Grow Strong Give More: Cara Frisian Flag Indonesia Mengajak Anak Muda Berkontribusi pada Sekitarnya

“Good habits formed at youth make all the difference” - Aristotle

Rencanamu seratus persen setuju dengan quote di atas, nih, gaes. Apa pun hal baik yang kamu lakukan dan biasakan sejak usia muda akan dapat membawa perubahan suatu saat di masa depan. Jangan sampai buang-buang waktu kamu untuk melakukan hal yang nggak berfaedah—apalagi sampai merugikan pihak lain.

Anak muda zaman sekarang dikenal dengan kepedulian sosialnya yang tinggi. Tapi, banyak yang bingung gimana caranya untuk berbuat kefaedahan dan memberikan dampak sosial pada sekitarnya. Emang iya cuma orang dewasa yang bisa berkontribusi dan berdampak positif pada sekitar? Emang iya kalau mau berkontribusi dan berdampak cuma bisa dilakukan oleh orang-orang dari bidang tertentu aja? 

Pertama: Kamu nggak harus tunggu sampai jadi dewasa untuk aktif berkontribusi dan berdampak positif untuk lingkungan sekitarmu. Ide, ucapan, dan tindakanmu sangat berarti bagi masyarakat, lho. Hal-hal kecil pun bisa menjadi kontribusimu pada lingkungan sekitar, selama itu memberikan dampak positif.

Kedua: Siapa pun dari bidang apa pun bisa berkontribusi pada lingkungan sekitarnya. Kamu nggak harus bekerja di bidang sosial, jadi pengusaha kaya raya, atau berprofesi tertentu—begitu juga kamu. Nggak peduli dimana pun letak minatmu dan batas kemampuanmu, kamu bisa berkontribusi untuk lingkungan dengan caramu sendiri.

Di bawah ini adalah 5 cara simpel bagaimana kamu sebagai anak muda bisa memberikan kontribusi dan dampak pada lingkunganmu. Yuk, simak!

1. Kenali kekuatanmu 

Sama halnya seperti memilih program studi kuliah, kamu juga harus kenal dirimu luar dalam untuk mengetahui dimana letak kekuatan kamu, gaes. Saat kamu tahu apa kekuatan dirimu, kamu bisa tahu kemampuan apa yang harus kamu asah agar bisa melakukan hal positif dan berkontribusi untuk sekitar.

Masing-masing kamu punya kekuatan diri dan level kemampuan yang berbeda, sehingga bentuk kontribusi pada lingkungan pun pastinya akan berbeda-beda. Misal, di perayaan 17-an sekolah, yang jago seni bisa bantu bikin dekorasi kece, yang jago administrasi bisa bantu urus pendaftaran lomba. Hal itu bukanlah hal yang buruk, kok. Yang penting, kamu bisa melakukan sesuatu yang kamu banget—berfaedah untuk lingkungan, pula!

grow strong give more future talk

2. Pahami isu

Kalau kata pepatah: tak kenal maka tak sayang. Kalau kamu nggak kenal dengan lingkungan sekitarmu, kamu pun nggak akan tahu dimana kamu bisa menyalurkan memberikan kontribusi terbaikmu. Betul?

Jadi, mulai sekarang, buka mata, hati, dan telinga, deh. Perhatikan masalah apa yang terjadi di sekitarmu—sekecil apa pun itu. Apakah got di komplek perumahanmu selalu mampet? Apakah sering terjadi kehilangan barang di area sekolah? Apakah banyak teman-temanmu yang kesulitan belajar bahasa Inggris? Dengan mempelajari isu di sekitarmu, kamu bisa mencari tahu apa bentuk kontribusi yang bisa kamu berikan sesuai dengan kekuatan diri yang kamu miliki.

3. Speak up, spread it out!

Menjadi suara yang bisa “didengar” oleh orang banyak bukanlah hal yang sulit di zaman now. Kamu bisa menyuarakan apa pun yang ada di pikiranmu baik di sosial media atau di dunia nyata membantu kamu untuk menempatkan dirimu dan isu yang kamu angkat di tengah masyarakat. Kamu adalah bagian dari masyarakat, dan kamu punya tempat untuk mengedukasi dan menginformasikan sekitarmu.

Lagipula, kamu nggak tahu siapa yang akan mendengarkan suaramu di dunia luar sana. Bisa jadi suaramu didengar oleh pihak-pihak yang memiliki pengaruh besar seperti organisasi nasional atau bahkan pemerintah. Jadi ada baiknya kamu memikirkan baik-baik apa yang ingin kamu suarakan sebelum kamu menyebarluaskannya, ya.

4. Berjejaring

Kontribusimu terhadap lingkungan akan terasa jauh lebih berdampak kalau kamu bisa menjalin koneksi dan berjejaring. Di luar sana, mungkin aja ada banyak anak muda lain yang punya ketertarikan pada isu yang sama denganmu, lho.

Coba, deh, kamu cari tahu komunitas, kelompok, atau bahkan organisasi yang juga membahas isu yang kamu minati. Ketika kamu menjalin koneksi dengan mereka, kamu bisa saling bertukar pikiran dan membawa isu tersebut ke cakupan yang lebih luas serta berkolaborasi untuk membuat dampak positif yang lebih besar.

grow strong give more future talk

5. Temukan "wadah" yang tepat

Sebagian besar anak muda (termasuk kamu!) pastinya punya mimpi untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui hal yang kamu senangi. Untuk kamu yang sebentar lagi akan lulus dan memasuki dunia kerja, mencari tempat kerja yang memiliki tujuan seperti ini akan cukup sulit, apalagi yang mampu menjadi "wadah" untuk kamu bertumbuh dan berkontribusi positif pada sekitar.

Banyak anak muda yang berpikir kalau bergabung dengan sebuah perusahaan multinational yang sudah established nggak akan memberikan mereka kesempatan untuk mewujudkan mimpi dan passion mereka untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Padahal, ini salah banget!

Buat kamu yang belum tahu, Frisian Flag Indonesia adalah salah satu perusahaan multinasional yang nggak cuma memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri, tapi juga memberikan kontribusi yang besar bagi lingkungan sekitar. Dengan semangat Grow Strong Give More, semua orang yang menjadi bagian dari Frisian Flag Indonesia sangat didukung untuk belajar dan berdampak untuk mewujudkan tujuan nourishing by nature.

Hmm, jadi gimana, sih, Grow Strong Give More ala Frisian Flag Indonesia? Kamu bisa cek video singkat tentang Lakhsy dan semangatnya yang menginspirasi dalam menerapkan dan mewujudkan mimpi melalui lingkungan kerja: membangun keluarga Indonesia yang kuat dengan memberikan nutrisi berkualitas, terjangkau, dan selalu ada dimana saja bersama Frisian Flag Indonesia.

Gimana, tertarik untuk berkarya dan berkontribusi positif untuk lingkungan seperti Lakhsy bareng Frisian Flag Indonesia? Klik link berikut ini untuk cari tahu lebih lanjut, ya!

LATEST COMMENT
Ekky Lampassa | 7 jam yang lalu

Jurusan IPA bisa masuk kriminologi ga kak?

Jurusanku: Kriminologi Universitas Indonesia, Vania Nabilla Aditiarini
Fatimah Ibtisam | 2 hari yang lalu

Bisa Karen. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa cek syarat peserta SNMPTN untuk prodi HI di PTN yang dituju.

Lintas Jurusan pada SNMPTN, Bolehkah?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2020 Rencanamu ©