Menu

Tes Kepribadian dan Minat Bakat Menentukan Jurusan Kuliah, Benarkah? Cek Miskonsepsinya!

Galau soal jurusan kuliah? Ikutan aja tes minat bakat dan tes kepribadian aja. Trus, bakal terjawab deh, program studi yang harus kamu ambil. Benar begitu, ‘kan?

Nggak gitu juga, gaes.

Biar nggak bingung atau salah kaprah soal asesmen/tes kepribadian dan minat bakat serta pilihan jurusan kuliah, kamu perlu cari tahu lebih dalam soal tes tersebut. Dimulai dengan meluruskan 2 miskonsepsi yang sering muncul berikut ini.

1. “Harus Pilih Jurusan sesuai hasil tes minat bakat, dong!”

Asesmen/tes kepribadian serta minat bakat merupakan modul psikologi yang dirumuskan untuk melihat kecenderungan psikologis seseorang. Ada tes kepribadian dan minat bakat yang hasilnya dilengkapi rekomendasi jurusan/program studi kuliah serta karier yang sesuai, namun ada juga yang nggak.

Melalui jawaban pada asesmen/tes, bisa dilihat berbagai kecenderungan seseorang, termasuk hal yang diminati, potensi, kekuatan, serta kelemahan diri. Dari situ bisa disimpulkan pula mana saja jurusan kuliah yang pas.  Tentunya menentukan jurusan kuliah yang sesuai bukan pakai ilmu "cocok-logi", alias ngasal.  Semua dilakukan secara ilmiah, yaitu dengan pendekatan ilmu psikologi. Makanya, tes minat bakat yang sahih nggak bisa sembarang dilakukan. Harus disupervisi oleh ahlinya, yaitu psikolog.

Walaupun tes kepribadian serta minat bakat tersebut terpercaya, namun bukan berarti wajib mengikuti apapun jurusan yang tertera pada hasilnya, lho.

“Salah satu miskonsepsi soal tes minat bakat adalah menganggap rekomendasi jurusan dari tes minat bakat sebagai 'resep' yang harus diikuti mentah-mentah,” ujar Psikolog yang juga mengembangkan asesmen kepribadian serta minat bakat Shanti Nurfianti Andin M.Psi.

Yup, namanya saja re-ko-men-da-si. Idealnya, hasil tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan kamu dan bisa didiskusikan bareng ortu, mentor, atau guru BK. Jangan salah, rekomendasi jurusan kuliah (dan karier) sangat membantu, bahkan penting, dalam proses memilih jurusan, lho. Saya sendiri merasa terbantu banget dalam memilih jurusan kuliah dengan adanya asesmen/tes minat bakat. Namun, ya itu tadi, hasil rekomendasi jurusan bukan “resep” yang harus langsung diikuti.

 2. “Tes kepribadian dan minat bakat saya nggak benar, tuh. Nggak nyambung jurusannya!”

Sebaliknya, adapula orang yang langsung menyimpulkan bahwa hasil tes kepribadian dan minat bakatnya nggak tepat. Menurutnya, rekomendasi pilihan jurusan nggak sesuai dengan passion.

“Miskonsepsi lainnya adalah merasa hasil tes tidak akurat karena tidak sesuai dengan keinginan. Padahal mungkin memang jurusan yang diinginkan kurang didukung oleh kemampuan, minat, atau gaya kerja yang ia miliki," psikolog Shanti membeberkan.

Selain faktor yang disebutkan kak Shanti, bisa juga hasil tes dan rekomendasi jurusan menjadi tidak akurat karena masalah orang yang menjalani tes. Yup, kemungkinan yang “error” bukan lah asesmen/ tes-nya, melainkan human error yang terjadi pada diri kita saat melakukan tes, lho. Ini bisa karena pengaruh situasi dan kondisi sekitar yang nggak kondusif saat menjalani tes atau jawaban yang nggak apa adanya.

Jika ingin tes minat bakat optimal dan dapat menghasilkan rekomendasi jurusan kuliah yang jitu, maka kamu wajib memperhatikan hal-hal berikut ini:

* Pastikan dirimu dalam kondisi fit, karena hal ini bisa mempengaruhi performa dan konsentrasimu.

* Pastikan pula kamu nggak dalam keadaan lapar, capek, atau mengantuk saat menjalani tes. Maka, penting untuk makan terlebih dahulu dan tidur yang cukup menjelang tes. Jangan pula melakukan hal yang bikin kamu kelelahan, misalnya nimba air sumur sebelum tes.  Zzzzz…

* Tidak melakukan tes sambil main hape, lihat televisi, mengobrol, kayang, atau hal lain yang bisa mengganggu fokus.

* Nggak mengaktifkan alat komunikasi selama menjalani tes/asesmen.

* Jujur. Nggak membuat-buat jawabannya atau berusaha menjadi orang lain. Apalagi kalau sampai nyontek. Etdah!

* Menghindari hal-hal yang bisa bikin konsentrasi kamu buyar. Misalnya, telat datang tes atau berantem sama pacar tepat sebelum tes dimulai. Tunda dulu, sob!

* Perhatikan petunjuk pengerjaan beserta waktu yang diberikan. Jangan sampai hasilnya kacau karena kamu nggak teliti membaca arahan tes tersebut.

Baca juga:

(sumber gambar: collegeatlas.org, greatschools.com, pittsburghmagazine.com)

 

LATEST COMMENT
Khusnul Khotimah Hamzah | 5 hari yang lalu

Temen²ku juga kayak gitu. Malahan mereka udah janjian dari awal, nanti pas presentasi gak usah ada yang berpendapat macam². Padahal kan kita mau diskusi itu berjalan supaya semuanya paham :(

6 Sifat yang Harus Kamu Hindari Agar Kamu Dapat Meraih Kesuksesan
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©