Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya

Di SBMPTN 2021, kita bisa lintas jurusan dengan mengikuti UTBK sesuai rumpun prodi yang dipilih: saintek, soshum, atau campuran. Jadi, lulusan IPS dan Bahasa bebas memilih prodi saintek, atau sebaliknya hanya dengan tes? Tidak sesimpel itu. Simak penjelasan lengkapnya, ya.

SBMPTN merupakan jalur seleksi menggunakan tes yakni UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Jadi penilaiannya hanya tes (serta portofolio untuk program studi tertentu bidang seni dan olahraga). Asal sekolah, nilai rapor, alumni, dan semacamnya nggak menjadi penilaian.

Lintas jurusan atau memilih rumpun saintek sekaligus soshum (campuran) pun relatif lebih mudah, yakni dengan mengikuti tipe ujian sesuai prodi yang dituju. Namun ada beberapa catatan. Baca selengkapnya, ya.

* Pada SBMPTN 2020, pilihan prodi bagi lulusan IPS, Bahasa, dan SMK sangat terbatas dan hampir nggak bisa lintas jurusan, sementara lulusan IPA leluasa. Ini karena pada SBMPTN 2020 materi tesnya hanya TPS. Nah, di SBMPTN 2021 lintas jurusan makin fleksibel. Artinya, kabar gembira bagi peserta yang ingin lintas jurusan di SBMPTN 2021, khususnya anak IPS, Bahasa, dan SMK.

* SBMPTN 2021 memungkinkan kamu “bermain dua kaki”. Maksudnya, memilih program studi saintek dan soshum berbarengan. Artinya kamu harus mengambil ujian campuran, yang materinya adalah: Tes Potensi Skolastik, Tes Kompetensi Akademik Saintek, dan Tes Kompetensi Akademik Soshum.

* Dengan kata lain, jika mengambil UTBK Campuran kamu perlu belajar materi yang lebih banyak dan juga menjalani tes lebih lama. Persiapannya mesti ekstra dibandingkan peserta SBMPTN yang fokus di satu rumpun prodi saja.

* Walau bisa lintas jurusan dengan memilih tipe tes yang sesuai, namun LTMPT selaku pelaksana SBMPTN menegaskan aturan bahwa hanya lulusan SMA/MA IPA yang bisa memilih prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi. Sebagus apapun hasil UTBK kamu, jika kamu lulusan SMK, SMA IPS, atau Bahasa, kamu nggak akan bisa memilih prodi Kedokteran/Kedokteran Gigi.

* Ketika melakukan sosialisasi UTBK dan SBMPTN 2021, pihak LTMPT menyampaikan bahwa SBMPTN memungkinkan peserta untuk lintas jurusan. Namun, siswa dari jurusan IPS (juga Bahasa) harus mengetahui kemampuan dirinya sebelum memutuskan memilih prodi bidang sains dan teknologi.

* Komentar LTMPT menurut saya bukan untuk mengecilkan lulusan non-IPA, namun sebagian didasari pengalaman mahasiswa lintas jurusan di PTN. Kemungkinan terdapat siswa non-IPA yang lintas jurusan ke prodi saintek namun performanya kurang baik. Tentu ini bukan semua, lho.

* Perlu diakui bahwa kebanyakan yang lintas jurusan memang lulusan IPA yang kuliah di prodi soshum ketimbang sebaliknya. Kamu yang IPS/Bahasa/SMK non sains tetap punya kesempatan kok, lintas jurusan, namun pastikan bidangnya sesuai dengan minat dan kemampuanmu, ya.

* Untuk UTBK Soshum atau Saintek saja, biayanya Rp200.000 sementara jika Campuran (Saintek dan Soshum) Rp300.000

* Peserta hanya bisa ikut 1 kali UTBK langsung dalam 1 hari yang telah dijadwalkan, baik untuk Saintek, Soshum, maupun Campuran.

* Berikut adalah hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan lintas jurusan atau memilih prodi campuran.

Lulusan IPA Pilih Prodi Campuran atau Soshum

* Lulusan IPA relatif diuntungkan karena bisa memilih semua prodi  tanpa terkecuali. Keuntungan lain, sudah banyak lulusan IPA yang menjalani kuliah lintas jurusan di prodi soshum, jadi kamu tinggal mencontoh senior yang sukses menjalaninya.

*Banyak yang mengira mengambil prodi campuran = memperbesar kesempatan. Memang sih, prodi yang bisa dipilih semakin beragam, tapi pilihanmu tetap CUMA 2, lho. Malahan, dengan memilih prodi campuran, fokus belajar kamu jadi terpecah. Selain menguasai materi dasar dan IPA, kamu juga harus menguasai materi IPS. Jadi energi kamu harus ekstra dalam menjalaninya.

* Kalau dilihat dari presentase, peluang lulus peserta yang memilih prodi campuran dan satu rumpun prodi nggak terlalu beda. Jadi, belum tentu peluangnya lebih besar, ‘kan?

* Pastikan kamu benar-benar berminat dengan kedua prodi tersebut, bukan karena kamu mengira bahwa lebih mudah masuk prodi soshum.

Lulusan IPS/Bahasa Pilih Prodi Campuran atau Saintek

* Cek persyaratan prodi saintek yang kamu pilih, apakah boleh dari jurusan IPS/Bahasa.

* Pastikan kamu meminati prodi saintek tersebut, bukan karena disuruh orang lain, demi gengsi, atau lantaran menganggap peluang masuknya besar.

* Harus belajar ekstra giat karena kamu mempelajari hal yang berbeda dari jurusan sekolahmu.

* Yang lebih penting lagi, harus siap mempelajari prodi tersebut jika diterima.

*Kemungkinan akan ada banyak  orang yang menganggap kamu nggak bisa lintas jurusan. Nggak usah kecil hati, fokus pada dirimu bukan pada anggapan orang lain.

Lulusan SMK Memilih Prodi yang Tidak Sejalan

 * Cek ulang persyaratan prodi yang kamu tuju dan pastikan kamu memenuhi syarat tersebut.    

* Kamu harus mengetahui prodi yang dipilih, jangan sampai asal memilih atau salah kaprah. Ketahui pula minat dan kemampuanmu.

*Jika diterima, kamu harus siap mempelajari sesuatu yang baru yang berbeda dari yang kamu pelajari selama di SMK.

* Jika memilih prodi campuran, konsentrasi kamu akan terbagi untuk lebih banyak materi.

* Kamu harus berusaha lebih keras dibandingkan mereka yang memilih prodi yang sejalan.

(Sumber gambar: Pexels)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Robiatul Awaliyah | 16 jam yang lalu

Open pp/endorse mulai dari 10rb Bisa dm ke @robiatulawlyh

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Faris Nadhir | 7 hari yang lalu

Semoga cita²ku menjadi pilot terkabula yaa Allah amin

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Zidna Ilmalana | 20 hari yang lalu

Emng knp llsn psntrn?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Fatimah Ibtisam | 27 hari yang lalu

Hai Ilham, lmu Matematika juga dipakai dalam prodi Psikologi, khususnya yang berkaitan dengan statistika. Prodi Psikologi banyak melakukan riset, yang di antaranya menggunakan perhitungan statistik.

7 Mata Kuliah Paling Menantang di Program Studi Psikologi
Fatimah Ibtisam | 27 hari yang lalu

Hai Ronny, kamu bisa mendaftar FSRD ITB apabila kamu mengambil program IPA atau IPS.

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1