7 Cara Menemukan Passion dan Menjadikannya Profesi

Untuk mengubah hidup, salah satu caranya adalah bekerja berdasarkan passion kita. Klise, ya, but it’s true. Soalnya, kalau kita bekerja dalam bidang yang memang kita minati, pasti dilakukannya dengan semangat dan sepenuh hati.

Nikmat banget nggak, sih, kalau setiap hari bisa bangun pagi trus disambut hal-hal yang kita sukai? Work doesn’t feel like work anymore. Tapi gimana, sih, cara menemukan passion kita yang sesungguhnya, dan—lebih baik lagi—menjadikan passion tersebut mata penghasilan kita?

1. Tanya ke diri sendiri: apa hal yang paling kamu sukai banget? Pake banget, lho, ya!

Apakah kamu punya hobi atau sesuatu yang sangat suka kamu lakukan dari kecil, tapi belum kepikiran untuk “diseriusin”? Entah itu baca komik, mengoleksi barang tertentu, atau apa pun. Asal tau aja, hari gini, apapun bisa dijadikan mata penghasilan, lho. Kalau kamu suka komik, kamu bisa buka online shop atau workshop komik profesional, misalnya.

2. Tanya lagi ke diri sendiri: saat baca-baca berita atau artikel, topik-topik apa yang paling kamu suka?

Biasanya, kalau kita punya minat terhadap sesuatu, kita pasti akan semangat ngulik tentang hal tersebut, misalnya dengan mencari berita, buku atau majalah yang berkaitan dengan hal tersebut, atau bahkan meng-Google-nya berjam-jam. Kalau kamu memang selalu tertarik ngulik sebuah topik tertentu, mungkin topik itulah passion kamu, dan kamu bisa menggali kemungkinan-kemungkinan karir dari situ.

3. Corat-coret dan brainstorm

Masih nggak kepikiran juga, apa passion kamu untuk dijadikan profesi? Coba ambil kertas dan alat tulis, trus tulis apapun ide yang terlintas di pikiran. Lihat juga sekeliling kamu, kumpulkan ide, lalu tuangkan di kertas. Pokoknya tulis dulu aja semuanya. Nanti baru kamu nilai kembali hasil coret-coretan tersebut.

4. Bertanya dan berbagi dengan orang lain

Kamu juga bisa tanya-tanya kepada orang-orang terdekat—keluarga ataupun teman—apa passion mereka dan bagaimana mereka dulu menemukannya.

5. Coba dulu

Kalau merasa sudah tahu passion kamu apa dan ingin menjadikannya karir full-time, coba di-tes dulu. Misalnya kamu ingin jadi fotografer, maka lakukanlah secara iseng-iseng sebagai pekerjaan sampingan. Jangan langsung heboh, apalagi sampai meninggalkan semua aktivitas lain dan berinvestasi membeli semua perlengkapannya. Kalau sudah dijalani berbulan-bulan dan kamu masih betah, berarti minat kamu memang fotografi dan sanggup menjadikannya sebagai profesi.

6. Riset, riset, riset

Riset dan kumpulkan info tentang bidang yang kamu minati seeebanyak mungkin. Jangan cepat puas, dan jangan menjadikan para amatir sebagai tolak ukur diri kamu! #galak.  Ingat, you’re going professional, lho…

7. Terus coba dan jangan menyerah

Jangan berhenti latihan dan mempertajam skill kamu, serta jangan cepat menyerah meski ada banyak tantangan. Misalnya, kalau kamu iseng-iseng buka online shop dan ternyata harus menghadapi berbagai problem—mulai dari kerepotan mengatur keuangan sampai menghadapi pelanggan galak—jangan nyerah! Lagian, kalau passion kamu memang di berjualan, kamu emang nggak akan nyerah juga, sih…

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengubah hobi sederhana kamu menjadi pekerjaan yang profesional. Sudah siap?

Disadur oleh Pinnacle dari http://www.lifehack.org/articles/featured/how-to-find-your-passion.html

(sumber foto: LouiLouis, Personal Excellence, Sweatcor, Innovation Embassy, Innovation Leadership Forum)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Tiara Windi | 22 hari yang lalu

Karena merasa gk nyaman aja gitu tmn2 yg lain kok pada enak2 aja aku kok gk enak gitu Krn bidang kerjaan mereka cuma duduk aku berdiri teruss

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Tiara Windi | 22 hari yang lalu

Kak saya ingin pindah magang

11 Etika Saat Berhenti dari Tempat Kerja/Magang
Akun Tum | 26 hari yang lalu

Hi min bagaimana kalau semester 5 ini gua punya maksimal 24 sks dan sks yg dapat ku ambil cuman 23, nah bagaimana itu klau ada mk wajib 1 yg 3 sks nya saya buang dan menggantikan dengan mk pilihan 2 yang 2 sks-2 sks, untuk mempas kan sks 24.. Menurut mimin bagaimana baiknya

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Indriani | 1 bulan yang lalu

min masa cuti saya sudah selesai terus sya lanjut kuliah lgi tpi pas penawaran batas SKS yang saya ambil cmn 16 SKS pdhl sy ingat IPK sebelum cuti saya 3.20 hrusanya kn 24 SKS kn bantu jawab min sya smpe gk bisa tdr gara2 mikirin ini

Cuti Kuliah: Ketentuan dan Serba-Serbinya
Deni Y | 1 bulan yang lalu

apakah saya bisa berkontak dengan Pak Dimas

Profesiku: Kurator Musik, Dimas Ario
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1