5 Cara Powerful untuk Mengganti Kebiasaan Buruk!

Sebelumnya, saya pernah menulis artikel yang mengatakan bahwa mengubah suatu kebiasaan buruk merupakan suatu hal yang nggak mudah. Untuk mengubah kebiasaan buruk bisa sulit dilakukan karena kebiasaan tersebut pastinya sudah kamu lakukan selama bertahun-tahun. Selain itu, mengubah kebiasaan buruk bisa menjadi sulit karena alasan-alasan yang bisa kamu baca di artikel yang satu ini 5 Alasan Kenapa Kamu Sulit Mengubah Kebiasaan Nggak Baik

Nah, meskipun ada alasan kenapa mengubah kebiasaan buruk itu sulit, namun, bukan berarti alasan tersebut sudah saklek dan nggak bisa diubah, kok. Walaupun mengubah kebiasaan buruk merupakan suatu hal yang sulit namun, kamu masih bisa mengubah kebiasaan tersebut.

Menurut Phillippa Laly yang merupakan seorang peneliti kesehatan psikologi di London College University, orang yang sedang berusaha mengubah kebiasaannya akan membutuhkan dua bulan hingga delapan bulan untuk mengubah dan beradaptasi pada kebiasaan barunya. Well, kalau dilihat dari penelitian ini, kamu bisa mengetahui bahwa selain sulit untuk mengubah kebiasaan buruk, dibutuhkan juga wakru yang relatif panjang untuk mengubahnya ke kebiasaan baik.

Meskipun mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik merupakan suatu hal yang sulit dan membutuhkan waktu lama, perlu diingat bahwa jangan sampai kedua hal tersebut malah membuatmu nggak percaya diri untuk mengubah kebiasaan burukmu. Sulit dan lama bukan berarti kamu nggak bisa mengubah kebiasaan burukmu. Kamu nggak perlu untuk merasa minder atau nggak percaya diri. Kamu hanya membutuhkan beberapa cara yang powerful untuk mengubah kebiasaan burukmu. Penasaran cara apa saja yang powerful untuk mengubah kebiasaan buruk? Cek artikel yang satu ini!

1. Pilih satu kebiasaan buruk yang ingin diubah

Nah, karena terlalu semangat karena suatu hal seperti tahun baru, ada teman yang bisa keluar negeri untuk pertukaran pelajar dan motivasi lainnya, akhirnya, kamu memilih banyak kebiasaan buruk untuk kamu ubah.

mengubah kebiasaan buruk

Padahal, yang namanya mengubah suatu kebiasan buruk, nggak bisa kamu lakukan secara serentak. Kamu nggak bisa mengganti semua kebiasaan burukmu dalam satu waktu. Seharusnya, kamu memilih satu kebiasan buruk dan fokuslah untuk mengganti satu kebiasan buruk tersebut.

Mengubah kebiaasaan buruk menjadi suatu kebiasaan yang baik bukanlah suatu hal yang mudah. Maka dari itu, saya sarankan kamu untuk memilih salah satunya terlebih dahulu. Perlu kamu ingat, kamu bisa memilih satu kebiasaan buruk yang benar-benar dominan di dalam dirimu. Dengan memilih satu kebiasaan buruk untuk diubah, kamu akan lebih fokus mengubah satu kebiasaan buruk tersebut.

2. Cobalah untuk mengganti kata "aku nggak bisa..." menjadi "aku nggak..."

"Duh, aku nggak bisa rebahan dan malas-malasan, nih, karena aku sedang mencoba untuk mengubah kebiasaan tersebut". Well, kalau kamu membiasakan diri untuk bilang "nggak bisa", maka, kamu bisa saja, lho, nggak memiliki motivasi untuk merubah kebiasaan burukmu. Kenapa begitu?

Karena, pada dasarnya, banyak dari kita yang nggak suka dengan kata larangan. Ketika dilarang, pasti banyak juga dari kita yang akan melanggar hal tersebut. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang dicantumkan pada jurnal consumer reseach. Penelitian ini melibat seratus dua puluh orang yang dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok yang mengatakan ia "nggak bisa" makan cokelat dan ia "tidak" makan cokelat. Nah dari hasil penelitian ini, ternyata enam puluh satu persen dari kelompok yang mengatakan bahwa ia nggak bisa memakan cokelat justru malah memakan cokelat setelah diberikan. Dari sini, kamu bisa mengetahui bahwa ketika kamu bilang "nggak bisa" maka sebenarnya kamu akan mencoba untuk melanggar apa yang kamu bicarakan kepada dirimu sendiri.

3. Pilih satu hari yang buruk untuk mengubah kebiasaan buruk

Terkadang, kita akan mengubah sesuatu karena satu hari yang buruk. Dulu, ketika saya masih duduk di bangku SD, saya sering mendapatkan nilai jelek pada satu mata pelajaran, se hingga pada satu hari saya dimarahi oleh guru mata pelajaran tersebut. Karena saya nggak terima atas perlakukan guru saya, akhirnya saya berusaha untuk belajar dan mengubah kebiasaan buruk saya yaitu malas belajar. Dengan begitu, akhirnya saya bisa menunjukkan kepada guru saya bahwa saya pun bisa belajar dengan baik dan mendapatkan nilai bagus.

Nah, dari cerita saya di atas, saya dapat mengubah kebiasaan buruk saya karena suatu hari atau kejadian yang menurut saya buruk. Saya nggak mau bahwa hari atau kejadian seperti itu dapat terulang kembali. Maka dari itu, saya mengubah diri untuk menjadi lebih rajin supaya hari buruk tersebut nggak akan terjadi lagi di masa depan.

 Hal ini pun bisa kamu lakukan, lho. Cobalah cari satu hari yanfg terburuk untukmu lalu cobalah untuk ubah kebiasaan burukmu agar satu hari buruk tersebut nggak akan terjadi lagi di masa depan.

4. Cari pengganti untuk kebiasaan burukmu

Kalau kamu hanya ingin mengubah kebiasaan burukmu tanpa mencari apa penggantinya, yang ada, kamu hanya akan merasa kesulitan untuk mengubahnya. Seperti yang kita tahu, banyak orang yang mencoba untuk melepas rokok tetapi untuk mengurangi rokok tersebut dibutuhkan usaha yang cukup besar. Ada yang berhasil mengurangi rokok namun, ada juga yang nggak berhasil menguranginya. Nah, mereka yang nggak berhasil mengurangi merokok biasanya karena mereka nggak memiliki hal yang bisa menggantikan rokok.

Mereka yang berhasil berhenti merokok biasanya karena mereka menggantikan kebiasaan tersebut kepada suatu hal seperti memakan permen, minum kopi atau bahkan beralih kepada gaya hidup yang sehat seperti berolahraga ketika merasa ingin merokok, memakan cemilan sehat dan sebagainya.

Nah, kalau kamu mau merubah kebiasaan burukmu kepada suatu hal yang baik, pastikan bahwa kamu memiliki penggantinya, ya. Misalnya, ketika kamu ingin mengubah kebiasaan makan makanan junk food menjadi makan makanan yang sehat, kamu harus mencari atau memasak makanan sehat namun enak untuk dimakan.

5. Nggak ada pengecualian

jangan ada pengecualian

Ketika kamu sedang berusaha mengubah kebiasaan buruk, janganlah mencari atau membiasakan diri dengan pengecualian. Misalnya gini, kamu ingin mencoba mengubah kebiasaan pola tidurmu yang nggak beraturan. Yang biasanya kamu bisa tidur jam tiga dini hari lalu bangun di jam sembilan pagi hari dan seterusnya, cobalah untuk ubah kebiasaan tersebut dengan pola waktu yang teratur secara konsisten.

Yang biasanya kamu tidur jam tiga dini hari dan bangun di siang hari, cobalah untuk tidur di jam sembilan malam dan bangun paling lambat jam setengah tujuh pagi. Baik itu hari sekolah maupun di hari libur, kamu harus menerapkan pola jam tidur ini.

Kenapa, sih, kita harus melakukannya secara konsisten tanpa adanya pengecualian? Well, jawabannya adalah agar kamu terbiasa dengan hal baru yang akan kamu lakukan. Ketika kamu membuat pengecualian, yang ada nanti kamu malah sulit kembali memulai sesuatu yang baru tersebut setelah melakukan pengecualian tersebut.

***

Yap, itulah beberapa cara yang cukup powerful untuk mengubah suatu kebiasaan buruk. Perlu diingat, gaes, cara yang powerful di atas pun membutuhkan konsistensi yang tinggi juga, lho. Kalau kamu nggak konsisten dalam melakukan ketujuh hal di atas, maka, yang terjadi ialah kamu akan tetap nggak berhasil dalam mengubah kebiasaan burukmu.

Maka dari itu, gaes, ketika kamu ingin mengubah kebiasaan burukmu, cobalah untuk konsisten dalam melakukan ketujuh hal di atas. Meskipun sulit dan membutuhkan waktu yang lama dalam mengubah kebiasaan buruk, akan tetapi, bukan berarti kamu nggak bisa mengubahnya. Kamu harus tetap sabar, konsisten, pantang mundur dan percaya diri. Ketika kamu sudah bisa mengubah kebiasaan burukmu, hanya kamu, lho, yang akan merasakan keuntungannya. Semangat terus!

Baca juga:

(Sumber gambar: saskiawest.co.uk, irishtimes.com, quotemaster.com)

LATEST COMMENT
Sinta | 5 jam yang lalu

Jurusan ni cocok untuk orang yang jiwa bisnis kak?

Kenalan Lebih Jauh Dengan Jurusan Kuliah Agribisnis
aura tahliya cita roihana | 14 jam yang lalu

Freelance buat jurusan bioteknologi apa ya kak?

Jadi Freelancer Sambil Kuliah: Banyak Keuntungannya
Helen Evy | 1 hari yang lalu

Saya tidak belum diizinkan karena kata orang tua biayanya mahal kalo kuliah di luar kota padahal saya bilang masih ada beasiswa biar meringankan biaya tetapi tetap belum diizinkan, terus saya harus bagaimana?

Cara Meyakinkan Orang Tua Supaya Boleh Kuliah di Luar Kota Atau Luar Negeri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1