Ketika Merasa Salah Jurusan Kuliah, Mending Lanjut Atau Pindah Jurusan?

Akhir semester ganjil sudah di depan mata, berarti saatnya siap-siap menyambut tahun ajaran baru di kampus. Hmmm… tapi setelah dipikir-pikir, kok rasanya nggak sreg, ya, menjalani kuliah setahun ini. Kayak salah jurusan kuliah gitu, deh. Mirip kayak pas ilfil sama pacar! Kebayang ‘kan galaunya?

Apakah kamu termasuk mahasiswa yang merasa salah jurusan kuliah kayak begini? Daripada cuma digalauin, mendingan segera ditindak! What you need to do:

1. Coba Bertahan

Jangan langsung nyerah, sob! Meskipun galau, coba beradaptasi dan atasi hal yang bikin kamu nggak betah dulu, deh.

Soalnya ada banyak mahasiswa—terutama mahasiswa baru—yang merasa galau banget di awal kuliah. Bingungnya bukan maen! Malah ada yang sampai nangis-nangis bombay. Etapi, setelah dijalanin, mereka malah jadi klop sama jurusan kuliahnya. Jadi kalau kamu merasa nggak cocok dengan jurusan kuliah di awal-awal tahun ajaran, bukan selalu berarti kamu salah jurusan, ya.

Kayak pengalaman Aliya, mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti angkatan 2014. “Waktu baru masuk kuliah, aku shock banget dengan materi kuliah FKG. Aku juga sempat merasa sulit beradaptasi dengan lingkungan kampus. How I deal with it? Aku coba keluar dari comfort zone, banyak berteman, bersikap open minded dan nggak malu bertanya. Setelah itu, kuliahku lancar-lancar aja, kok.”

youthmanual salah jurusan

Aliya, sukses bertahan di FKG. Jangan terburu-buru memutuskan pindah kuliah, gaes!

Udah nyoba bertahan tapi tetap merasa salah jurusan? Tenang, shay. Jangan buru-buru pindah kuliah. Asal tahu aja, pindah jurusan kuliah bisa jadi lebih ribet daripada pindah rumah atau pindah ke lain hati.

Maka coba, deh, kamu…  

2. Cari Informasi Tentang Jurusan Lain yang Diminati

Sebelumnya, ketahui dulu, nih, jurusan kuliah apa yang kira-kira paling cocok sama passion kamu yang sebenarnya.

youthmanual salah jurusan

Kalau udah, cari informasi selengkap-lengkapnya tentang jurusan tersebut. Misalnya, universitas mana yang menawarkan jurusan tersebut, apa yang dipelajari di situ, apa aja bidang pekerjaan yang sesuai dengan jurusan tersebut, berapa biaya kuliahnya, dan lain sebagainya. Jangan sampai gara-gara minim info, kamu jadi salah jurusan kuliah lagi. Eaaak! Kapan lulusnya, sob?

Yang nggak kalah penting, kamu harus cari tahu informasi seputar cara masuk jurusan tersebut, misalnya, kapan tesnya, apa aja soal yang diujikan, dan—untuk jurusan kuliah di PTN—berapa perkiraan passing grade-nya.

3. Menghadap “bos”

“Bos”, nih, maksudnya orang tua, ya. Se-deg-deg-an apapun kamu dengan reaksi ortu, kamu tetap wajib cerita tentang keinginan kamu pindah jurusan kuliah. Alasannya:

  1. Karena orang tua bisa kasih masukan untuk bahan pertimbangan kamu—lebih baik kamu lanjut di jurusan kuliah yang sekarang, atau lebih baik pindah.
  2. Karena (biasanya) ortu masih menjadi penyandang dana kamu.

“Pas ngerasa salah jurusan kuliah dan pengen pindah, saya takut bilang ke orang tua. Apalagi Ayah maunya saya cepat lulus. Akhirnya saya memberanikan diri, daripada memaksakan diri kuliah di jurusan yang nggak sreg, cuma demi gelar,”curhat Akbar, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta jurusan Arsitektur angkatan 2015.

youthmanual salah jurusan

Akbar merasa salah jurusan karena materi kuliahnya beda dari yang ia bayangkan

Untuk mendapatkan restu ortu, kamu nggak bisa menghadap mereka hanya bermodal tampang memelas. Kamu juga harus siap dengan “proposal” yang menjelaskan kenapa kamu ingin pindah jurusan kuliah, dan apa rencana kamu selanjutnya.

Setelah mendapat restu dari ortu untuk pindah jurusan kuliah (yay!), baru, deh, kamu boleh pusing mikirin cara ngasih tahu pacar bahwa rencana married kalian terpaksa ditunda, berhubung kuliah kamu bakal tertunda. Eaaak!

4. Belajar!

Pastinya, kamu harus menyiapkan diri untuk ujian masuk jurusan kuliah baru kamu. Jadi, silahkan balik ke masa-masa akhir SMA, deh, dimana kamu harus banyak belajar siang-malam. Kalau perlu ikutan bimbel, sekalian!   

5. Pahami Ketentuan dan Konsekuensi Akademis Pindah Jurusan

Misalnya, syarat-syaratnya pindah jurusan dan informasi mata kuliah yang bisa ditransfer. Akbar yang pindah dari jurusan Teknik Sipil ke jurusan Arsitektur—di universitas dan fakultas yang sama—sempat ingin mentransfer beberapa mata kuliah demi efisiensi, tapi ternyata… nggak bisa!

“Tadinya aku mau mentransfer beberapa mata kuliah dasar yang pernah aku ambil, karena ada mata kuliah yang sama antara jurusanku yang dulu dengan yang sekarang. Tapi ternyata, karena aku pindah jurusan setelah semester 6, aku nggak bisa transfer mata kuliah sama sekali. Akibatnya, aku harus mengulang semua mata kuliah dari awal,” jelas Akbar.

Yup, kamu harus siap dengan segala risiko pindah jurusan, seperti harus mengulang mata kuliah

6. Mengundurkan diri setelah ada kepastian

Kalau sudah keterima di jurusan baru, kamu bisa, deh, capcus mengundurkan diri dari jurusan kuliah yang sebelumnya.

Seperti seleb Rachel Amanda yang pindah fakultas di Universitas Indonesia, "Aku sempat kuliah setahun di jurusan Kesehatan Masyarakat. Tapi seiring dengan waktu, aku nyadar tempatku bukan di Kesehatan Masyarakat dan akhirnya pindah ke jurusan Psikologi."

Tapi kalau belum ada pengumuman penerimaan di jurusan baru, saran saya, sih, jangan ngelepas kuliah yang sekarang dulu. Soalnya kalau ternyata kamu nggak keterima, nanti malah nganggur nggak kuliah. Hiks!

(sumber gambar: Payscale, College Raptor, Valore Books, Granvillesawyer, Metro TV News)

LATEST COMMENT
Mira Puspita | 6 hari yang lalu

Mas Andreas Gandhi, jujur saat ini saya adalah seorang ibu yang sedang mendoakan putranya karena takut kalo putra saya tinggal kelas dia akan di DO dari JB.

Cerita Seorang “Veteran”: Dari Nggak Naik Kelas Sampai Sukses Tembus PTN Impian
Fransiska Oktaviani | 10 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 10 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1