Pentingnya Brainstorming, Gimana Supaya Kegiatan Ini Lebih Efektif dan Nggak Sia-Sia

Kalau menurut wikipedia, curah pendapat atau brainstorming yang sering kita dengar (dan mungkin sudah sering kita lakukan) adalah teknik kreativitas yang mengupayakan pencarian penyelesaian dari suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan gagasan secara spontan dari anggota kelompok. Kita berkumpul untuk membahas suatu masalah dan mencari jalan keluarnya besama-sama, gaes.

Istilah brainstorming sendiri dipopulerkan oleh Alex F. Osborn pada awal dasawarsa 1940an. Brain (otak) dan storming (perpaduan/badai) berarti perpaduan ide yang ada di otak masing-masing anggotanya. Sehingga, brainstorming seringkali berisi diskusi pendapat.

Kenapa brainstorming penting dilakukan para anak muda dalam sebuah tim?

Bagi sebuah organisasi, lembaga atau institusi, brainstorming harus dilakukan dengan rutin. Kegiatan ini bukan cuma bermanfaat bagi anggota tim, tapi juga bagi lembaga itu sendiri.

Siswa atau mahasiswa yang sering brainstorming, pastinya terbiasa dengan diskusi. Sehingga, mereka jadi piawai mengungkapkan pendapat dan menerima pendapat orang lain. Sementara manfaat brainstorming bagi sebuah organisasi, membuat masalah dan rencana yang dihadapi bisa diselesaikan secara besama-sama. Peluang untuk menghasilkan inovasi yang kece juga lebih besar lagi.

Tapi ada yang perlu diperhatikan nih, gaes, karena brainstorming melibatkan banyak orang dengan gagasan yang berbeda-beda, maka metode brainstorming dan hambatannya juga nggak bisa disepelekan.

Gimana membuat brainstorming efektif dan nggak sia-sia?

Persiapkan tim yang akan mengikuti sesi brainstorming

Kalau ingin melakukan brainstorming, kamu harus mengenal karakter orang-orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Misalnya, karakter si A lebih banyak bicara. Maka, tempatkan orang tersebut untuk mengungkapkan pendapatnya di akhir sesi. Sehingga penyampain pendapat bisa lebih efektif. Atau, kalau tahu orang-orang yang akan mengikuti brainstorming adalah tipe orang doyan ngaret, maka perkirakan jeda waktu kapan diskusi bisa dimulai.

Bukan hanya mengenal karakter, gaes. Kalau ingin sesi brainstorming kamu efektif, kirim brief singkat soal apa aja yang ingin dibahas dalam sebuah branstroming tersebut. Hal ini akan membuat anggota tim mempersiapkan bahan yang ingin mereka sampaikan. Brief singkat bisa dikirimkan terlebih dahulu melalui email atau sebarkan melalui chat.

Bagi sesi brainstorming menjadi dua bagian dan tentukan waktunya

Bagian pertama, adalah sesi ideas generations. Kumpulkan semua ide dari masing-masing anggota tim. Tuliskan semua ide dan keterangannya. Semakin spesifik keterangan suatu ide, semakin baik, gaes. Makanya minta setiap anggota tim untuk mempersiapkan idenya sebaik mungkin. Brief singkat yang disebar sebelum brainstorming bisa membantu brainstorming bagian pertama menjadi lebih cepat.

Bagian kedua, adalah sesi ideas discussions. Nah, di bagian kedua ini, kita bisa “membantai” satu persatu ide yang ada. Buatlah pro dan kontra dari setiap ide. Persempit kemungkinan terjadinya hambatan. Misalnya, dalam satu ide, buat daftar apa hal-hal yang sekiranya menghambat ide tersebut. Segera cari solusinya dan ulangi untuk ide-ide berikutnya. Tentunya, waktu yang disediakan untuk bagian kedua lebih lama dibanding bagian pertama.

Minta tim untuk fokus dan menjauhkan segala distraksi

Ketika akan memulai sesi brainstorming, usahakan ada kesepakatan antar angggota tim supaya fokus selama kegiatan ini berlangsung. Jauhkan segala distraksi seperti smartphone, laptop (kecuali untuk keperluan brainstorming itu sendiri) bahkan kebiasaan keluar masuk ruangan. Intinya, semakin fokus sebuah sesi brainstorming, tentunya akan semakin seru dan cepat selesai.

Catat dan follow up!

Satu hal yang jarang dilakukan sebuah tim dalam sesi brainstorming adalah catat dan follow up! Bukan cuma hasil, lho, proses diskusi juga penting untuk dicatat. Siapa tahu, ide-ide yang nggak terpakai hari ini, bisa dipakai untuk kesempatan yang lain.

Selain mencatat, lakukan juga follow up dari setiap hal yang harus dilakukan anggota tim. Sehingga, semua bisa diselesaikan secara tepat dan brainstorming kamu nggak sia-sia.

 

(Sumber gambar: fastcompany.com, www.free-management-ebooks.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Deni Y | 1 hari yang lalu

apakah saya bisa berkontak dengan Pak Dimas

Profesiku: Kurator Musik, Dimas Ario
miaaa | 4 hari yang lalu

Assalamualaikum minn Saya baru masuk Smt 3 nih min saya mau ambil 24 SKS masing² 2 SKS per matkul Saya berencana memadatkan jadwal saya hanya Senin-Kamis aja Jadi dalam shari ada 4 matkul Apa itu wort it atau bagaimana Saran dong min

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
mustika | 5 hari yang lalu

Open pp/endorse : Klik Link Ig : https://www.instagram.com/naaan_n_n_/ cek ig : naaan_n_n_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Gina Ajeng | 5 hari yang lalu

Kalo aku maba dr kampus sdh otimatis

SKS dan KRS Itu Apa, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1