5 Jurusan Berpotensi Besar yang Sering Dipandang Sebelah Mata

“Follow your passion!” atauIkutilah kata hatimu!” tentunya kata-kata ini udah nggak asing lagi di telinga kamu. Tapi lucunya (atau sebelnya), ketika mau menerapkan kata-kata bijak itu, eeh… banyak orang yang menentang kamu. Lah, gimana, sih?

Salah satunya adalah kalau kamu mau mengikuti passion kamu dalam hal jurusan kuliah, termasuk lima di bawah ini. Padahal, sih, lima jurusan yang sering dipandang sebelah mata ini punya potensi besar, lho.

1. Psikologi

Psikologi

Zaman dulu, jurusan psikologi sering dianggap nggak jelas. Dulu, kalau kamu bilang kamu mau ambil jurusan psikologi, banyak yang akan komentar begini: “Nanti kerjanya jadi apa?”, “Jadi psikolog? Emang laku?”, “Ngurusin orang sakit jiwa? Ih! gua sih ogah.”

Kalau sekarang gimana? Jangan salah… mulai dari sekolah, rumah sakit, sampai perusahaan multinasional semuanya butuh lulusan Psikologi. Kok begitu? Karena… semua orang butuh dimengerti #eaaa.

Nggak, deng. Jawaban seriusnya, karena ilmu psikologi—sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku dan hubungan manusia dengan orang-orang serta lingkungan di sekitarnya—sangat dibutuhkan dalam banyak hal.

Banyak banget, lho, pekerjaan yang membutuhkan sarjana psikologi, contohnya, profesi Human Resource Development (HRD) di berbagai perusahaan selalu butuh sarjana psikologi untuk merekrut karyawan potensial, lalumenempatkan mereka di bidang pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan potensi mereka.

Lulusan psikologi juga bisa jadi peneliti, pelatih self-development, terapis, dosen, bahkan penulis. Banyak ‘kan?

Jadi kalau kamu kuliah jurusan Psikologi, kamu nggak selalu harus jadi Psikolog. Tetapi kalau kamu mau jadi psikolog pun, kamu pasti bakal disayang banyak orang, berhubung seorang psikolog bisa membantu orang-orang memahami dan menggali potensi diri mereka, mencari pasangan hidup, sampai mencari profesi yang cocok. Mulia banget, ‘kan?

2. Bimbingan dan Konseling

BK

Ilmu bimbingan dan konseling sebenarnya agak mirip dengan ilmu Psikologi. Cuma bedanya, tujuan ilmu bimbingan dan konseling lebih fokus di bidang pendidikan, untuk membantu siswa atau pelajar. Walaupun dulu dipandang sebelah mata, peran guru atau pengajar bimbingan konseling sekarang sebenarnya semakin meningkat, kok, seiring dengan semakin tingginya perhatian masyarakat terhadap kualitas pendidikan. Sebagai guru bimbingan konseling, kamu bakal bertanggung jawab atas pengembangan karakter dan potensi anak didik kamu. Jadi, peran guru BK bukan cuma buat ngerazia murid-muridnya, ya!

Universitas di Indonesia yang menyediakan jurusan Bimbingan dan Konseling diantaranya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang (UNS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Medan (UNM).

3.  Desain Komunikasi Visual (DKV)

Jurusan DKV

Sebelum social dan online media mulai booming, pada awal kemunculannya, jurusan ini sering dianggap nggak jelas, lho. “Apa? Bikin grafis? Alah, gitu doang, sih, nggak usah pake sekolah,” atau, “Itu jurusan apa? Seni rupa?” begitu macam-macam komentar miringnya.

Tapi sekarang, DKV adalah jurusan yang lulusannya diincar sana-sini, mulai dari perusahaan-perusahaan besar, institusi pemerintah, sekolah, sampai berbagai kantor media, semuanya butuh lulusan DKV. Well, gimana nggak? Jurusan ini ‘kan mengajarkan siswanya untuk jadi ahli dalam menyampaikan pesan melalui desain visual, sementara di era informasi digital seperti sekarang ini, semua pihak berlomba-lomba untuk menyajikan informasi yang menarik dan komunikatif lewat visual. Nah, siapa ahlinya? Pastinya, lulusan DKV, dong!

Sebagai lulusan DKV, peluang kamu untuk berkarya di industri kreatif akan terbuka lebar. Kamu bisa jadi ilustrator, web designer, graphic designer, fotografer, dan art director. Kalau sudah punya modal, kamu juga bisa buka biro periklanan sendiri. Ihiy!

4. Teknik Kelautan

Teknik Kelautan

Tentunya udah pada tahu, dong, kalau Presiden Jokowi sedang membangun Indonesia untuk jadi negara maritim yang tangguh? Sesaat setelah dilantik sebagai Presiden RI, Presiden Jokowi menyampaikan “Kita harus bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengembalikan Indonesia  sebagai negara maritim. Samudra, laut, selat dan teluk adalah masa depan peradaban kita. Kita telah  terlalu lama memunggungi laut, memunggungi samudra, memunggungi selat dan teluk. Kini saatnya kita mengembalikan semuanya…”

Teknik Kelautan adalah salah satu jurusan teknik yang sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur kelautan Indonesia. Sayangnya, para ahli di teknik ini sedikit banget (nih, buktinya!), termasuk Teknik Kelautan, karena para calon mahasiswa khawatir kerjanya bakal berlama-lama di laut!

Hmmm, lulusan teknik kelautan memang akan banyak berkutat dengan bangunan laut (offshore), pantai (coastal) dan bidang kapal. Tapi kamu nggak usah takut berlama-lama di laut karena sekarang zaman udah lebih canggih, sehingga sudah banyak moda transportasi yang bisa mengantarkan kamu sampai ke daratan dengan cepat.

Selain itu, pekerjaan insinyur kelautan juga nggak selalu di laut, kok. Kamu bisa bekerja di industri perkapalan, industri manufaktur, sampai institusi  pemerintah, seperti di Kementrian Perhubungan.

5. Penyiaran dan Perfilman

Penyiaran dan Perfilman

Meskipun medianya berubah-ubah, tayangan audio-visual selalu akan dibutuhkan orang. Mulai dari video YouTube, film layar lebar, sampai acara-acara TV di channel konvensional ataupun Netflix, semuanya tentu butuh orang yang punya ilmu untuk memproduksi dan mengelola tayangan audio-visual dong, ya. Nah, itulah slot-nya para lulusan Penyiaran maupun Perfilman.

Jangan lupa, kalau kamu mau kuliah Penyiaran atau Perfilman, trus berkarier di bidang itu, kamu nggak harus nunggu bisa masuk stasiun TV atau di studio dulu untuk mempraktekkan ilmu kamu. Kamu bisa bekerja, misalnya, di rumah, memproduksi webseries kamu sendiri!

Di Indonesia, jurusan Televisi dan Film ini disediakan oleh Universitas Padjajaran, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Universitas Udayana, Universitas Telkom, dan Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Surakarta)

***

Zaman sudah berubah, roda kehidupan sudah berputar, waktunya kita ubah pandangan terhadap jurusan-jurusan ini!

(sumber foto: jsums.edu, tenzaratwi.wordpress.com, andhinipramitha.wordpress.com, sinarpanca.com, cw33.com)

LATEST COMMENT
Fransiska Oktaviani | 4 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 4 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Nanda Kyala | 5 hari yang lalu

Kak, jadi anak ipa bisa pilih utbk soshum atau campuran?

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Lemon meringue | 6 hari yang lalu

Berapa jam kita belajar di kelas hukum ka? Penasaran

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Siap Menjadi Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1