9 Alasan yang Bikin Kamu Nggak Gampang Nyerah!

Semua orang pasti pernah mengalami kesulitan. Saya dan kamu pun pasti pernah mengalami kesulitan. Setiap kesulitan yang dirasakan pastinya berbeda-beda di setiap orang, jadi, nggak ada tuh yang namanya masalah kamu lebih berat daripada siapapun. Berat atau nggak beratnya masalahmu tergantung dari kekuatan masing-masing orang.

Masalahnya, setiap orang yang memiliki masalah banyak yang mengeluh bahwa masalahnya lebih berat. Terkadang, pada akhirmya ada juga orang-orang yang meremehkan masalah yang dimiliki oleh orang lain. Ketika orang lain mengajaknya untuk berdiskusi atau sekedar bercerita, karena sudah merasa bahwa kesulitannya lebih berat daripada orang lain, maka, muncullah kata "baru juga segitu. Aku lebih berat masalahnya".

Padahal, intinya setiap orang memiliki masalah yang berbeda-beda, nih, gaes. Kamu nggak bisa menyamakan satu masalahmu dengan masalah orang lain. Seberat apapun masalahmu, kamu nggak bisa menyamakan atau membandingkan masalahmu dengan orang lain. Yang ada, kamu harus berjuang dan nggak gampang menyerah akan masalah tersebut.

Kalau kamu memiliki masalah, lalu kamu berpikir untuk menyerah saja, kamu harus baca, nih, alasan-alasan kenapa ku nggak boleh gampang menyerah!

1. Selama kamu hidup, kamu bisa melewati apapun

Yes, selama kamu hidup, kamu bisa melewati apapun, gaes. Meskipun kamu memiliki banyak masalah, yakinlah bahwa kamu akan segera melewatinya. Kamu merasa bahwa masalah tersebut sangat menganggumu? Well, namanya juga masalah. Suatu masalah pasti akan terasa mengganggumu. Tapi, bukan berarti kamu diam saja menerima masalah tersebut. Justru, kamu harus bangkit dan selesaikan masalah tersebut.

Ketika saya lulus dari bangku kuliah, saya memiliki masalah dengan rasa kepercayaandiri saya dan hal ini membuat saya sulit mendapatkan pekerjaan. Saya sadar bahwa hal ini merupakan masalah yang benar-benar mengganggu saya. Tapi, pada saat itu, saya sudah dua puluh tahunan hidup dan melewati semua masalah yang sudah terjadi. Pada akhirnya, hal tersebut memberikan dampak baik pada kepercayaan diri saya. Saya yakin, selama saya hidup, saya bisa lewati masalah apapun meskipun masalah tersebut sangat memberatkan saya.

2. Buktikan pada dirimu bahwa kamu bisa menyelesaikan masalahmu

Perlu kamu ketahui, nih, gaes, membuktikan sesuatu kepada diri sendiri akan lebih memuaskan daripada membuktikan sesuatu kepada orang lain. Ketika kamu membuktikan sesuatu kepada orang lain, mungkin kamu merasa bahwa kamu mendapatkan pembuktian bahwa kamu benar, kamu bisa dan sebagainya. Tetapi, apakah orang tersebut memikirkan hal yang sama?

Well, ketika kamu membuktikan kepada dirimu sendiri bahwa kamu bisa menyelesaikan masalahmu. Dirimu akan lebih tenang dan percaya diri, gaes. Sehingga ketika kamu memiliki masalah yang sama, dirimu nggak akan merasa takut karena kamu sudah membuktikan bahwa kamu bisa menyelesaikan masalah tersebut.

3. Kamu nggak mau menyesal di kemudian hari

putus asa

Kalau kamu menyesal sekarang tanpa berusaha mencoba lebih keras, kamu akan merasa menyesal, lho, gaes. Pernah, kan, ketika kamu main game, lalu saat kamu menemukan level yang sulit akhirnya kamu memilih untuk menyerah? Lalu, saat orang lain memainkan game tersebut dengan level yang sama dan orang tersebut akhirnya menang, kamu pasti akan merasa menyesal karena kamu menyerah dengan mudah.

Yap, begitulah dengan masalahmu. Mungkin kamu akan merasa lelah dan berat ketika kamu memiliki suatu masalah. Kamu bahkan memilih untuk menyerah saja. Namun, ketika ada orang lain memiliki masalah yang sama dan mereka dapat melewatinya, kamu pasti akan merasa menyesal karena menyerah dengan mudah. Jadi, yakin kamu mau menyerah dengan masalah yang kamu miliki?

4. Menyelesaikan masalahmu terasa menyenangkan!

Daripada menyerah pada masalahmunatau lari dari masalahmu, lebih baik kamu menyelesaikan masalah yang kamu miliki. Kenapa begitu? Karena, ketika kamu memilih untuk lari dari masalah, tandanya masalahmu nggak akan selesai. Meskipun kamu lari dari masalahmu, perasaan bersalah bisa saja menghantuimu setiap saat.

Masih berhubungan dengan contoh yang telah saya berikan di atas. Saya memiliki masalah pada rasa kepercayaan diri saya. Daripada yang menyerah dan menyesal, saya terus berusaha untuk mencari pekerjaan. Setelah saya mendapatkan pekerjaan, masalah saya nggak sampai disitu. Saya mendapatkan atasan dan teman kerja yang nggak menyenangkan. Namun, saya nggak mau kabur dari masalah ini dengan resign. Saya terus berusaha menyelesaikan masalah ini dengan sebaik mungkin. Hingga akhirnya, the good things came up. Saya bersyukur banget kalau saya bisa menyelesaikan masalah ini hingga akhirnya mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

5. Masalah ini terjadi karena ada suatu arti

Ketika saya kesal akan masalah yang saya miliki, saya akan marah sebagai cara saya mengekspresikan sesuatu. Ketika saya marah-marah ketika saya memiliki masalah, teman kerja saya berceletuk bahwa yang namanya masalah, pasti memiliki arti. Ada suatu hal yang ingin diajarkan oleh Yang Maha Kuasa terhadap diri saya.

Setelah teman saya berkata demikian, akhirnya saya berpikir bahwa segala sesuatunya nggak bisa berjalan sesuai dengan keingin kita. Pasti, ada saja hal-hal yang terjadi di luar kehendak kita dan kerennya, hal tersebut mengajarkan kita akan segala hal. Dari masalah tersebut, ternyata memiliki makna yang dimana kamu pun bisa mensyukurinya, lho, gaes.

6. Kamu bisa belajar dari masalah yang kamu punya

kamu bisa belajar dari masalahmu

Nah, ketika kamu punya masalah dan kamu berdiri tegak dan berlari melewati dan menyelesaikan masalah tersebut, saya yakin kamu akan belajar suatu hal. Nah, pembelajaran ini bisa kamu terapkan langsung pada kehidupanmu sehari-hari dan bisa juga dijadikan pedomanmu untuk fase kehidupan lainnya kelak.

Pokoknya, apapun masalahmu, ketika kamu sudah menyelesaikannya, kamu akan belajar banyak hal. Dan, lagi, ketika kamu bertemu kembali dengan masalah yang sama di kemudian hari, kamu akan tahu bagaimana cara untuk menyelesaikan masalah tersebut. Akhirnya, dengan masalah, kamu bisa mengembangkan dirimu menjadi orang yang lebih baik lagi.

7. Suatu hal yang terbaik akan butuh pengorbanan

Kamu ingin mencapai sesuatu yang baik? Yap, kamu butuh pengorbanan. Untuk mencapai suatu hal yang baik menurutmu, kamu pasti akan mendapatkan berbagai masalah yang dijadikan rintangan untukmu meraih hal yang kamu imginkan.

Nah, untuk meraih hal yang kamu inginkan, kamu harus melewati rintangan tersebut. Kamu juga harus menyelesaikan masalah yang ada demi tercapainya keinginanmu. Ketika kamu bersusah payah menyelesaikan dan melewati rintangan, itulah yang disebut sebagai pengorbananmu. Jatuh bangun karena masalah itu wajar. Hal itu merupakan pengorbananmu untuk mencapai apa yang kamu inginkan.

8. Suatu hal yang "menjatuhkan"mu bisa membuatmu bangkit

Perlu kamu ketahui, nih, gaes, ketika masalah dapat menjatuhkanmu di suatu saat. Kamu pun bisa bangkit kembali, gaes. Berarti, kamu bisa sedih, kesal dan merasa sulit dengan masalahmu tapi, selama kamu berani untuk menyelesaikan masalahmu, kamu akan belajar lebih banyak dan membuat dirimu lebih daripada sebelumnya.

Masih sama dengan masalah yang saya rasakan ketika saya bertemu atasan dan teman kerja yang kurang menyenangkan. Awalnya, saya jadi down dan nggak bisa mengerjakan sesuatu sebaik mungkin. Namun, setelah good things happen, saya selau mengaca kembali atas apa yang sudah terjadi. Maka, saya belajar dan masalah tersebut menjadikan saya orang yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

9. Kamu bisa memotivasi orang lain

Kamu memiliki masalah yang berat tetapi kamu berdiri untuk menyelesaikan masalah tersebut. Nggak ada yang tahu akhirnya kamu malah mendapatkan banyak pembelajaran sehingga kamu menjadi orang yang lebih baik lagi. Ketika kamu.menceritakan tentang masalahmu dan juga kemajuan akan dirimu yang disebabkan oleh masalah, pasti, banyak orang yang akan termotivasi dengan apa yang telah kamu lakukan.

***

Meskipun saya nggak tahu apa-apa saja masalah yang kamu miliki, kesembilan hal di atas patutu banget kamu ingat-ingat dan kamu jadikan alasan bahwa kamu nggak boleh menyerah akan sesuatu. Kalau hal tersebut berupa masalah, maka, segera selesaikanlah. Kalau kamu ingin mencapai sesuatu tetapi kamu memiliki masalah yang terus bergulir, maka jangan menyerah. Jadikan hal tersebut sebagai rintanganmu menuju garis finish-mu.

Yang namanya masalah, nggak akan selalu ada di setiap harinya, gaes. Kamu nggak melulu mendapatkan masalah yang membuatmu kesal, pusing dan sebagainya. Maka dari itu, gaes, sebisa mungkin, cobalah lakukan dan selesaikan masalahmu sebaik mungkin. Kalau kamu sudah merasa bahwa kamu ingin menyerah, cobalah untuk ingat kesembilan alasan di atas, ya!

Baca juga:

(Sumber gambar: futurity.org, thrieveglobal.com, kompasiana.com)

LATEST COMMENT
Najwa vika | 14 jam yang lalu

Kak aku mau tanya, untuk snmptn 2020 jurusan tata busana apakah menggunakan portofolio juga?

Ingin Masuk Jurusan Seni dan Olahraga di SNMPTN-SBMPTN 2019? Tanpa Uji Keterampilan, Inilah yang Perlu Disiapkan!
Yasmien Annisya Aulia | 23 jam yang lalu

kak maksud daya tampung snmptn itu apa ? misalnya jurusan fkip ppkn itu daya tampungnya 16 , nah itu daya tampung yang diterima dr setiap sekolah atau gimana ?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Hikmah Rahmah | 23 jam yang lalu

memang lebih banyak diperlukan di perusahaan asuransi tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dapat bekerja di instansi pemerintah, dosen/peneliti, wirausaha dengan membuka kantor aktuaris sebagai konsultan aktuaria dll

Kalau Kamu Suka Akuntansi dan Matematika, Coba Lirik Jurusan Kuliah Aktuaria. Prospek Kerjanya Wow!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©