Pesawat R80 Buatan Indonesia: Dari Modal Patungan Masyarakat Hingga Peluang Karier Untuk Generasi Z

R80 merupakan pesawat terbang buatan Indonesia rancangan B.J. Habibie. Saat ini, proyek pesawat tersebut sedang dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (perusahaan negara) bersama PT Regio Aviasi Industri (RAI), perusahaan perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang yang didirikan Habibie.

Nggak sedikit modal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pesawat made in Indonesia ini. Bikin prototipenya aja bisa menghabiskan biaya lebih dari 200 miliar Rupiah, belum lagi pengembangan usaha yang memerlukan dana hingga 20 triliun Rupiah. Nah, cara yang dilakukan Pak Habibie dan tim adalah dengan crowdfunding alias sumbangan masyarakat. Yes, kamu bisa kok, ikutan patungan. Ya dong, sekali-kali patungan pesawat terbang, masa’ patungan beli gorengan mulu’?!

Kenapa patungan? Trus, apa target kampanye #terbangkanpesawatIndonesia  ini? Simak infonya berikut ini.

* R80 adalah nama yang diberikan oleh Habibie. Maksudnya “R” adalah untuk regional, alias pesawat ini didesain untuk penerbangan regional/tidak terlalu jauh. Sedangkan 80 merupakan jumlah kapasitas bangkunya.

* Btw, usia Pak Habibie saat ini adalah 81 tahun, dan beliau sedang semangat-semangatnya menggarap proyek pesawat ini. Malu dong, kalau kamu yang umur 18-an malah malas-malasan. 

* Presiden ke-3 RI ini sendiri merupakan tokoh penerbangan dunia. Ada 46 penemuan Habibie di bidang Aeronautika yang dipatenkan dan dipakai berbagai perusahaan dunia ketika membuat pesawat terbang. Sudah waktunya Indonesia menggunakan paten anak bangsanya untuk bikin pesawat.

* Salah satu cara PT RAI mengumpulkan dana adalah dengan crowdfunding bekerja sama dengan situs kitabisa.com. Jadi, rakyat Indonesia diajak buat patungan barengan untuk bikin pesawat. Tujuan utamanya sih, membangun awareness kita semua, ketimbang mengejar nominal dana yang terkumpul. Kampanyenya adalah #terbangkanpesawatIndonesia.

* Lagipula kalau makin banyak yang nyumbang, artinya makin banyak rakyat Indonesia yang peduli. Dan hal ini akan bagus untuk promosi dan branding R80. Harapannya, makin banyak juga investor yang mau berinvestasi dan perusahaan yang memesan R80.

* Di sisi lain, penggalangan dana rakyat untuk pesawat terbang ada nilai historisnya juga. Pesawat angkut pertama yang dimiliki RI yaitu Dakota RI-001 Seulawah, dibeli dengan  emas hasil sumbangan rakyat Aceh.

Hasil patungan masyarakat Aceh untuk Indonesia.

* Biar lebih berasa bahwa R80 adalah pesawatnya Indonesia alias pesawat kita semua, yang menyumbang mulai dari Rp100,000  fotonya akan terpajang di pada body pesawat. Jadi bukan cuma gambar atau logo yang menghias pesawat, melainkan selfie dan foto andalan para penyumbang. Hihihi!

* Kalau Youthmanual lihat sih, target crowdfunding ini lebih ke kalangan muda, ya. Sebab promosinya gaya anak muda banget. Seperti konsep foto tadi, trus ada juga hadiah berupa merchandise kaos, hoodie, hingga jaket bomber. Selera anak jaman now banget, ‘kan?

Pengen foto kamu terpampang di badan pesawat?

* Banyak pula seleb dan figur muda yang mendukung kampanye penggalangan dana R80, seperti Chelsea Islan, Andien, Danang, dan banyak lainnya.

* Program industri pesawat terbang sendiri termasuk salah satu Proyek Strategis Pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017. Yup, jadi pemerintah memang bertekad nih, mau memajukan industri dirgantara, dan salah satunya dengan target bikin pesawat sendiri. Nggak Cuma R80 lho, tapi ada juga N245 yang diproduksi oleh negara (PT. Dirgantara).

* Walau banyak yang mendukung dan berharap, ada juga sih, yang mengkritik dan rada pesimis menanggapi program ini. Di antaranya sih, gara-gara biaya industri pesawat terbang yang kelewat tinggi. Jadi rasanya sayang menggelontorkan uang hingga puluhan triliun untuk proyek tersebut. Apalagi di saat masih banyak masalah dalam masyarakat, seperti fasilitas kesehatan yang minim, kekurangan pangan, dan lainnya. 

“Salah satu Pesawat belum diuji, kok sudah mau dijadikan proyek strategis nasional yang berarti akan diproduksi massal. Daripada menghamburkan anggaran lebih baik membeli kapal cepat untuk penyeberangan,” bagitu pendapat Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo Soekartono dari situs DPR.

* Kalau nggak kepentok budget, sebenarnya Indonesia sudah bisa punya industri pesawat sendiri sekarang.

Yup, akhir tahun 1980an, atas prakarsa pak Habibie, Indonesia merintis proyek pembuatan pesawat. Tanggal 10 Agustus 1995 prototipe N250 berhasil dirampungkan dan terbang di udara. Tanggal itu pun diperingati sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional. Terbangnya pesawat yang disebut Gatotkaca tersebut jadi kebanggaan Indonesia.

N250 terbang di udara tahun 1995. Sayang, proyeknya terhenti.

* Sayang akhirnya proyek ini harus dihentikan tahun 1998 atas rekomendasi badan moneter dunia IMF. Seandainya, Indonesia jadi memproduksi N-250 ketika itu, maka kemungkinan besar sekarang sukses berat dan industri dirgantara tanah air berkembang pesat.

“Pesawat ini (N250) akan laris manis di dunia penerbangan, industri penerbangan kita akan jauh lebih besar lagi" ucap Vice President PT Dirgantara Indonesia Irzal Rinaldi Zailani berandai-andai.

* Dihentikannya proyek pesawat terbang dan krisis moneter di tahun 1998, membuat industri penerbangan di Indonesia ibarat layu sebelum sempat berkembang.   

* Nah, salah satu usaha membangkitkan dirgantara Indonesia adalah dengan #terbangkanpesawatIndonesia R80. Jadi, Selama sekitar 2 bulan ke depan, akan dilakukan penggalangan dana untuk pesawat R80 di kitabisa.com. Jadi kapan nih, pesawatnya jadi dan bisa diterbangkan?

Prototipe R80 ditargetkan selesai dibuat dan terbang perdana pada tahun 2021 mendatang. Dan kalau semua berjalan lancar tahun 2022 akan diproduksi massal.

Lama banget? Iya lah, industri ini memang butuh modal yang besar dan juga waktu yang lama untuk mengembangkannya. Nggak bisa instan. Ngana pikir ngerakit pesawan maenan!

* Tapi ini berarti peluang besar untuk kamu. Ya, KAMU. Sekitar 5 tahun ke depan, industri dirgantara nusantara diperkirakan bakal berkembang dan memerlukan banyak sumber daya manusia yang andal. Bisa jadi kamu salah satunya. Jika berminat, kamu bisa lho mengambil studi bidang dirgantara atau jurusan Aeronautika dan Astronautika (Teknik Penerbangan)‍.

Pak Habibie aja yakin lho, bahwa generasi muda bakal bisa mengembangkan R80 (dan industri penerbangan nusantara). “Kalian lebih baik keadaannya, jauh lebih sempurna dari Eyang (Habibie). Kalian lebih besar, lebih pintar, bisa pakai Ipad Pro. Jadi saya sangat optimistis mengenai masa depan (dirgantara). Semua di tangan Anda. Semua jadi ujung tombaknya R80," ujar beliau.

(sumber gambar: kitabisa.com, acehnews.com, merdeka.com)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Crypton | 16 hari yang lalu

Setelah 2018 ingin masuk oseanografi di postingan ini dan sekarang sudah semester 9, sangat bersyukur bisa ada di oseanografi.. Next S2 Ocean Instrumentation!!

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
Olinnn | 19 hari yang lalu

Open pp/endorse cek ig : pragunawati_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1