Menu

Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTN

“Ambil jurusan dan kampus yang sama aja di ketiga pilihan prodi SBMPTN, biar peluangnya lebih besar!” Setuju dengan pendapat ini?

Pada SBMPTN, peserta diberikan kesempatan buat menentukan 3 pilihan jurusan. Kesempatan yang seharusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya ini nggak jarang malah bikin galau. Dan kadang malah disia-siakan. Supaya bisa memanfaatkan peluang yang ada, kamu perlu strategi tepat dalam menyusun pilihan pertama, kedua, dan ketiga. Simak langkah-langkahnya.

Pahami aturan main

Langkah pertama dan paling krusial dalam menentukan pilihan SBMPTN adalah mengetahui aturan main SBMPTN, seperti:

1. Memilih jurusan yang sama pada pilihan 1, 2, dan 3 nggak memperbesar peluangmu masuk prodi tersebut. Contoh, jika memilih:

Pilihan 1: Kedokteran Gigi UGM

Pilihan 2: Kedokteran Gigi UGM

Pilihan 3: Kedokteran Gigi UGM

Maka peluang masuk Kedokteran Gigi UGM sama saja dengan memilih:

Pilihan 1: Kedokteran Gigi UGM

Pilihan 2: Teknik Kimia UGM

Pilihan 3: Kedokteran Gigi UNS

Malah kalau kamu memilih 3 prodi yang berbeda, kamu memiliki 3 kesempatan, jika nggak berhasil pada pilihan 1, masih ada peluang menembus pilihan 2 atau 3.

2. Jika kamu memilih lebih dari satu pilihan, maka salah PTN yang dipilih harus satu wilayah dengan tempat melaksanakan ujian.

Seandainya, kamu ujian di Wilayah 2 (Jawa Tengah), maka salah satu PTN yang dipilih harus yang berada di Jawa Tengah. Nggak bisa kamu pilih, misalnya, UI, ITB, dan IPB.

Tapi jika kamu memilih HANYA 1, maka bebas di PTN mana saja.

3. Kalau pilihan kamu ada yang jurusan Soshum dan Saintek, maka kamu harus ikutan tes campuran. Komposisinya bebas kok, bisa 2 jurusan Soshum dan 1 Saintek atau sebaliknya. Urutannya pun bebas. Trus gimana strategi menentukan urutan pilihan program studi, cek poin penting selanjutnya.

Pahami dirimu, apa tujuanmu?

Diri kamu adalah faktor terpenting dalam strategi menentukan pilihan jurusan di SBMPTN. Prinsip Youthmanual, jangan memilih prodi yang nggak pengen kamu masuki. Ngapain amat? Supaya bisa pamer lolos SBMPTN, padahal kamu ogah menjalani kuliahnya? Atau memaksakan diri buat kuliah? Jangan, gaes! Yang penting diperhatikan adalah:

1. Urutan pilihan jurusan menentukan prioritas. Maka, pilihan pertama adalah prioritas utama kamu, prodi kedua adalah prioritas keduamu, sedangkan pilihan ketiga adalah pilihan terakhirmu.

2. Kalau memang kamu hanya punya satu target, misalnya masuk Hukum Airlangga (dan nggak mau masuk prodi lain) maka sebaiknya hanya memilih satu. Percuma maksa milih dua atau tiga prodi, jika nantinya nggak bakalan diambil. Kasihan  kalau sampai mengurangi jatah orang lain.

3. Tapi jika kamu hanya punya satu pilihan, ada kemungkinan kamu masih kurang mengeksplorasi program studi dan PTN yang ada. Misalnya, saat kamu merasa “mentok” hanya berminat sama prodi Kedokteran atau Ilmu Politik. Padahal, kalau digali lebih dalam, ada berbagai prodi yang terkait dengan bidang kesehatan dan politik. Siapa tahu, ternyata kamu juga cocok. Atau nggak harus Kedokteran di kampus A. Kampus C, D, Z, juga memiliki reputasi baik.

Sering-sering deh, mengecek direktori program studi dan kampus di Youthmanual, biar wawasan kamu makin luas.

.4. Atau jangan-jangan kamu masih bingung dengan apa yang diinginkan, juga clueless dengan minat dan bakatmu. Sebelum batas akhir pendaftaran SBMPTN 2018 27 Aoril, buruan ikutan asesmen Youthmanual. Youthmanual akan memberikan rekomendasi prodi dan profesi untukmu, nggak pakai lama!

Pahami peta persaingan

Oke, kamu udah nemu beberapa pilihan prodi yang sreg di hati. Tapi masih tetap bingung dengan strategi menaruh pilihan 1, 2, dan 3. Nah, coba kamu bedah peta persaingan SBMPTN sebagai rujukan, dengan memperhatikan poin berikut ini.

1. Youthmanual setuju bahwa pilihan 1 menunjukkan jurusan yang jadi prioritas utama kamu. Tapi dalam menentukan pilihan juga harus rasional. Jangan menempatkan prodi dengan kriteria kelulusan skor tinggi di bawah prodi yang skor lulusnya relatif rendah. Misalnya, jika pilihan pertama kamu adalah Matematika Universitas Brawijaya, maka kurang tepat jika menempatkan Kedokteran Universitas Indonesia pada pilihan 3.

Soalnya, jika skor kamu kalah bersaing untuk lolos pilihan pertama, kamu akan diseleksi di pilihan prodi selanjutnya.

2. Nggak ada passing grade resmi, yang ada hanyalah perkiraan. Batas nilai untuk lulus SBMPTN bisa berubah-ubah, tergantung performa pesaing kamu.

3. Kamu juga perlu mengecek daya tampung prodi yang dituju pada SBMPTN 2018. Siapa tahu ada pengurangan atau penambahan kuota dibandingkan tahun sebelumnya.

4. Trus, cek juga peminat di SBMPTN 2017. Kamu bia memprediksi keketatan persaingan di 2018 dengan membandingkan jumlah pemilih dan kursi yang tersedia.

5. Ingat, banyaknya peminat bukan jaminan prodi tersebut paling sulit ditembus. Hanya saja jumlah pesaingnya yang banyak. Lagipula, pemilihnya bisa memilih prodi tersebut pada pilihan 1, 2, atay 3. Misalnya, jurusan Y pemilihnya banyak banget, tapi ternyata kebanyakan menempatkan jurusan Y pada pilihan 2 dan 3. Atau jurusan Z peminatnya nggak terlalu banyak, namun yang memilih skornya tinggi-tinggi. Alhasil, dibutuhkan skor tinggi untuk memenangkan persaingan masuk prodi tersebut.

***

Memiliki 3 pilihan prodi pada SBMPTN merupakan suatu kesempatan. Pergunakan lah kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya demi masa depanmu.

Baca juga:

(sumber gambar: bankableinsight.com)

LATEST COMMENT
Muhammad Akbar | 12 jam yang lalu

Kak masuk jurusan ini harus hobbi baca buku gak??

Jurusanku: Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia, Alwansyah Nawal
Beby Nurdiana Rohman | 2 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Beby Nurdiana Rohman | 2 hari yang lalu

Sudah coba unduh aplikasi rencanamu belum? Coba deh, disitu kamu bisa tes minat dan potensi kamu. Siapa tau kalo udah unduh bisa kejawab pertanyaannya. Hehe :D

5 Jurusan dari Pendidikan Vokasi yang Lulusannya Banyak Dicari di Dunia Kerja
Fadhilla Inayah | 3 hari yang lalu

OPEN PAID PROMOTE / ENDORSEMENT @fadhillanyhhh_ check bio

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©