Tipe Mahasiswa yang Mendapatkan Beasiswa: Nggak Selalu yang Terpintar

Apakah kamu merupakan calon mahasiswa yang berpotensi meraih beasiswa? Ternyata yang mendapatkan beasiswa nggak selalu yang paling pintar atau nilai akademiknya tertinggi. Malah sekadar pintar aja nggak cukup, lho.

“Anak yang mendapat beasiswa itu bisa siapapun termasuk kalian,” begitu kata Debrina Eemily, mahasiswi BINUS UNIVERESITY prodi Business Creation. Nah, inilah tipe  mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.

1.Menjadi yang terbaik saat ujian masuk.

Nggak semua orang melakukan yang terbaik saat ujian masuk perguruan tinggi. Ada yang kurang persiapan, ada pula yang standarnya sebatas “yang penting diterima”. Sebaliknya, ada calon mahasiswa yang benar-benar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Nggak hanya, memberikan yang terbaik saat tes akademis, namun juga di tahap seleksi lain seperti wawancara.

Ya, perguruan tinggi seperti BINUS UNIVERSITY akan menghargai calon mahasiswa yang melakukan tes dengan sangat baik. Nggak tanggung-tanggung, mereka akan mendapatkan beasiswa masuk kuliah. Lumayan banget, kan?

Seperti yang dialami Christopher mahasiswa BINUS UNIVERSITY prodi Cyber Security. “Pertama kali, aku dapat beasiswa (sebesar) 100 persen hanya dari hasil tes masuk.”

2. Atlet berprestasi.

Kamu getol berolahraga hingga memenangkan pertandingan bergengsi tingkat nasional maupun internasional? BINUS UNIVERSITY menawarkan beasiswa untuk mahasiswa olahragawan berprestasi seperti ini.

BINUS UNIVERSITY sendiri memiliki beberapa mahasiswa yang aktif sebagai atlet. Intinya sih, harus bisa membagi waktu dan energi  untuk kuliah dan untuk kegiatan olahraga.                                                                                                                                                                                                                            

3. Proaktif mencari informasi beasiswa

Setelah kuliah, banyak beasiswa yang ditawarkan. Baik dari perusahaan, pihak kampus, organisasi, dan banyak lainnya. Kunci terpenting adalah: proaktif mencari. Nah, paling awal adalah dengan mengeceknya di website kampus. “Kita bisa melihat infromasi beasiswa di website BINUS UNIVERESITY,” jelas Debrina

Di situ ada berbagai beasiswa yang ditawarkan, baik yang diberikan oleh kampus ataupun oleh perusahaan/institusi lain yang bekerja sama dengan perguruan tinggi.

Di BINUS UNIVERESITY sendiri, terdapat beragam beasiswa dengan cara dan syarat yang berbeda-beda. Jika berminat, BINUS UNIVERSITY akan membantu mahasiswa untuk mendapatkannya. Sudah disediakan beasiswa, dibantu pihak kampus dalam pengajuannya pula. Kalau sudah begitu tinggal kamu yang sungguh-sungguh berusaha memperoleh beasiswa tersebut.

4. Memiliki pencapaian dan aktif.

Seperti yang disinggung di awal, yang mendapat beasiswa nggak selalu yang menonjol secara akademik. Berbagai pencapaian, baik akademik dan nonakademik, soft skills dan hard skills  yang dimiliki, serta pengalaman di berbagai kepengurusan juga menjadi modal kamu untuk mendapatkan beasiswa. Tonjolkan keunggulan yang kamu miliki tersebut.

Kalau merasa masih kurang, gali terus potensimu dan coba lah untuk aktif. Nggak hanya untuk memperoleh beasiswa, tapi pengalaman tersebut akan membuatmu berkembang.

5. Memberikan yang terbaik dalam esai.

Nggak semua seleksi beasiswa dilakukan dengan tes akademik atau kemampuan. Ada juga beasiswa yang melakukan seleksi dari esai. Tema esainya bisa beragam, tapi biasanya terkait dengan dirimu. Nah, berikan yang terbaik dalam esai tersebut. Masukkan pengalaman atau sudut pandang yang personal, sesuai topik yang diminta.

Biar esainya makin mantap, minta teman atau senior membacanya dan memberikan tanggapan.

6. Menaklukkan wawancara.

Wawancara merupakan salah satu bentuk seleksi beasiswa. Pertanyaannya pun beragam dan nggak melulu soal akademik. Hampir mustahil ditanyakan, “Sebutkan 10 rumus Fisika!“ ehehe..  

Pertanyaan wawancara beasiswa biasanya ditujukan untuk menggali mengenai dirmu dan mengenali potensimu “Saat interview yang ditanya hal di luar akademis, seperti bagaimana kamu berkomunikasi dan soft skills,” Christoper menjelaskan.

7. Menjaga IPK

Nggak sedikit beasiswa yang diberikan untuk mahasiswa yang tengah berkuliah. Di situ biasanya ada syarat minimal IPK untuk mendaftar. Banyak juga menetapkan bahwa apabia berhasil dapat beasiswa, mesti menjaga nilai (IP). Kalau sampai turun, bisa dibatalkan beasiswanya.

IPK itu bukan soal pintar atau nggaknya mahasiswa. Tapi soal komitmen dan keseriusan seseorang ketika menjalankan kuliah. Kalau otaknya encer tapi jarang masuk, malas belajar, dan hampir nggak pernah ngerjain tugas, gimana bisa paham?

***

Pengen cari kampus yang memiliki banyak kesempatan beasiswa? Kamu bisa mengecek BINUS UNIVERSITY. Beasiswa yang ditawarkan mulai dari beasiswa saat akan masuk, ketika sudah kuliah, beasiswa untuk penelitian, dana skripsi, dan lainnya.

Banyak juga perusahaan dan institusi yang bekerja sama dengan BINUS UNIVERSITY dengan mengadakan program beasiswa untuk mahasiswanya. Tes dan kriteria beasiswanya pun beragam. Ada beasiswa dengan tes kemampuan akademik, ada juga yang tanpa tes dan cukup dengan esai. “Pilih beasiswa yang paling sesuai untukmu,” Debrina memberikan tips memperoleh beasiswa.

Nggak hanya itu, BINUS UNIVERISTY juga membantu mahasiswa untuk meraih beasiswa tersebut. “Menurutku, beasiswa (di BINUS UNIVERSITY) cepat diprosesnya dan mudah. Beasiswa BINUS UNIVERSITY benar-benar bermaanfaat,“ ujar Margaretha mahasiswa BINUS UNIVERSITY prodi Hubungan Internasional.

 

 

LATEST COMMENT
Zanita Safitri | 1 hari yang lalu

Bismillah masuk farmasi

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPA
Naufal Ganteng | 2 hari yang lalu

Sama gua juga ijin ke guru Dan guru nya izinin

Perlu, Nggak, Sih, Pelajar Bawa Kendaraan Pribadi Ke Sekolah?
Siti Nur Halimah | 2 hari yang lalu

Halo, izin bertanya, Kak! Jika lulusan SMK mendaftar UTBK SBMPTN dengan pilihan prodi SAINTEK, apakah UTBK-nya hanya SAINTEK/IPC? Terima kasih

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Ariel Mickey | 3 hari yang lalu

Permsi min saya mau nanya, kalau kategori nya B terus seseorang dapat C+ Itu diajukan remedial nggak min Terimakasih.

Serba-Serbi IP, IPK, dan Sistem Nilai di Perguruan Tinggi
Dasri Dsr | 6 hari yang lalu

Nah klo tipe pelajar bunglon bagaimana biar efektif belajarnya sedangkan mood itu susah bgt diaturnya

Tipe Pelajar Macam Apakah Kamu? Cari Tahu Di Sini, Supaya Cara Belajar Kamu Nggak Sia-Sia!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1