Ini yang Harus Kamu Lakukan di Umur 20-an Menurut Para CEO Sukses

Usia 20-an adalah titik balik buat para anak muda baik dalam hidup maupun karir. Ini adalah golden age di mana kita bisa mulai untuk merencanakan goals dan menentukan apa yang bener-bener bikin kita bahagia.

Tapi sebagai anak muda, kita juga kadang clueless alias nggak tahu apa yang harus kita lakukan supaya usia 20-an ini bisa kita maksimalkan dengan baik. Nah, situs Motto bertanya ke beberapa CEO sukses tentang pesan mereka ke anak muda usia 20-an. Apa aja, sih, saran mereka?

Aaron Smith, CEO dan founder dari KX Group

“Hal pertama yang bakal saya bilang adalah travel the world. Nggak ada pengalaman yang bener-bener bisa membuka mata kita selain travelling. Kamu akan akan belajar survive, belajar berkomunikasi dengan orang lain dari budaya yang berbeda-beda. Di umur 25 tahun, saya sudah melancong ke 40 negara dan itu adalah pengalaman luar biasa.

Kalau nanti kamu udah berumur 30, tanggung jawab kamu bakal lebih besar lagi. Jadi beranilah mengabil resiko, berani gagal, dan belajar sebanyak mungkin mumpung masih muda.”

Taichi Hoshino, CEO dari Monetise

“Bangunlah kebiasaan baik sejak usia muda. Misalnya, time management, etos kerja profesional, olahraga teratur, makan sehat, cara mengatur keuangan yang baik, dan lain sebagianya. Kebiasaan baik adalah pondasi yang kuat untuk kamu menjalani apapun nanti.”

Jo Burston, founder dan CEO dari Inspiring Rare Birds

“Seni public speaking bakal bermanfaat buat kamu. Ini bakal membantu kamu untuk mencapai apapun yang kamu mau.”

Tips dari CEO 1 - Youthmanual

Philip Weinman, CEO dari Locomote

“Pilih mentor yang tepat buat kamu. Saran saya, pilih mentor bukan dari keluarga dan bukan yang sekedar memikirkan keuntungan. Pilihlah orang berpengalaman yang benar-benar kamu percaya.”

John Winning, CEO dan founder dari Winning Group

“Dapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya dari magang, menjadi sukarelawan dan kegiatan organisasi/ekstrakurikuler di sekolah.

Jadilah anak muda yang selalu ingin tahu dan menganggap bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuan adalah hal yang penting. Menurut saya, belajar bukan cuma sekedar di institusi formal. Misalnya, kamu bisa memperluas wawasan dengan membaca buku. Kalau kamu punya keinginan untuk terus memperbaiki diri, itu oke banget, lho!”

Zach Johnson, CEO dari atmail.com

“Nikmati hidup kamu semaksimal mungkin. Lakukan hal-hal gila yang nggak merugikan orang lain tapi bisa membuka perspektif kamu dalam memandang suatu hal. Ingat baik-baik, mereka yang berfikir out of the box selalu mempunyai ide kreatif untuk membangun apapun di masa depan!”

Tips dari CEO 2 - Youthmanual

Bevan Nel, MD dari Helping

“Pertama, disiplin dalam mengatur uang. Buat budget dan patuhi budget tersebut!

Kedua, bikin kartu nama yang bagus, sebarkan portfolio kamu. Meskipun kamu masih duduk di bangku sekolah atau kuliah, networking adalah kunci kesuksesan dan kita nggak pernah tahu siapa yang bakal menjadi rekan yang menguntungkan.”

Kevin Lynch, Chief Marketing Officer dari Open Colleges

“Belajarlah dari orang-orang terdekat kamu. Sebetulnya, pelajaran berharga itu datang bukan dari orang yang lebih tua dari kamu, tapi dari mereka yang sebaya dengan kamu. Pengalaman mereka adalah cermin.

Saya lebih banyak belajar dari teman-teman saya. Mereka sangat pintar dan unik. Ini kenapa kita harus pandai memilih lingkungan pertemanan. “

Levi Aron, General Manager dari Yumtable

“Nikmati setiap momen dalam hidup kamu dan set target di setiap aspek kehidupan. Misalnya, kamu harus punya target dalam meraih nilai di kelas atau di kampus. Coba juga untuk set target dalam interaksi sosial.

Saya selalu punya target untuk kenal orang baru minimal 2 orang orang setiap bulan. Jangan lupa untuk ngasih diri sendiri hadiah kalau kamu berhasil mencapai target kamu. Ingat, no goals = no drive = mediocre life.”

Nicholas Smedley, MD of Steller

“Pesan saya, meskipun masih muda, mulailah bisnis dan investasi sesegara mungkin. Pelajari beberapa variasi investasi dan cobalah untuk menjalankannya. Menurut saya, semakin kamu mengerti pasar, semakin kamu bisa menguasainya.”

(Sumber gambar: qz.com, adu.alsayeghmediahub.com, contestwatchers.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Crypton | 17 hari yang lalu

Setelah 2018 ingin masuk oseanografi di postingan ini dan sekarang sudah semester 9, sangat bersyukur bisa ada di oseanografi.. Next S2 Ocean Instrumentation!!

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
Olinnn | 20 hari yang lalu

Open pp/endorse cek ig : pragunawati_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1