Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya

Masih bingung mengenai SNMPTN 2021? Tanya-jawab berikut ini mungkin bisa memeberi informasi yang kamu perlukan. Cekidot!

1. Apakah semua siswa bisa menjadi peserta SNMPTN?

Tidak semua siswa bisa mengikuti SNMPTN 2021. Yang yang memenuhi kriteria berikut yang berhak menjadi peserta:

a. 40 persen siswa terbaik dari sekolah akreditasi A.

b. 25 persen siswa terbaik dari sekolah akreditasi B

c. 5 persen siswa terbaik dari sekolah akreditasi C atau lainnya.

Misalnya, sekolah kamu tergolong akreditasi B. Jika kelas IPA 100 pelajar dan kelas IPS 60 pelajar. Maka yang bisa ikutan adalah siswa IPA peringkat 1 hingga 25 dan siswa IPS peringkat 1 hingga 15. Jika masuk dalam peringkat tersebut, kamu bisa menjadi peserta SNMPTN.

2. Siapa yang menentukan rankingnya dan bagaimana kriterianya?

Yang menentukan adalah sekolah. Yang menjadi penilaian adalah nilai semester 1 hingga 5, untuk mata pelajaran berikut ini:

a. IPA: Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Fisika, Biologi, Kimia

b. IPS: Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Ekonomi, Geografi, Sosiologi

c. Bahasa: Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia, Antropologi, Bahasa Asing (salah satu)

d. SMK: Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, mata pelajaran sesuai kompetensi kejuruan.

3. Bagaimana bila ada siswa yang nilainya sama?

Sekolah yang akan menentukan peringkatnya, dengan cara antara lain:

a. Mempertimbangkan prestasi lainnya (selain nilai rapor)

b. Memberi pembobotan pada mata pelajaran. Contoh, bobot nilai Matematika lebih tinggi ketimbang Fisikia, atau sebaliknya. 

4. Kuota SNMPTN untuk tiap sekolah sudah ditentukan. Misalnya, sekolah Z 50 siswa peringkat teratas. Gimana jika ada siswa peringkat 10 dan 11 memutuskan nggak ikut SNMPTN. Apakah bisa digantikan dengan siswa lainnya sebagai peserta SNMPTN?

Menurut keterangan panitia LTMPT hal ini bisa. Akan digantikan dengan siswa lain sesuai peringkat yang disusun sekolah.

5. Apa kriteria peserta yang diterima di SNMPTN 2021?

Tidak ada rumus baku, penilaiannya diserahkan pada masing-masing kampus. Yang dapat dijadikan penilaian antara lain:

1. Performa nilai rapor peserta SNMPTN.

2. Portofolio, khusus untuk program studi bidang seni dan olahraga

3. Performa sekolah: Bisa dari akreditasi, peringkat sekolah, prestasi, nilai rerata UTBK, dan lainnya. FYI, nilai rerata UTBK dirilis mulai tahun ini oleh LTMPT dan dibagikan ke kampus.

4. Alumni: Performa alumni yang diterima di kampus dan prodi tersebut. Sebaliknya, adanya alumni yang diterima di prodi dan kampus tersebut, namun tidak diambil, bisa pula menjadi bahan pertimbangan.

5. Bobot mata pelajaran tertentu: Misalnya, prodi Sastra Inggris akan lebih mempertimbangkan nilai mata pelajaran Bahasa Inggris.

Poin mana saja yang menjadi penilaian dan seberapa bobotnya ditentukan oleh tiap kampus.

6. Berapa pilihan prodi dan PTN yang dimiliki?

Maksimal 2 prodi dan 2 PTN. Namun, jika memilih 2 prodi, salah satunya harus di PTN yang ada di provinsimu.

7.  Bagaimana jika hanya memilih satu prodi?

Jika hanya memilih 1 prodi, berarti boleh di PTN mana pun. Termasuk, PTN yang nggak berada di provinsimu.

8. Apakah boleh lintas jurusan?

Tidak dianjurkan, namun tidak ada larangan.

Yang jelas, kamu harus mengecek syarat prodi dan kampus yang dituju. Sebab ada beberapa prodi yang mensyaratkan jurusan SMA/Kejuruan tertentu. Misalnya prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi UGM mensyaratkan pendaftar dari jurusan IPA saja.

9. Apakah siswa SMK dan jurusan Keagamaan bisa ikutan SNMPTN?

Bisa. Yang penting cek syarat prodi yang ingin dipilih. Peserta harus memastikan apakah prodi tersebut mensyaratkan jurusan/kerjuruan tertentu.

10. Katanya, peserta yang lulus SNMPTN 2021 otomatis nggak bisa mengikuti UTBK?

Ya. Termasuk juga yang lulus SNMPTN 2020 dan SNMPTN 2019 juga nggak bisa ikut UTBK 2021, ya. Makanya, jangan asal memilih. Pastikan kamu meminati prodi tersebut. Jika memang nggak pengen masuk PTN, nggak perlu mengambil SNMPTN.

11. Berapa PTN yang bisa dipilih pada SNMPTN 2021?

85 PTN nonpoliteknik dan 40 politeknik. Untuk poltek hanya ada pilihan prodi D4, dan ada beberapa PTN yang juga membuka prodi D4 di SNMPTN. Oya, baru tahun ini lho, poltek ikut dalam SNMPTN.

12. Apakah boleh pilihannya dicampur, S1 dan D4?

Boleh. Misalnya, pilihan pertama prodi S1 dan pilihan kedua prodi D4, atau sebaliknya.

(Sumber gambar: pexels.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Faris Nadhir | 4 hari yang lalu

Semoga cita²ku menjadi pilot terkabula yaa Allah amin

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Zidna Ilmalana | 16 hari yang lalu

Emng knp llsn psntrn?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Fatimah Ibtisam | 24 hari yang lalu

Hai Ilham, lmu Matematika juga dipakai dalam prodi Psikologi, khususnya yang berkaitan dengan statistika. Prodi Psikologi banyak melakukan riset, yang di antaranya menggunakan perhitungan statistik.

7 Mata Kuliah Paling Menantang di Program Studi Psikologi
Fatimah Ibtisam | 24 hari yang lalu

Hai Ronny, kamu bisa mendaftar FSRD ITB apabila kamu mengambil program IPA atau IPS.

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
andi regina wulan lestary nadim | 28 hari yang lalu

Open pp/endorse Ig : @reg.wulll_ bayar seikhlas nya, minat? DM

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1