riset yang pernah diikuti. Sebaliknya, jika mengincar pekerjaan tipe B seperti penulis atau fotografer, kamu harus menyertakan portofolio karya.

Sekali lagi, penting banget menyesuaikan antara pekerjaan yang dilamar dengan berkas lamaranmu. Cukup jelas ya, gaes!

2. Seperti yang disinggung di atas, ketiga tipe pekerjaan di atas memiliki manfaatnya masing-masing. Tinggal dipilih pengalaman dan pekerjaan seperti apa yang kamu butuhkan. Jika diterima di lebih dari satu tempat, kamu bisa memilih yang paling tepat untuk dirimu.

3. Apapun itu, kamu perlu menyesuaikan jadwalnya dengan perkuliahan. Manajemen waktu dan energi juga sangat diperlukan.

4. Ketahui aturan dalam bekerja, seperti tanggun jawab, jam kerja, penilaian, pembayaran, dan lainnya.

(sumber gambar: Photo by Ketut Subiyanto from Pexels)

LATEST COMMENT
Rina Anggraeni | 1 jam yang lalu

Lebih baik memilih psikologi atau Analis kimia? Mohon jawabannya kak

Lintas Jurusan SBMPTN 2020: IPS Sulit Ambil Saintek, IPA Bebas Pilih Prodi
Rina Anggraeni | 1 jam yang lalu

Kak aku anak smk Analis kesehatan atau Teknologi Laboratorium Medik bisa gak ya masuk psikologi

Lintas Jurusan SBMPTN 2020: IPS Sulit Ambil Saintek, IPA Bebas Pilih Prodi
Wahyudi Syaputra | 7 jam yang lalu

Thanks "Rencanamu" udah ngingetin aku, makin semangat belajar utbk nya, walaupun kuliah sambil Sbmptn juga

Persiapan UTBK dan SBMPTN 2021 untuk Kelas 12
aisha kim | 17 jam yang lalu

Halo kak, mau tanya dong. Kalo kita dari D3 Komunikasi bisa nyambung ekstensi ke S1 DKV gak kak? Kalo bisa boleh tau di Univ apa aja yg bisanya. Terima kasih

Tanya Youthmanual: Q & A Bedah Jurusan Desain Komunikasi Visual
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1