7 Kebiasaan yang Bikin Orang Lain Jadi Hilang Respek Sama Kamu

Pernah nggak sih, gaes? Kamu merasa ilfeel atau nggak suka atau nggak respek ketika melihat tingkah laku temanmu. Pasti pernah, dong.

Nah, rasa hormat yang kamu dapatkan dari orang lain itu, tercermin dari tingkah lakumu sendiri. Karena itu, biar dihormati orang lain, kamu perlu terlebih dahulu menghormati orang lain dan berperilaku sewajarnya.

Akan tetapi, seringkali kita itu nggak sadar kalau perilaku dan kebiasaan kita itu bisa membuat orang lain jadi ilfeel, nggak suka dan nggak respek lagi sama kita. Padahal sebagai makhluk sosial, kita harus bisa berhubungan baik dengan makhluk sosial lainnya.

Well, daripada kehilangan respek dari orang di sekitarmu, ada baiknya kamu ketahui dulu kebiasaan jelek apa, sih, yang bikin orang lain hilang respek. Mau tahu? Simak berikut ini.

1. Selalu mengeluh

Yap! Kebiasaan pertama yang bikin orang lain jadi hilang respek sama kamu adalah suka mengeluh. Semua orang pasti punya masalahnya masing-masing. Kalau kamu selalu mengeluh terhadap situasi apa pun, kemungkinan orang lain bukannya merasa simpati denganmu tapi malah jadi keki!

Sekalipun mereka mendengarkan keluhanmu, belum tentu juga mereka peduli padamu. Selain itu, selalu mengeluh pun menunjukkan bahwa kamu kurang bisa beradaptasi dengan situasi buruk dan sering negative thinking.

2. Nggak punya pendirian

Siapa di sini yang sering plin-plan alias nggak punya pendirian? Kalau ada teman berkata A, kamu juga berkata A. Kalau besoknya temanmu berkata B, maka kamu juga akan berkata B.

Kalau kamu sering menunjukkan perilaku seperti itu, yang ada orang lain akan hilang respek sama kamu, gaes. Misalnya saja dalam suatu diskusi kelompok di kelas, ketika kamu akan menyampaikan pendapat mengenai suatu masalah, teman-temanmu akan meremehkan pendapatmu karena mereka tahu kamu orangnya nggak punya pendirian.

Jadi, mulai sekarang jangan terlalu plin-plan dan terus menyetujui apa pun yang orang lain inginkan. Coba, deh, kalau ada diskusi kelompok lagi, utarakan apa yang ada di pikiranmu kepada teman-temanmu.  Mengungkapkan pendapat nggak ada salahnya, kok, selama pendapat itu nggak menyinggung oranng lain.

3. Sering ingkar janji dan sering terlambat

Kelihatannya 2 kebiasaan ini sering banget terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Bener nggak? Hehehe.

Tapi, honestly, kebiasaan ini nggak boleh dianggap normal, lho!

Kebiasaan terlambat datang di waktu janjian akan membuat kesan bahwa kamu bukan orang yang bisa diandalkan dan dipercaya. Kalau kamu terus menerus terlambat, orang pasti sudah menganggap kamu sebagai orang yang 'telatan' dan orang akan menilai bahwa kamu adalah tipe yang nggak menghargai orang lain.

Tentu kamu nggak mau, ‘kan, di cap seperti itu?

4. Membeda-bedakan orang lain berdasarkan penampilan dan hartanya

Selain bikin orang lain jadi hilang respek sama kamu, memelihara sikap yang satu ini juga bisa membuat kamu kehilangan teman, lho!

Nggak masalah, sih, sebenarnya kalau kamu bersikap pemilih terhadap temanmu karena merasa nggak nyambung ketika ngobrol atau karena temanmu itu teralu toxic. Tapi, ketika kamu membeda-bedakan orang lain karena alasan seperti penampilan dan harta yang mereka miliki, rasanya nggak etis deh, gaes!

Ingat bahwa sikap yang kamu lakukan kepada orang lain itu, bisa berlaku sebaliknya, lho! Kamu juga bisa mendapat perlakuan yang sama suatu hari nanti.

5. Nggak pernah berkata jujur a.k.a nggak punya integritas

Kamu tahu nggak? Ternyata integritas itu punya peranan penting dalam karakter seseorang.

Arinya, kalau kamu sering banget bohong (bahkan tentang hal-hal kecil di hidupmu) orang lain akan sulit memercayai apa yang kamu katakan. Nggak cuma itu, sulit bagi mereka untuk percaya kalau kamu bisa bertanggung jawab akan sesuatu hal.

Tentunya, kalau nggak dihilangkan mulai dari sekarang, kebiasaan ini juga akan berpengaruh terhadap kehidupan kerjamu nanti.

6. Nggak bisa mendengarkan orang lain

Mau didengarkan tapi nggak mau mendengarkan. Ya, gimana nggak bikin orang lain jadi kesal sama kamu coba?

Well, ada saatnya kamu harus mendengarkan cerita orang lain tanpa ikut bercerita. Even, kamu sudah pernah mengalaminya (bahkan mungkin lebih dari apa yang diceritakan orang lain ke kamu) kasih kesempatan orang lain buat bercerita dan kasih kesempatan buat dirimu sendiri untuk mendengarkan oran lain.

Sebab, telinga manusia di buat sepasang sedangkan mulut cuma satu, bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah supaya kamu lebih banyak mendengar daripada berbicara.

7. Tukang gosip

Kalau yang ini, sih, berdasarkan pengalaman pribadi. Jadi, sewaktu jaman kuliah dulu, ada beberapa teman saya yang sukanya ngegosip mulu sepanjang kelas kosong. Dan itu nggak terjadi 1 kali atau 2 kali saja, berkali-kali.

Alhasil, saya jadi kurang respek sama mereka. Saat mereka mulai ngegosip, saya lebih memilih menghindar keluar kelas dan dikatain apatis sama mereka karena nggak mau ikutan ngegosip. Hadeh! 

Coba, deh, buat kalian yang sukanya ngegosipin orang , mula sekarang fokus dengan kehidupanmu sendiri. Dengan fokus sama hidupmu sendiri, kamu jadi nggak punya waktu lagi buat ikut campur permasalahan orang lain. Selain bikin kamu lebih happy, kamu juga nggak perlu berurusan dengan drama yang sebenarnya kurang relevan sama kehidupanmu.

***

Singkatnya, membangun komunikasi dan menghargai orang lain itu sangat penting dalam hubungan apapun. Entah itu di sekolah, kampus, dan dunia kerja. That’s why, setelah membaca artikel ini, jangan lupa untuk merefleksikan dirimu dan hindari 7 kebiasaan di atas.

Ingat! Perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, ya, gaes!

 

 Baca Juga:

 

(Sumber gambar: ejournalz.com, preventionaus.com.au, dictionary.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Tiara Windi | 26 hari yang lalu

Karena merasa gk nyaman aja gitu tmn2 yg lain kok pada enak2 aja aku kok gk enak gitu Krn bidang kerjaan mereka cuma duduk aku berdiri teruss

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Tiara Windi | 26 hari yang lalu

Kak saya ingin pindah magang

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Akun Tum | 1 bulan yang lalu

Hi min bagaimana kalau semester 5 ini gua punya maksimal 24 sks dan sks yg dapat ku ambil cuman 23, nah bagaimana itu klau ada mk wajib 1 yg 3 sks nya saya buang dan menggantikan dengan mk pilihan 2 yang 2 sks-2 sks, untuk mempas kan sks 24.. Menurut mimin bagaimana baiknya

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1