Menu

5 Profesi yang Berhubungan dengan Statistika

Ketika kamu menduduki bangku Sekolah Menengah Atas alias SMA, kamu pasti akan belajar tentang statistika. Statistika tuh apa, sih? Statistika adalah suatu ilmu yang kamu pelajari pada mata pelajaran matematika mengenai pengelolaan data. Lebih tepatnya, statistika merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Jadi, kurang lebih, pada bab ini, kamu akan bertemu dengan banyak data-data dan menghitung data-data tersebut hingga kamu dapat menemukan suatu kesimpulan dari data-data yang kamu dapatkan.

Ketika kamu lulus dari SMA, kamu juga akan menemukan statistika, lho. Namun, kalau di SMA statistika hanya sebagai mata pelajaran, di dunia kuliah, statistika menjadi ilmu yang berdiri sendiri di bawah suatu fakultas. Yap, pada dunia kuliah, kamu akan menemukan Jurusan Statistika.

Lho, apa bedanya Jurusan Statiska dan mata pelajaran statistika? Yap perbedaannya adalah mata pelajaran statistika hanya mengajarimu dasar-dasar dari statistika, sedangkan Jurusan Statistika, kamu akan mempelajari ilmu statistika secara mendalam. Pada jurusan ini kamu akan belajar tentang aljabar, biologi umum, kimia dasar, matriks dan materi hitung-hitungan lainnya.

Hmm... Terus, kalau Jurusan Statistika hanya belajar hitung-hitungan, lalu, apakah lulusan dari jurusan ini memiliki prospek kerja yang luas? Pekerjaan apa saja, sih, yang bisa dimasuki oleh para lulusan jurusan statistika? Well, penasaran? Yuk, cek profesi apa saja, ya, yang bisa dimiliki oleh para lulusan Jurusan Statistika!

1. Analis Anggaran  

Setiap perusahaan atau suatu badan penelitian, pasti memiliki anggarannya masing-masing. Anggaran ini dikeluarkan tentunya untuk membiayai semua pengeluaran yang timbul untuk tercapainya tujuan dari suatu perusahaan atau badan penelitian. Misalnya, nih, pada perusahaan minyak, pastinya ada pengeluaran-pengeluaran untuk merawat mesin-mesin, zat-zat kimia untul mengelola minyak, gaji karyawan dan sebagainya. Nah, para pekerja analisis anggaran, pastinya menghitung anggaran yang akan keluar di setiap tahunnya dan juga menjaga agar anggaran yang keluar nggak lebih dari budget yang telah ditentukan.

Kalau kamu bekerja menjadi seorang penganalisis anggaran, kamu memiliki tugas yaitu memeriksa estimasi anggaran, khususnya kelengkapannya, keakuratannya, dan kesesuaiannya dengan prosedur dan regulasi. Selain itu, kamu juga akan menganalisa laporan anggaran dan akuntansi bulanan departemen, untuk mengontrol pengeluaran. Bahkan, kamu juga harus mampu dalam merangkum perencanaan anggaran dan memberi rekomendasi untuk persetujuan dan penolakan permintaan pendanaan. Wah, penting banget, ya, profesi yang satu ini untuk kelancaran suatu perusahaan atau badan penelitian.

2. Aktuaria  

aktuaria

Apakah aktuaria masih merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan pertanahan? Well, bukan, gaes. Aktuaria adalah suatu pekerjaan yang sering menemukan data-data statistika sebagai informasi untuk dikelola. Biasanya, aktuaria ini bekerja di perusahaan asuransi, karena dengan hitung-hitungan statistika Ia menganalisa data statistik, seperti tingkat kematian, kecelakaan, penyakit, kelumpuhan, dan pensiun, serta membuat tabel probabilitas untuk memprediksi resiko dan kewajiban pembayaran para klien perusahaannya, untuk keuntungan perusahaannya di masa depan.

Seorang Aktuaria dapat memastikan tingkat asuransi yang dibutuhkan dan persediaan uang yang dibutuhkan, untuk memastikan pembayaran klien dari keuntungan perusahaannya masa depan. Nah, tugasmu sebagai aktuaria adalah memastikan tingkat premi, persediaan uang, serta kewajiban yang dibutukan untuk memastikan pembayaran untuk keuntungan perusahaannya di masa depan. Selain itu, sebagai aktuaria, kamu juga akan bertanggungjawab atas mendesain, mengulas, dan membantu mengelola perencanaan asuransi, tunjangan hidup, dan pensiun, menentukan kondisi finansial dan menghitung premi. Kamu pun memiliki tugas yaitu Menganalisa informasi statistik untuk memperkirakan tingkat kematian, kecelakaan, penyakit, kelumpuhan, dan pensiun masyarakat pada umumnya.

3. Peneliti Survei 

Nah, kalau lagi masa-masa pemilu, pasti kamu sering banget, kan, mendengar kata "quick count"? Nah, mereka yang mengurus quick count ini disebut sebagai peneliti survei, gaes. Mereka dapat mengeluarkan hasil quick count pastinya dikarenakan mereka melakukan survei terlebih dahulu kepada beberapa orang yang disebut sampel.

Nah, terus, sebenarnya, tugas dari peneliti survei itu ada apa saja, sih? Peneliti survei harus mampu dalam mendukung, merencanakan, dan mengkoordinasi operasi untuk survei tunggal atau ganda. Selain itu, para peneliti survei harus terbiasa untuk bertemu dan bekerjasama dengan banyak orang karena salah satu tugas dari peneliti survei adalah mampu berkonsultasi dengan klien untuk mengidentifikasi kebutuhan survei dan persyaratan tertentu, seperti sampel khusus. Nah, tugas yang paling penting, kamu harus bisa menafsirkan data-data yang kamu dapatkan dari berbagai narasumber, nih, gaes.

4. Analisis Riset Pasar dan Spesialis Pemasaran  

analisis pasar dan spesialisasi pemasaran

Setiap perusahaan dengan bidang penjualan jasa dan barang, perlu banget, nih, punya bagian yang satu ini di perusahaannya. Mau bagaimana pun, agar perusahaan tersebut terus berjalan dan bertahan di pasar, maka, perusahaan harus memiliki orang-orang yang mampu dalam menganalisa riset pasar dan spesialis pemasaran.

Dengan orang yang mampu menganalisa riset pasar, maka perusahaan akan mampu melihat apa saja hal-hal yang ditawarkan oleh para kompetitor yang menjual atau menyediakan barang atau jasa yang sama. Nah, dengan informasi yang didapat, maka para spesialis pemasaran akan mencari cara untuk memasarkan barang atau jasa supaya lebih menarik dibandingkan barang atau jasa dari perusahaan lain.

Nah, tugas dari profesi yang satu ini ialah meneliti dan menganalisa kondisi pasar lokal, regional, maupun nasional. Setelahnya, para pekerja dengan profesi ini akan menyusun laporan tentang berbagai temuan dan data grafis, dan menerjemahkan menjadi teks tertulis. Bahkan, ia pun harus bertanggungjawab atas menyusun dan mengevaluasi metode dan prosedur dalam mengumpulkan data, seperti survei, jajak pendapat, atau kuisioner.

5. Analis Kontrol Kualitas

Wah, profesi apa lagi, nih? Yap analis kontrol kualitas adalah sebuah profesi dimana para pekerjanya akan mengecek atau mengontrol kualitas dari suatu produk jadi, barang baku, barang setengah baku dan sebagainya. Analis kontrol kualitas juga dapat melakukan tes stabilitas sampel, lho, gaes. Biasanya, profesi analis kontrol kualitas dapat ditemukan di pabrik-pabrik karena di pabrik, akan ditemukan berbagai barang-barang baku, setengah baku dan juga barang jadi. Agar barang yang dihasilkan berkualitas, maka diperlukan profesi yang satu ini disetiap pabrik-pabrik.

Tugas dari seorang analis kontrol kualitas adalah melakukan analisa rutin dan non-rutin dari bahan mentah, bahan baku, sampel lingkungan, barang jadi, atau sampel stabilitas proses. Selain itu, membaca dan memahami hasil tes, kemudian membandingkannya dengan spesifikasi dan batas kontrol yang telah ditetapkan. Para pekerja di profesi ini pun harus mampu dalam membuat rekomendasi tentang kesesuaian data (hasil tes dengan spesifikasi) untuk dirilis.

***

Wah, ternyata lulusan Jurusan Statistika luas juga, ya, prospek kerjanya. Nggak hanya bekerja di suatu badan penelitian saja, ternyata para lulusan statistika bisa bekerja di perusahaan-perusahaan dengan bidang lainnya, lho.

Nah, kalau kamu lulusan jurusan Ilmu Statistika, jangan minder, ya, gaes. Kalian tetap punya prospek kerja yang cerah. Buat kamu yang masih berkuliah di jurusan ini, pahami materi kuliahmu, ya, karena kelak, ilmumu dapat diterapkan di dunia pekerjaan. Buat kamu yang masih SMA, apakah kamu tertarik untuk masuk jurusan yang satu ini, gaes?

Baca juga:

(Sumber gambar: idntimes.com, youthmanual.com)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©