Kelas Kerjasama STT-PLN: Kuliah Langsung Ikatan Kerja

Emangnya kalau kuliah di Sekolah Tinggi Teknik PLN bakalan bisa langsung dapat kontak kerja di PLN? Yup,  asalkan kamu ikut Kelas Kerjasama. Jadi terdapat  2 program besar Di STT-PLN, yaitu Kelas Reguler alias kuliah seperti biasa dan Kelas Kerjasama yang bekerjasama dengan PT. PLN, sehingga lulusannya akan bekerja di sana.

Kampus STT-PLN  sendiri awalnya didirikan Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja berkualitas di bidang pembangkit listrik. Nggak semua mahasiswa kampus yang beroperasi sejak 1998 ini bakalan bekerja di PLN.  Seperti yang disebutkan di atas, mahasiswa yang pengen kerja di PLN bisa menempuh program Kelas Kerjasama  yang merupakan kerjasama antara pihak kampus dengan PT PLN (Persero), PT PJB, dan PT Indonesia Power. Nah, 100 persen alias semua lulusannya bekerja di PLN.

Kamu cocok memilih program Kelas Kerjasama ini jika:

1. Ingin langsung bekerja. Karena sudah langsung diarahkan untuk bekerja dan nggak perlu repot lagi hunting pekerjaan setelah lulus.

2. Punya goal bekerja di PLN atau anak perusahaannya.

Untuk bisa masuk Kelas Kerjasama, pertama-tama kamu harus ikutan pendaftaran dan seleksi mahasiswa baru seperti Kelas Reguler. Selanjutnya, ikuti langkah berikut.

Jenjang DIII

Syarat

a. Telah diterima sebagai mahasiswa DIII STT-PLN melalui Penerimaan Mahasiswa Baru 2018.

b. SMA jurusan IPA atau SMK Listrik/EleKtro (untuk DIII Teknik Elektro) dan SMK Mesin (untuk DIII Teknik Mesin).

c. Umur maksimal 20 tahun di tahun 2018 (maksimal kelahiran 1998).

d. Untuk maba DIII Teknik Mesin harus yang laki-laki, sedangkan DIII Teknik Elektro bisa laki-laki atau perempuan.

e. Fisik sehat dan tidak buta warna.

f. Belum menikah dan tidak menikah selama pendidikan.

g. Khusus untuk DIII Teknik Mesin tidak bertato dan tidak bertindik.

h. Memiliki surat berkelakukan baik serta bebas narkoba.

i. Menandatangani pernyataan bersedia bila ditempatkan di unit PLN manapun yang tersebar di seluruh Indonesia.  

Rangkaian Tes

Yup, setelah ikutan tes masuk STT-PLN serta memenuhi kualifikasinya, kamu masih perlu mengikuti rangkaian tes dengan sistem gugur. Artinya, kalau nggak lolos tes, kamu bakalan tersingkir. Tapi tenang, kamu tetap kuliah di Kelas Reguler, kok.

Kenapa mesti banyak tes, sih? Wajar dong, soalnya di kelas ini kamu nggak hanya sekadar kuliah, tapi bakalan mendapat kontrak kerja. Berikut rangkaian tes tahun 2018.

1. Tes akademik (Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris). Gelombang 1: 18 Februari, Gelombang 2: 25 Maret, Gelombang 3: 20 Mei. Waktu ujian 08.00-11.00.

Pengumuman tes akademik 25 Mei

2. Tes psikologi 31 Mei

Pengumuman tes psikologi 28 Juni

3. Tes kesehatan 4 Juli

Pengumuman tes kesehatan 16 Juli

4. Wawancara 24-27 Juli

Pengumuman tes wawancara 30 Juli

Jenjang S-1

Mahasiswa S-1 baru bisa ikutan rekrutmen Kelas Kerjasama di semester 7 dengan seleksi tersendiri.

Nantinya, mahasiswa yang lolos Kelas Kerjasama akan menandatangi kontrak dengan PLN. Kebayang nggak sih, di saat teman-teman sepantaran kamu masih berkutat sama masa orientasi dan segala tetek bengek urusan maba, kamu udah tanda tangan kontrak kerja? Uhuy!

Sebagai gambaran, di tahun 2017 lalu, dari 158 mahasiswa DIII Teknik Elektro  yang ikutan seleksi Kelas Kerjasama, hanya 13 yang lulus. Wih, ketat, ya, persaingannya?

Btw, kalau kamu nggak lulus, artinya kamu akan masuk Kelas Reguler alias kuliah seperti biasa. Tapi kamu masih punya kesempatan. Yup, baru aja STT-PLN membuka kesempatan lagi untuk mahasiswa kelas reguler yang sudah semester 5 untuk ikutan seleksi masuk Kelas Kerjasama. Jadi, saat sudah kuliah, lakukan yang terbaik dan manfaatkan kesempatan yang datang.

Good luck!

Artikel ini merupakan hasil kerjasama Youthmanual dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN.

Baca juga:

Belajar Listrik, Teknologi, dan Keragaman Budaya di STT PLN

(sumber gambar: STT-PLN)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2023 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1