Menu

Kenalan Lebih Dekat Program Studi Sosiologi, Yuk!

Sebagian besar dari kamu pasti udah pernah belajar Sosiologi di bangku SMA—apalagi yang anak IPS. Tapi kamu tahu, nggak, kalau Sosiologi juga bisa dipelajari lebih dalam di bangku perkuliahan?

Nah, Sosiologi yang akan kamu pelajari di kuliahan bukanlah sekedar mata pelajaran kayak di SMA, gaes. Sosiologi berdiri menjadi disiplin ilmu tersendiri, yaitu program studi Sosiologi. That’s right, Sosiologi menjadi salah satu pilihan program studi kuliah untuk kamu yang tertarik dan menyenangi ilmu-ilmu yang dipelajari di mata pelajaran Sosiologi semasa sekolah. Ilmu Sosiologi sangat menarik untuk didalami karena membahas tentang fenomena yang ada di masyarakat, dan program studi Sosiologi masuk ke dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Meskipun tergolong ilmu sosial yang cukup umum, ternyata masih banyak, lho, calon mahasiswa yang belum tahu tentang apa saja yang dipelajari di program studi Sosiologi. Saya pun mengajak beberapa teman saya para mahasiswa Sosiologi dan alumnus untuk berbagi cerita tentang program studi satu ini. Cekidot!

Di program studi Sosiologi belajar apa, sih?

mempelajari fenomena di masyarakat

Ada cerita lucu dari Aldi, alumnus program studi Sosiologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Aldi pernah memperkenalkan dirinya sebagai anak program studi Sosiologi kepada seseorang, lalu yang terjadi selanjutnya, ia malah diminta untuk membaca pikiran orang tersebut.

Lah, emang cenayang?

Tentunya nggak, dong. Kalau kata Arlinda, mahasiswi program studi Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, selama ia berkuliah di program studi Sosiologi ia mempelajari banyak hal dan tentunya sangat berbeda dari yang ia pelajari di SMA (dan tentunya bukan cara membaca pikiran orang). Pelajaran Sosiologi di SMA yang dipelajari selama tiga tahun ternyata cuma bagian dari mata kuliah Pengantar Sosiologi!

Selain ada mata kuliah Mata Kuliah Pengantar Sosiologi, mahasiswa program studi Sosiologi akan mempelajari banyak hal seperti Teori Sosiologi Klasik, Teori Sosiologi Modern, Sosiologi Politik, Sosiologi Gender, Sosiologi Hukum, Sosiologi Agama, Sosiologi Ekonomi, Gerakan Sosial, Negara dan Masyarakat Sipil, dan sebagainya. Intinya, sih, kata Arlinda, mahasiswa Sosiologi bakal banyak banget belajar tentang masyarakat dan teori Sosiologi di berbagai macam aspek.

Aji, alumnus program studi Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pun mengatakan hal yang sama. Menurutnya, program studi Sosiologi tuh asik banget soalnya anak Sosiologi akan terbiasa dengan melihat apa yang terjadi di “balik layar” dari sebuah fenomena yang terjadi di masyarakat.

Misalnya nih, kalau mahasiswa program studi Sosiologi ngomongin tentang “pasar”, yang dibahas tidak hanya uang, produk, pembeli, pedagang dan sebagainya. Sebagai mahasiswa Sosiologi akan membahas yang lebih mendalam seperti hubungan antara patron-klien, relasi kuasa di dalam pasar, pengaruh identitas ke daerah pedagang di pasar, dan sebagainya.

Apa aja kelebihan program studi Sosiologi?

Jita, mahasiswi program studi Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berpendapat bahwa dengan belajar Sosiologi akan menjadikan para mahasiswanya Sosiologi menjadi individu yang peka dengan keadaan sekitar.

Nggak cuma  itu, Putri dan Sekar yang juga merupakan mahasiswi program studi Sosiologi pun menganggap bahwa dengan belajar Sosiologi akan membuat seseorang menjadi lebih mudah beradaptasi dalam perubahan dan keadaan apa pun, tidak terburu-buru mengambil suatu kesimpulan atas fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat dan juga bisa menambah wawasan yang sangat berguna di kehidupan sehari-hari.

Aldi juga berpendapat dengan belajar Sosiologi sama saja seperti kita mempelajari semua bidang, karena Sosiologi dikenal sebagai “ratu”nya ilmu pengetahuan. Banyak, lho, program studi lain yang berkaitan dengan masyarakat yang meminjam teori-teori yang dipelajari di Sosiologi.

Kalau menurut Aji, sekarang-sekarang ini kan banyak banget berita-berita hoax di internet, nah, dengan belajar Sosiologi akan membuat anak Sosiologi lebih aware dan nggak gampang tersulut sama berita-berita hoax. Hehehe.

Lulus dari program studi Sosiologi, bisa berkarier jadi apa?

karir lulusan program studi sosiologi

Banyak banget nih yang nanya hal ini ke saya dan teman-teman mahasiswa Sosiologi lainnya. Emangnya mahasiswa program studi Sosiologi kalau sudah lulus bisa jadi apa sih? Jadi Sosiolog aja?

Nih, dibantu jawab sama Arlinda. Menurutnya, karena anak Sosiologi sering banget mengadakan penelitian sosial, so pasti kalau sudah lulus bisa banget jadi peneliti sosial yang berguna bagi kehidupan masyarakat dan untuk perkembangan negara kedepannya. Wih!

Selain jadi peneliti sosial, ada lagi loh prospek kerja bagi para lulusan program studi Sosiologi, misalnya seperti Content Writer, Konsultan Sosiologi, Peneliti Survei, Dosen, Pekerja Sosial, Human Resource Development dan masih banyak lagi! Kamu juga bisa banget mendapatkan peluang kerja di lembaga-lembaga non pemerintah seperti PBB, Unicef, Greenpeace, dan sebagainya.

Di kampus mana aja yang menyediakan program studi Sosiologi?

Belakangan ini program studi Sosiologi udah cukup nge-hits di Indonesia. Bahkan udah lumayan banyak Perguruan Tinggi yang menyediakan program studi Sosiologi sebagai salah satu cabang ilmunya. Berikut ini sepuluh perguruan tinggi yang memiliki program studi Sosiologi program strata satu dengan akreditasi A dari BAN-PT:

  1. Universitas Hasanuddin

  2. Universitas Indonesia

  3. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

  4. Universitas Lampung

  5. Universitas Nasional

  6. Universitas Padjajaran

  7. Universitas Riau

  8. Universitas Soedirman

  9. Universitas Sumatera Utara

  10. Univesitas Gadjah Mada

***

Nah, sampai sini kamu sudah mengetahui lebih dalam mengenai program studi Sosiologi. Kira-kira, kamu sudah makin mantap masuk ke program studi ini, belum?

Baca juga:

(Sumber gambar: stcolmans.co.uk, source.wustl.edu, le.ac.uk)

LATEST COMMENT
noer yahya | 1 hari yang lalu

Kalo statistik di psikologi itu langsung terapan ya kak. Biasanya langsung yang buat nguji alat tes dan hasil penelitian. Kalo ditanya gampang jawabannya ya SUSAH. Tapi nanti ada alat bantunya kok

Q & A Bedah Jurusan Kuliah Psikologi
Fatimah Ibtisam | 1 hari yang lalu

Ada isu yang beredar. Tapi sejauh ini tidak ada pemberitahuan bahwa tidak boleh lintas jurusan di SBMPTN. Sedangkan pada SNMPTN, tiap kampus memiliki aturan tersendiri mengenai boleh atau tidaknya lintas jurusan. Namun pihak penyelenggara tidak menyarankan hal tersebut (lintas jurusan di SNMPTN).

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
fauzyiahputri | 3 hari yang lalu

Kak mau tanya. Apakah benar tahun 2020 tidak boleh pindah jurusan?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Setahu kami, mata pelajaran yang umum.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 4 hari yang lalu

Pendaftaran SNMPTN gratis. Namun setelah masuk kamu perlu membayar biaya kuliah sesuai kebijakan kampus. Untuk keringanan/beasiswa, bisa mengikuti program Bidikmisi.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©