Investasi untuk Diri Sendiri? Selain Berinvestasi Uang, Ini Dia Hal-Hal Yang Bisa Kamu Lakukan

Kalau kamu punya uang jajan lebih atau waktu luang, biasanya kamu ngapain?

Kalau jawaban kamu masih menggunakan uang jajan lebih dan waktu luang untuk hura-hura, maka kamu masih jauh dari kesuksesan nih, gaes.

Menurut situs medium, 70% orang sukses memanfaatkan uang jajan lebih dan waktu luang mereka untuk berinvestasi. Mereka melihat hal tersebut bukan sebagai sesuatu yang harus disia-siakan, melainkan kesempatan untuk melakukan sesuatu yang sangat ingin mereka lakukan dan pastinya bermanfaat bagi pengembangan diri. Makanya, mereka fokus berinvestasi untuk diri sendiri.

Apa aja bentuk investasinya? Bukan investasi emas, berlian, atau batu akik, melainkan "investasi" dengan.....

1. Buku

Biasanya, buku-buku yang dibeli adalah buku yang berhubungan dengan skill yang ingin dipelajari atau biografi tokoh inspiratif. Tapi menurut saya, setiap buku bisa dijadikan investasi, bahkan misalnya buku komik sekalipun. Namun, seimbangkan koleksi buku hiburan (seperti komik atau novel) dengan buku-buku self improvement kamu. 

Buku merupakan investasi yang baik karena bisa wawasan kamu terhadap hal dan perspektif baru. Kalau berniat menjadikan buku sebagai investasi yang bisa nambah uang jajan, kamu bisa menyewakan atau menjualnya setelah membaca buku tersebut.

2. Networking

Yes! Buat orang sukses, berkumpul bukan hanya sekedar ketawa-ketiwi dan ngopi-ngeteh cantik. Mereka menginvestasikan waktu dan perhatian untuk mendengarkan orang lain. Dengan mendengarkan orang lain, kita bisa mempertajam empati dan membentuk networking yang kuat.

Kamu pastinya udah tahu, dong kalau networking penting banget dilakukan sejak kamu masih muda. 

Karena hampir semua orang sukses percaya, network yang baik adalah pintu gerbang untuk hal-hal positif dan peluang emas dalam hidup kamu. Misalnya, mendapat pekerjaan setelah lulus atau mempertemukanmu dengan rekan bisnis yang pas di beberapa tahun mendatang.

Menurut penelitian di beberapa negara di dunia, 70-80% pekerjaan nggak datang melaui iklan, tapi melalui kenalan mereka. Jangankan pekerjaan, jodoh aja kadang datang dari kenalan kita ya, nggak? #eaaa

3. Seminar atau workshop

Kalau kamu rajin mencari informasi, seminar dan workshop buat anak muda itu bejibun jumlahnya lho, sob. Nggak cuma di Jakarta atau kota besar aja, lho. Tren seminar atau workshop juga sudah menyebar hingga ke daerah. Ini karena generasi muda makin sadar pentingnya berbagi ilmu.

Masalahnya, kebanyakan seminar atau workshop diadakan di hari Sabtu atau Minggu. Ini akan menjadi tantangan buat kamu, apakah kamu berani menginvestasikan waktu dan membuang rasa malas untuk datang dan menimba ilmu.

4. Istirahat dan olahraga teratur

Nggak cuma barang dan kegiatan penting, istirahat juga merupakan investasi yang nggak ternilai harganya, lho. Buat para orang sukses, ketika ada waktu luang mereka mengistirahatkan tubuh dan otak dari deadline sehari-hari.

Tentunya istirahat berkualitas nggak mesti menyita waktu terlalu banyak. Cobain 7 langkah simpel ini untuk menkmati waktu istirahat kamu, gaes. Setelah recharge tubuh dan otak dengan istirahat yang berkualitas, kamu bakal siap "tempur" lagi, deh!

Selain istirahat, olahraga juga dinilai sebagai investasi penting. Kamu boleh, lho, beli peralatan penunjang olahraga yang kamu mau. Misalnya, sepatu yang tepat untuk lari, earphone yang mumpuni untuk mendengarkan musik sambil nge-gym, atau outfit yang nyaman untuk olahraga lain yang sesuai sama kamu. Tapi ingat, investasi sport gears-nya betulan dipakai untuk bikin kamu semangat olahraga, ya. Bukan semangat pamer. Hehehe...

5. Tabungan

Tabungan sudah jelas merupakan investasi yang harus kamu lakukan sejak muda. Menyisihkan uang jajan udah jadi kewajiban dan kebiasaan para orang sukses.

Oh iya, menurut Kak Melia Sagita, seorang anak muda di bidang sociopreneur, banyak anak muda terlalu fokus menginvestasikan tabungan berupa uang aja. Padahal, tabungan dengan bentuk kerja sosial, membantu orang lain serta beramal juga merupakan investasi yang bisa dilakukan dan penting untuk dibiasakan. 

Intinya, di samping tabungan harta, tabungan kebaikan harus tetap diperhatikan, sob!

(Sumber gambar: indiabizforsale.com, black-mary.com)

LATEST COMMENT
Helena Chirsty | 2 jam yang lalu

sekedar saran dan sepengetahuan saya dari teman sih, biasanya kalau udah kuliah ( preklinik ) baru ketahuan minat dan kemampuannya nya ke arahmana, baru nentuin mau ambil spesialis apa.soalnya kan mata kuliahnya beda - beda , ada patologi klinik , forensik , anatomi ,reproduksi, kardiovaskuler,…

Kamu Nggak Cocok Ambil Prodi Kedokteran dan Jadi Dokter, Kalau…
Septi Alma Kurnia | 5 jam yang lalu

Kapan tanggal pendaftaran tahun 2021

Serba-Serbi Informasi mengenai PMB Mandiri ISI Yogyakarta 2019
Septi Alma Kurnia | 5 jam yang lalu

Doain saya ya supaya bisa diterima di ISI yogyakarta aamiin, saya harap kalian yang membaca ini bisa ikut men -aamiin kan hehe,makasi.

SNMPTN 2021 Universitas Indonesia: Keketatan Persaingan Prodi UI di SNMPTN 2020 dan Lainnya
Septi Alma Kurnia | 5 jam yang lalu

Doain saya ya gais,semoga di terima di ISI yogyakarta,saya sangat terima kasih apabila kalian yang membaca kalimat ini dan mengaminkannya,sekian makasi.

21 Pola Pikir Pelajar yang Perlu Diubah
Desy Damayanti | 2 hari yang lalu

Terima kasih kak, artikelnya sangat membantu, sukses selalu.

Materi UTBK SBMPTN 2021: Ada TPS dan TKA
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1