Maaf, Sistem Kebut Semalam Itu Nggak Efektif, Sob!

Besok ujian? Artinya, malam ini kita ngapain sodara-sodara? Begadaaaaaang!

Ngaku aja, deh. Pasti kamu pernah cramming alias Sistem kebut Semalam (SKS) untuk menghadapi ujian. Jadwal ujian sih, udah tau dari jauh-jauh hari, tapi buka bukunya baru tengah malam H-1. Alhasil, semua materi dibaca dengan ngebut dan dipaksa dijejelin ke otak. Trus, simsalabim, berharap besok bakal ingat semuanya. Ngarep! 

Ilmu SKS

SKS bisa didefinisikan sebagai praktek belajar secara “intensif”, untuk menyerap informasi sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya. Mending kalo materi ujiannya cuma satu bab. Lah, kalau satu buku? Kelarrr bosss!

Jadi, kecuali kamu punya ingatan fotografis, percaya, deh, SKS sebenarnya nggak efektif!

Makin Terdesak, Makin Ingat?

Memang, sih, dalam kondisi panik, otak bakal mengingat dengan lebih baik. Soalnya, hormon yang keluar saat stres, yaitu kortisol dan adrenalin, bisa memicu daya ingat. Masalahnya, ada  yang namanya efek spasi. Apakah itu?

Dalam Ilmu Psikologi, efek spasi adalah sebuah fenomena dimana manusia lebih mudah mengingat sesuatu kalau hal tersebut dipelajari berulang-berulang secara perlahan. Teknik ini jauh lebih efektif dibandingkan mempelajari sesuatu dalam waktu singkat. Dengan kata lain, hasil belajar SKS nggak bakal se-oke hasil belajar normal.

Sebagai tambahan, Profesor Thomas H. Mentos, dalam bukunya yang berjudul The Human Mind, menjelaskan bahwa apa yang kita pelajari dengan cepat akan dikeluarkan dengan cepat pula. Alhasil, kalau kita belajar ngebut, info yang bisa dipertahankan otak kita hanya 20 persen.

Jadi, kalau kamu ngerasa cocok dan sukses belajar dengan sistem SKS, beware! Kemungkinan besar kamu cuma akan ingat materinya pas hari-H ujian, selanjutnya, sudah lupa, tuh!

"'Kan yang penting lulus ujian?"

Emangnya sekolah atau kuliah cuma buat lulus ujian aja? Gimana dengan intelektualitas kamu sebagai mahasiswa? Punya bekal apa kamu setelah lulus nanti? Jangan mikir jangka pendek yuk, ah!

H.E. Gorst, pengarang buku The Curse of Education, juga bilang kalau cara belajar seseorang identik dengan SKS, hasilnya nggak bakal maksimal. Dengan kata lain, kamu nggak bakal jadi pelajar yang gemilang.

Ilmu Kepepet

Terus gimana dong kalo terpaksaaaaa banget harus SKS?

Well, kalau kamu begadang, pastikan kamu minum air putih yang cukup, supaya nggak dehidrasi. 

Ingat juga, otak kita berjalan karena glukosa yang cukup di dalam tubuh. Jika kadar gula kamu rendah, otak pun nggak bisa berfungsi dengan baik. Jadi, sarapan lah sebelum kamu ujian.

(sumber foto: tutorhub, funnyjunk, 40media, bpblogspot)

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 17 jam yang lalu

Hai Muhammad Hafidz, yang bisa mendaftar adalah lulusan jurusan IPA dan SMK dengan kejuruan yang sejalan. Untuk mengetahui dengan pasti, kamu bisa menanyakan pada BINUS UNIVERSITY.

Bedah Faculty of Engineering BINUS UNVERSITY
ALEX ALZAM, S.Kom, M.Kom | 24 jam yang lalu

- Universitas Amikom Yogyakarta - Universitas Gadjah mada - UPN VETERAN - UII

Serba-Serbi Jurusan Cyber Security: Dari Mata Kuliah Hingga Prospek Karier
Navi | 1 hari yang lalu

Halo kak, kalau anak IPA lintas jurusan ke sastra inggris atau ilmu komunikasi nilai yang dilihat yg mana aja ya? Soalnya saya ga punya nilai sosiologi, ekonomi, dan geografi. Terima kasih.

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Muhammad Hafidz | 2 hari yang lalu

Jadi lulusan Multimedia seperti saya ga bisa daftar jurusan Computer Engineering?

Bedah Faculty of Engineering BINUS UNVERSITY
Elza Aulia | 5 hari yang lalu

Semoga ya Allah saya menjadi pilot dan bisa membanggakan orang tua saya aminnnn

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1