Memilih Prodi SBMPTN 2021 Sebelum Tahu Hasil UTBK, Ini Strateginya!

Idealnya, calon mahasiswa menempuh UTBK, mengetahui hasil skornya, kemudian mendaftar SBMPTN dengan memilih prodi dan PTN. Namun tidak demikian dengan SBMPTN 2021. Tahun ini pendaftaran UTBK berbarengan dengan pendaftaran SBMPTN. Boro-boro dapat hasilnya, tesnya aja belum! Jadi, bagaimana strategi menentukan pilihan pada SBMPTN 2021? Baca selengkapnya, gaes.

Kenapa Bisa Barengan?

Apakah pendaftaran SBMPTN 2021 sengaja dibuat berbarengan dengan UTBK supaya lebih menantang? Sama sekali tidak. LTMPT sendiri menyadari bahwa yang terbaik adalah melangsungkan UTBK terlebih dahulu kemudian peserta mendapatkan nilai. Bermodalkan hasil UTBK tersebut peserta mendaftar dan menentukan pilihan prodi dan PTN pada SBMPTN. Hal tersebut telah dilakukan pada SBMPTN 2019. Ketika itu untuk pertama kalinya peserta SBMPTN mengetahui nilai mereka secara resmi.

Sayangnya, karena pandemi dan keterbatasan waktu, penyelenggaraan SBMPTN 2020 dan 2021 harus dilakukan berbarengan antara pendaftaran UTBK dan pemilihan prodi. Semetara skornya akan diumumkan setelah UTBK selesai.

Dengan kondisi demikian, inilah strategi untuk memilih prodi dan PTN. FYI, pendaftarannya udah dimulai 15 Maret 2021 hingga 1 April 2021, ya.

1. Pilih sesuai minat

Prodi apa yang harus kita ambil? Di PTN mana? Strategi utamanya adalah memilih yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan dan butuhkan. Jangan pilih prodi yang nggak kamu minati karena kamu sendiri yang akan kesulitan nantinya.

Jadi benar-benar cari informasi mengenai program studi sebelum menetapkan pilihan. Pikirkan juga apakah prodi tersebut sesuai untuk kamu jalani.

2. Cek juga kemampuanmu 

Minat juga sepaket dengan kemampuan. Kemampuan juga bisa dipakai untuk mengukur apakah kamu berkesempatan masuk prodi tersebut, dan lebih penting lagi apakah kamu mampu menjalani perkuliahannya. Misalnya, kamu mau masuk prodi Ilmu Komputer tapi nilai Matematika dan Komputer kamu nggak menunjang.

Memang sih, nilai rapor nggak masuk perhitungan, tapi dari sity kamu bisa memprediksi:

  • Seberapa kemampuanmu untuk bisa bersaing di UTBK sehingga dapat menembus prodi tersebut.
  • Dengan kemampuan yang dimiliki saat ini, mampu kah berkuliah di bidang tersebut.

3. Cek nilai masuk di tahun sebelumnya dan keketatan persaingan.

Di beberapa prodi dan PTN ada data:

  • Keketatan persaingan/persentase diterima di tahun tahun sebelumnya.
  • Nilai rerata UTBK yang diterima dan nilai terendah diterima (passing grade) pada tahun sebelumnya. Data ini belum tentu ada di semua prodi dan PTN.
  • Daya tampung tahun ini.

Informasi tersebut bisa membantu kamu dalam memprediksi peluang diterima dan menyusun urutan pilihan prodi. Ya, urutan prodi menentukan prioritas.

4. Lintas jurusan, prodi campuran, atau tidak?

Ini kembali ke poin minat dan kemampuanmu. Namun effort ujian campuran akan lebih besar ketimbang hanya ujian saintek atau soshum. Waktu ujian campuran lebih panjang, materi yang dipelajari pun lebih banyak.

So, memilih prodi yang sejalan dan tidak campuran merupakan langkah yang lebih praktis dan efisien. Namun, kalau memang minatmu ada di prodi campuran atau malah ingin lintas jurusan, ya silakan. Kamu harus memberikan energi dan effort yang esktra.

5. Peluang masuk lebih besar ada di….

Kamu perlu tahu bahwa peluang masuk yang relatif lebih besar ada pada pilihan berikut ini:

a.Politeknik. Berdasarkan hasil SBMPTN 2020 lalu, kesempatan menembus poltek jauh lebih besar.

b. PSDKU atau program studi di luar kampus utama. Misalnya, jauh lebih mudah menembus FSRD ITB PSDKU ketimbang yang FSRD ITB reguler.

c. Prodi D4 di PTN. Berdasarkan prediksi kami, prodi D4 di PTN relatif lebih mudah ditembus dibanding prodi S1 jurusan yang populer. Tapi sebelum memilih, pastikan kamu memang berminat dengan program studi sarjana terapan, ya.

6. Ketahui aturan main SBMPTN 2021

Jangan sampai salah kaprah saat menentukan pilihan, perhatikan poin berikut ini:

a. Yang menjadi penilaian pada SBMPTN hanya UTBK (ditambah portofolio khusus untuk jurusan Seni dan Olahraga).

b. Maksimal memilih 2 pilihan.

c. Memilih PTN yang sama pada pilihan pertama dan kedua nggak memperbesar peluang masuk. Begitupula memilih hanya 1 pilihan, atau pilihan yang sama 1 dan 2. Nggak ngaruh, bos! Sekali lagi yang dinilai adalah UTBK kamu.

d. Bebas memilih PTN mana saja. Nggak seperti SNMPTN, pada SBMPTN kamu bebas memilih PTN mana saja.

e. Pilihannya bisa digabung antara politeknik dan PTN nonpoltek serta program S1 dan D4. Yang penting rumpun prodinya harus sesuai dengan UTBK yang diambil, Saintek dan Soshum.

f. Wajib melampirkan portofolio untuk prodi bidang Seni dan Olahraga. Jika kamu ikutan SNMPTN, maka portofolionya bisa sama, bisa juga menyertakan portofolio yang baru. Pilih saja yang menurutmu lebih baik.

7. Cek ulang sebelum menetapkan pilihan. Pastikan kamu memenuhi syarat prodi yang telah kamu pilih.

Semoga berhasil!

(Sumber gambar: Kaboompics .com from Pexels)

LATEST COMMENT
FADHILLAH MUFLIKHASSALAM | 1 hari yang lalu

Bisa tapi istilahnya harus ambil ujian kesetaraan dulu karena Budaya luar negeri dengan Indonesia berbeda, intervensinya pun harus disesuaikan

Profesiku: Psikolog dan Konselor Employee Assistance Program, Tiara Puspita
devina mita | 2 hari yang lalu

Kalo dkv lebih baik jurusan ipa atau ips?

13 PTN dengan Prodi Desain Komunikasi Visual dan Peluang Masuknya
Andi Pangerang As | 3 hari yang lalu

Bissmillah Ya allah Semoga Lolos Pilihan 1 ya allah Amin

Materi UTBK SBMPTN 2021: Ada TPS dan TKA
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1