Info Lengkap SNMPTN 2021: Cek Beberapa Perubahannya

LTMPT kembali menggelar SNMPTN 2021. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan jalur penerimaan PTN dengan pertimbangan performa siswa dari semester 1 hingga 5. Nah, pelaksanaan SNMPTN 2021 memiliki persamaan dan perbedaan dibandingkan SNMPTN tahun tahun sebelumnya. Cek aturan main dan informasi lengkapnya.

Kursi SNMPTN

Kursi yang diberikan untuk SNMPTN dari tiap perguruan tinggi MINIMAL 20 persen. Jadi seandainya dibuka 100 kursi, untuk SNMPTN minimal 20 kursi.

Selengkapnya, SNMPTN minimal 20 kursi, SBMPTN MINIMAL 40 persen dan seleksi mandiri MAKSIMAL 30 persen.  Sementara untuk PTN berbadan Hukum, SBMPTN minimal 30 persen dan Seleksi Mandiri MINIMAL 50 persen.

Yup, makanya tahun 2020 lalu kuota UI adalah 20 persen SNMPTN, 30 persen SBMPTN, dan Seleksi Mandiri 50 persen.

PTN di SNMPTN

Terdapat 85 PTN nonpoltek dan 40 Politeknik. Untuk poltek, hanya program Diploma 4.

Syarat Pilihan Kampus & Prodi

1. Salah satu kampus harus di Provinsi yang Sama

Peserta bisa memilih maksimal 2 prodi di maksimal 2 PTN. Boleh aja memilih 2 prodi yang berbeda di PTN yang sama. Yang terpenting, salah satu pilihan PTN harus yang satu provinsi dengan peserta.

Misalnya, peserta berasal dari SMA di Medan, Sumatra Utara. Maka, dia nggak boleh memilih hanya ITB atau Unair. Karena salah satu pilihannya harus kampus yang berada di Sumatra Utara.   

Namun, kalau hanya memilih 1 prodi, boleh di PTN mana saja.

2. Disarankan tidak lintas jurusan, namun tidak dilarang

Lintas jurusan tidak dilarang. Tapi harus cek syarat yang diberikan program studi. Ada prodi yang hanya menerima siswa jurusan tertentu.

Sayang 'kan, kalau kamu lintas jurusan, tapi otomatis tidak diterima karena nggak sesuai persyaratan mereka?

3. Jika diterima SNMPTN, otomatis nggak bisa ikutan UTBK. Ini berlaku untuk yang diterima di SNMPTN 2019 dan 2020, lho. Makanya, untuk yang jadi peserta SNMPTN harus memilih yang tepat dan berkomitmen dengan pilihannya.

 Peserta SNMPTN

1. Nggak semua siswa bisa menjadi peserta SNMPTN, hanya yang memenuhi syarat, yaitu:

* Sekolah Akreditasi A: 40 persen siswa peringkat teratas.

* Sekolah Akreditasi B: 25 persen siswa peringkat atas

 *Sekolah Akreditasi C atau lainnya: 5 persen

2. Secara transparan LTMPT nantinya akan menyampaikan berapa orang per sekolah yang bisa mengikuti/menjadi peserta SNMPTN. Pengumuman dilakukan pada 28 Desember 2020. LTMPTN mengambil datanya dari Pusdatin (Pusat Data dan Teknologi Informasi) Kemdikbud.

3. Pihak sekolah lah yang memasukkan data nilai siswa dan bertanggung jawab menentukan peringkat siswa. Peringkat diperoleh dari nilai rapor (mata pelajaran yang ditentukan), dari semester 1 hingga 5. Yaitu:

a. IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi, Kimia

b. IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sosiologi, Geografi

c. Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, Bahasa Asing Lainnya (salah satu)

d. SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, mata pelajaran kompetensi sesuai kejuruan.

Jika ada yang nilainya persis sama, sekolah yang akan memutuskan peringkat dengan mempertimbangkan prestasi atau memberikan pembobotan nilai.

4. Siswa yang eligible (memenuhi syarat) mendaftar SNMPTN sesuai ketentuan. Bagi yang memilih prodi bidang Seni dan Olahraga harus menyertakan portofolio.

5. Pihak kampus yang akan menyeleksi, sesuai kriteria yang mereka tetapkan.

6. Sekolah dan siswa yang bisa ikutan hanya yang memakai kurikulum nasiolal 2006 atau 2013.

Jadwal Rangkaian SNMPTN 2021

  • Peluncuran Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru 2021: 4 Januari 2021
  • Registrasi Akun LTMPT: 4 Januari 2021 hingga 1 Februari 2021
  • Penetapan siswa yang eligible (memenuhi syarat) oleh Sekolah: 4 Januari 2021 hingga 8 Februari  2021
  • Pengisian PDSS: 11 Januari 2021 hingga 08 Februari  2021
  • Pendaftaran SNMPTN oleh peserta: 15-24 Februari 2021
  • Pengumuman Hasil SNMPTN: 22 Maret 2021
(Sumber gambar: Olya Kobruseva from Pexels)
LATEST COMMENT
Helena Chirsty | 2 jam yang lalu

sekedar saran dan sepengetahuan saya dari teman sih, biasanya kalau udah kuliah ( preklinik ) baru ketahuan minat dan kemampuannya nya ke arahmana, baru nentuin mau ambil spesialis apa.soalnya kan mata kuliahnya beda - beda , ada patologi klinik , forensik , anatomi ,reproduksi, kardiovaskuler,…

Kamu Nggak Cocok Ambil Prodi Kedokteran dan Jadi Dokter, Kalau…
Septi Alma Kurnia | 4 jam yang lalu

Kapan tanggal pendaftaran tahun 2021

Serba-Serbi Informasi mengenai PMB Mandiri ISI Yogyakarta 2019
Septi Alma Kurnia | 4 jam yang lalu

Doain saya ya supaya bisa diterima di ISI yogyakarta aamiin, saya harap kalian yang membaca ini bisa ikut men -aamiin kan hehe,makasi.

SNMPTN 2021 Universitas Indonesia: Keketatan Persaingan Prodi UI di SNMPTN 2020 dan Lainnya
Septi Alma Kurnia | 4 jam yang lalu

Doain saya ya gais,semoga di terima di ISI yogyakarta,saya sangat terima kasih apabila kalian yang membaca kalimat ini dan mengaminkannya,sekian makasi.

21 Pola Pikir Pelajar yang Perlu Diubah
Desy Damayanti | 2 hari yang lalu

Terima kasih kak, artikelnya sangat membantu, sukses selalu.

Materi UTBK SBMPTN 2021: Ada TPS dan TKA
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1