Dilarang Posting Ini di Media Sosial!

Sekarang ini, platform media sosial ada banyak banget, walaupun belum sebanyak mini market yang muncul tiap 100 meter di jalanan, sih. Sebut saja Facebook, Twitter, Instagram, Path, Snapchat, Periscope, Ask.fm, dan lain sebagainya. Biasanya orang-orang eksis di lebih dari satu medsos, bahkan ada aja, lho, yang aktif di hampir semua medsos.  

Eksis di medsos boleh-boleh, aja, tapi hati-hati ya, gaes, apalagi buat kamu yang sedang apply ke sesuatu yang vital, misalnya melamar kerja, melamar beasiswa, atau melamar anak Pak Camat. Soalnya, saat menyaring kandidat, pihak perusahaan atau pihak penyelenggara beasiswa bakal stalking profil media sosial kamu. Satu posting-an "ngaco" di medsos bisa bikin cita-citamu kelar, bahkan sebelum sempat dimulai. Horor!

Pastikan kehidupan virtual-sosial kamu nggak jadi bumerang, dengan menghindari hal-hal berikut di medsos:

1. Posting hal-hal kasar berbau politik dan menyinggung SARA. Kalau yang sifatnya aspirasi masih sah-sah aja, selama sopan dan berbentuk kritik membangun.

Justine Sacco, seorang eksekutif Public Relation ternama, nge-twit ini sebelum dia berangkat ke Afrika. Tanpa dia sangka, banyak netizen yang tersinggung banget, sampai akhirnya Sacco dipecat dari pekerjaannya.

2. Post hal-hal pornografi atau image yang provokatif. Ini termasuk jika kita share foto, lelucon, atau artikel yang vulgar, walaupun batasan vulgar dan pornografri masih samar, karena standar tiap orang berbeda-beda. Mendingan main aman aja, deh. Jadi sebelum post atau share hal-hal rancu, tanya dulu ke diri sendiri: hal ini masih oke dikonsumsi publik nggak, termasuk anak-anak? Kalau adik / keponakan / saudara saya yang masih kecil ngeliat ini, how would I feel about it?

3. Posting hal-hal yang menunjukkan kebencian.



Mungkin masih pada ingat, ya, soal Path nggak empati dari seseorang bernama Dinda yang akhirnya jadi viral ini

4. Posting hal-hal (yang nyerempet) kriminal.

Pasti tau dong, ya, kasus Ida Tri Susanti yang nge-post foto ini di Facebooknya. Hasilnya? Lagi-lagi gara-gara kecaman masyarakat, Ida sampai diperiksa Polres.

5. Marah-marah dan komplen mengenai teman kerja, apalagi atasan. Meskipun udah nggak kerja di kantor tersebut lagi.

6. Mengeluh tentang masalah (terlalu) pribadi.

7. Komunikasi dan tata bahasa yang buruk.

And, of course, there's this infamous tweet

8. Posting hal-hal konyol lainnya, apalagi yang menyinggung orang lain, seperti memasang foto dosen pas lagi tidur. Sengeselin apapun si dosen, hal kayak gitu tetap nggak pantas.

Masih banyak hal lain yang seru dan menarik buat di-posting, selain kedelapan hal di atas. So, ngapain ambil resiko?

(sumber gambar: Phys, Newsth, Popmagz, Kompas, Huffington Post)

LATEST COMMENT
Mira Puspita | 2 hari yang lalu

Mas Andreas Gandhi, jujur saat ini saya adalah seorang ibu yang sedang mendoakan putranya karena takut kalo putra saya tinggal kelas dia akan di DO dari JB.

Cerita Seorang “Veteran”: Dari Nggak Naik Kelas Sampai Sukses Tembus PTN Impian
Fransiska Oktaviani | 7 hari yang lalu

open pp/endorse ig/tiktok bisa bayar seikhlasnya email ke [email protected] terimakasih

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Nindi Dwi Oktova | 7 hari yang lalu

Permisi aku mau nanya kalau murid pindahan jurusan ipa dari sekolah asal ke sekolah baru tapi berbeda pada mata pelajaran minat apakah bisa mengikuti SNMPTN? Ex:matpel minat sekolah asal ekonomi dan b.Inggris minat tapi di sekolah pindahan tidak ada matpel ekonomi dan pindah nya pada saat semester 2…

Tanya-Jawab Seputar SNMPTN 2021: Kriteria Penilaian dan Lainnya
Nanda Kyala | 8 hari yang lalu

Kak, jadi anak ipa bisa pilih utbk soshum atau campuran?

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1