5 Kalimat yang Harus Dihilangkan dari Pikiranmu Biar Hidup Jadi Lebih Positif

Kamu, saya dan setiap orang di dunia ini pastinya memiliki jalan pikiran yang berbeda-beda bukan? Baik itu pikiran yang negatif atau positif. Nah, tanpa disadari, berbagai macam hal yang kamu pikirkan bisa berdampak besar bagi dirimu sendiri, lho.

Misalnya, kalau kamu selau berpikiran negatif atau selalu berpikiran pesimis, perkataan yang keluar dari mulutmu juga akan terpengaruh—entah saat kamu berbicara, nada suaramu akan tinggi, kamu akan selalu marah-marah atau nggak bersemangat.

Maka dari itu, gaes, sebisa mungkin jangan terlalu memikirkan hal yang nggak akan membawa dampak positif pada dirimu sendiri. Bahkan, 5 kalimat berikut ini pun harus kamu hilangkan dari pikiranmu biar hidupmu jadi lebih positif. Penasaran apa saja kalimatnya? Yuk, cari tahu!

1. "Apakah aku bisa berhasil? Selama ini aku sudah mencoba, tapi aku selalu menemui kegagalan dan kegagalan lagi"

Selama kita hidup, saya rasa, kegagalan akan selalu ada menemani langkah kita. Entah kegagalan itu datang saat kita sedang mencapai sesuatu yang sudah lama diinginkan atau yang lainnya.

Yang perlu kamu pahami, kegagalan adalah keberhasilan yang sedikit tertunda. Kegagalan juga nggak selamanya buruk. Sebab, di sana banyak pelajaran berharga yang bisa disimpan untuk dipakai sebagai pengingat dan sumber kekuatan di masa depan.

Well, kalau kamu ingin menyerah karena merasa sudah berjuang dengan sekuat tenaga, tapi hasil yang kamu dapat nggak sesuai ekspektasi. Itu wajar sekali, tapi jangan lekas berhenti dan menyerah begitu saja, gaes! Tertunda bukan berarti tak bisa kamu raih, hanya saja kamu harus berusaha lebih giat dari hari kemarin dan lebih memikirkan segala sesuatu secara matang.

Kalau sudah kamu merasa lelah buat berjuang. Nggak apa-apa, kok, istirahat sebentar sembari merefleksikan diri dan meminta saran serta bantuan pada orang yang kamu percayakan (bisa orang tua, kakak, adik, teman, pacar, dan lain-lain).

2. "Kenapa, ya, aku nggak bisa seperti dia? Dia punya segalanya, sedangkan hidupku biasa-biasa saja"

Hayoo… siapa yang sering bilang begitu?

Well, membandingkan diri sendiri dengan orang lain secara berlebihan nggak akan membawa dampak yang bagus. Malah akan membuatmu semakin merasa rendah diri dan nggak layak mendapatkan.

Tentu saja pikiran yang seperti itu harus dibuang jauh-jauh karena setiap manusia sudah punya jalan hidupnya masing-masing dan mereka semua punya hak buat berhasil dalam kehidupannya. Even  bagi kamu, hidup orang lain terlihat sangaatt sempurna dan menyenangkan—kamu jangan sampai memelihara rasa iri hati yang berkepanjangan. Karena kamu nggak mengetahui apa saja yang sudah mereka lewati atau usahakan supaya mendapatkan apa yang mereka impikan.

Daripada sibuk membandingkan kehidupan diri sendiri dan orang lain, alangkah lebih baik kalau kamu sibuk memperbaiki diri dan hidup dengan niat dan kerja keras yang besar. Supaya keinginan-keinginan dalam hidup yang belum kamu capai, bisa kamu wujudkan dengan segera.

3. "Sepertinya AKU NGGAK BISA, deh melakukan ini. Karena aku nggak punya kemampuan yang mumpuni"

Nah, ini sering banget terjadi sama generasi muda saat ini (termasuk saya sendir). Belum-belum apa sudah pesimis.

Ya, harusnya, sih, walaupun kemampuan dan bakat yang dimiliki itu nggak banyak. Bukan berarti kita nggak berhak mencobanya sampai bisa dan bahkan berhasil. Soalnya, semua orang berhak untuk memperjuangkan segala sesuatunya dengan segenap kemampuan yang dimiliki, terlepas dari berapa besar kemampuan yang dipunya.

Selain itu, nggak baik juga kalau kita sering meremehkan kekuatan diri sendiri bahkan sebelum kita mencobanya dengan sungguh-sungguh. Karena seperti yang sudah saya bilang, setiap dari kita berhak mendapatkan kesempatan—baik untuk belajar maupun untuk mendapatkan keberhasilan.

4. "Dasar payah! Aku tuh merasa jadi manusia yang nggak berguna sama sekali"

As you know, nggak ada manusia yang nggak berguna, gaes. Semua bergantung bagaimana kamu berpikir dan berusaha. Soalnya, setiap orang yang dilahirkan di dunia ini selalu bisa menjadi orang yang hebat sesuai dengan kerja keras mereka masing-masing.

Kalau kamu selalu mencoba membuat pikiran menjadi baik dengan memikirkan hal-hal yang positif. Maka secara otomatis, hal tersebut juga akan terbawa dalam tindakanmu sehari-hari. Misal, kamu jadi lebih bersemangat buat meraih mimpi, nggak mudah putus asa, dan lain.

Singkatnya, selalu melabeli diri sendiri dengan kata-kata atau pikiran yang nggak baik harus dikurangi mulai dari sekarang. Karena hal tersebut adalah salah satu hal yang kecil yang berdampak besar dalam hidupmj dan bisa menghambatmu buat jadi manusia yang berhasil nantinya. Selain itu, dengan melabeli diri sendiri dengan kalimat negatif pun bisa membuat kamu hanya fokus akan kekuranganmu saja, bukan memaksimalkan kelebihan yang ada.

5. "Dia sangat cantik/tampan, aku jadi nggak percaya diri buat mendekati perempuan/laki-laki karena nggak semenarik dia"

Satu lagi kalimat yang seperti di atas yang harus dihilangkan dari dalam pikiran, apalagi buat kalian yang lagi fall in love. Hihihi.

Well, setiap manusia itu punya keunikannya sendiri-sendiri, termasuk bagaimana bentuk fisik itu sendiri dan terlepas bagaimana kamu menganggapnya. Jangan merasa ngak percaya diri atau merasa kurang menarik dari orang lain.

Ya, memang, sih, merasa insecure a.k.a nggak percaya diri bukan sesuatu yang menyenangkan—bahkan bisa menimbulkan perasaan yang nggak nyaman dalam diri sendiri. Tapi, kalau kamu mau mengubah pikiran negatif itu menjadi energi positif. Maka, akan menjadi motivasi tersediri buat memperbaiki diri dengan benar dan maksimal.

Anyway, memperbaiki diri nggak melulu hanya soal fisik atau penampilan saja, lho. Tapi, juga bisa soal pengetahuan dan wawasan. Soalnya fisik (cantik/tampan) nggak selalu menjadi tolak ukur dalam kriteria memilih pasangan hidup.

***

Itu dia kalimat-kalimat yang harus dihilangkan dari pikiran biar hidupmu jadi lebih positif dan  bermakna, gaes

Jadi, gimana? Apakah kamu termasuk orang yang sering mengatakan kalimat-kalimat di atas? Jika iya, cepat berubah dan jangan katakan hal itu lagi, ya!

Baca juga:

 

 

(Sumber gambar: blog.halosis.co.id, getpocket.com, vripmaster.com)

LATEST COMMENT
Yulika Aprianiii | 14 jam yang lalu

Saya jurusan IPS dari 5 hal di atas kemungkinan saya bisa masuk hi tapi masih takut gk bisa caranya agar lebih muda di terima di universitas gimna caranya

5 Tanda Bahwa Jurusan Hubungan Internasional Cocok Buat Kamu
Fatimah Ibtisam | 22 jam yang lalu

Bukan, Asesmen Nasional bukan untuk mengukur prestasi individu siswa, tetapi semacam penelitian untuk mengetahui capaian pendidikan di sekolah dan daerah. Yang ikutan hanya sebagian murid yang dipilih secara acak sebagai responden.

Info Lengkap Asesmen Nasional 2021, Bukan Sekadar Pengganti UN
Fatimah Ibtisam | 22 jam yang lalu

Setahu kami, kelas 12 ujian sekolah (UAS) seperti biasa. Tidak ada Ujian Nasional.

Info Lengkap Asesmen Nasional 2021, Bukan Sekadar Pengganti UN
Lysta Ayu Pratama | 1 hari yang lalu

Aku barusan lihat yt katanya kls 12 ngga ada UN sama AKM, tapi tetap ada Ujian Sekolah

Info Lengkap Asesmen Nasional 2021, Bukan Sekadar Pengganti UN
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1