Apa, Sih, Kelebihan Berkuliah di Jurusan Sosiologi?

Ketika saya duduk di bangku SMA, saya belajar Sosiologi dari kelas satu SMA hingga kelas tiga SMA. Buat kamu yang masih duduk di bangku SMA dan mengambil Jurusan IPS, kamu pasti nggak asing deh dengan jurusan yang satu ini.

Saya punya adik yang masih duduk di bangku SMA dan menurutnya pelajaran Sosiologi merupakan pelajaran yang banyak sekali hafalannya. Selain itu, ia pun mengatakan bahwa pelajaran Sosiologi nggak menyenangkan dan sulit karena memiliki banyak hafalan. Padahal nih, gaes, untuk belajar Sosiologi, kamu nggak perlu menghafal terlalu banyak, gaes. Kunci untuk bisa belajar Sosiologi adalah dengan cara memahaminya. Saya yakin, untuk memahami pelajaran Sosiologi sangatlah mudah karena pelajaran ini membicarakan tentang kejadian manusia sehari-hari.

Misalnya gini, materi Sosiologi yang saya ingat ketika saya SMA adalah tentang solidaritas. Masyarakat desa pasti akan lebih memiliki solidaritas yang tinggi dibandingkan masyarakat yang ada di kota karena masyarakat di kota sudah memiliki pekerjaan yang beragam, sehingga masyarakat kota lebih bekerja sesuai dengan fungsinya, sedangkan masyarakat desa lebih mengerjakan sesuatunya dengan bersama-sama.

Ketika kamu masuk Jurusan Sosiologi ketika kamu kuliah, ilmu yang kamu dapatkan akan lebih mendalam, nih, gaes. Hmm… Tetapi, pasti banyak dari kamu yang berpikir apa untungnya belajar tentang aktivitas atau interaksi manusia? Bukannya lebih baik belajar tentang ekonomi, hukum dan sebagainya? Sepertinya ilmu-ilmu tersebut lebih menjanjikan dibandingkan ilmu Sosiologi.

Hmm… Kalau kamu masih berpikir demikian, sepertinya kamu belum tahu, nih, keuntungan dari belajar Ilmu Sosiologi. Penasaran apa saja keuntungan dari Ilmu Sosiologi? Cek dulu, yuk, artikel berikut ini!

1. Mengasah kemampuan analitik dan penalaran

Ketika kamu belajar Sosiologi, kamu akan sering sekali membahas teori-teori yang ada di dalam ilmu Sosiologi. Lalu, teori itu akan menjadi dasar pembahasanmu dalam membicarakan suatu fenomena yang ada di kehidupan masyarakat.

Nah, ketika kamu menggunakan teori sosiologi, kamu akan belajar untuk menganalisa teori tersebut. Ketika kamu sudah menganalisa dan memahami teori tersebut, kamu bisa mengetahui suatu fenomena masyarakat apa yang dapat dibahas menggunakan teori tersebut. Nggak hanya kemampuan analitik saja, gaes, kamu pun akan menggunakan kemampuan penalaranmu untuk menggabungkan atau mengkaitkan suatu fenomena di masyarakat dengan teori sosiologi yang kamu pelajari.

Dengan kebiasaan ini, kamu akan terbiasa untuk menggunakan kemampuan analitik dan juga penalaranmu. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika kamu bekerja nanti. Apapun bidang pekerjaanmu, kamu akan menggunakan kemampuan analitis dalam membaca dan memahami suatu permasalahan dalam pekerjaanmu dan kamu pun akan terbiasa menggunakan kemampuan penalaranmu terhadap sebab dan akibat ketika kamu mencoba suatu hal untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah kamu analisa.

2. Belajar komunikasi

Untuk mempelajari suatu hal yang terjadi di dalam masyarakat, kamu akan terjun langsung mencari data dan fakta yang ada di masyarakat. Kamu nggak akan mendapatkan data dan fakta atas suatu kejadian atau fenomena di masyarakat ketika kamu nggak berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang ada di dalam masyarakat tersebut.

belajar berkomunikasi dengan orang lain

Nah, karena Jurusan Sosiologi itu sendiri terbagi atas beberapa mata pelajaran seperti Sosiologi Pedesaan, Sosiologi Perkotaan, Sosiologi Industri, Sosiologi Budaya dan sebagainya, kamu akan bertemu dengan banyak orang dan berbagai latar belakang. Nah, karena hal tersebut, kamu akan terbiasa untuk belajar berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Perlu kamu ketahui, nih, gaes, ketika kamu berbicara dengan orang lain, kamu nggak bisa menyamakan cara berkomunikasimu seperti pemilihan kata, pembahasan atas apa yang ingin kamu bicarakan dan sebagainya. Kamu harus bisa menyampaikan pesan menggunakan bahasa yang sesuai dengan latar belakang orang lain. Nah, kamu akan belajar kemampuan ini ketika kamu bergabung pada Jurusan Sosiologi.

3. Terbiasa dengan hal-hal detail

Ketika kamu melakukan penelitian, kamu akan mencari segala sesuatu dengan sangat detail. Misalnya, ketika kamu sedang melakukan penelitian tentang kebudayaan, kamu harus mengetahui segala sesuatunya dengan detail untuk menunjang penelitianmu.

Nah, ketika kamu bekerja nanti, kamu pun harus fokus dengan hal-hal detail yang ada dalam pekerjaanmu. Kenapa harus begitu? Well, bisa dibilang, ketika kamu bekerja, kamu harus memperhatikan detail pekerjaanmu agar kamu nggak melakuakn kesalahan. Misalnya, dalam dunia perbankan, kamu nggak bisa salah input nama seseorang barang satu huruf pun Karena hal tersebut dapat mengarahkanmu pada kesalahan besar. Maka dari itu, belajar di Jurusan Sosiologi dapat membuatmu terbiasa memperhatikan sesuatu dengan detail.  

4. Belajar memecahkan masalah

Penelitian dalam ilmu Sosiologi nggak hanya membahas sesuatu melalui perspektif teori sosiologi. Kamu juga harus memberikan solusi atas apa yang telah kamu bahas. Pemecahan masalah disini lebih merupakan hal-hal yang aplikatif atau bisa diterapkan oleh masyarakat yang telah kamu teliti permasalahannya.

Ketika kamu bekerja nanti, kamu akan sering sekali menemui permasalahan-permasalahan yang harus kamu pecahkan atau selesaikan dengan suatu solusi yang aplikatif. Nah, maka dari itu, gaes, kalau kamu masuk di jurusan Sosiologi, kamu akan terbiasa belajar untuk memecahkan masalah yang kamu temui di masyarakat.

5. Memiliki kemampuan dalam melihat suatu masalah dengan perspektif yang berbeda

Terkadang, ketika kita melihat suatu permasalahan di masyarakat, pasti kita terbiasa untuk melihatnya dalam satu perspektif yaitu perspektif yang kita anggap paling benar. Padahal, suatu permasalah bisa terjadi dan bisa dilihat dengan beberapa perspektif.

memiliki perspektif yang banyak

Setiap perspektif atas suatu masalah yang kamu lihat, menawarkan berbagai macam solusi yang bisa diterapkan untuk menyelesaikan masalah. Bisa dibilang, memiliki perspektif yang banyak dapat membantumu dalam memecahkan masalah lebih mudah.

6. Memiliki sifat objektif

Ketika kamu belajar ilmu Sosiologi dan sering kali melakukan penelitian, kamu pasti akan terbiasa untuk melihat segala sesuatunya dengan objektif. Maksud objektif disini adalah melihat sesuatu tanpa memasukkan pendapat diri sendiri alias nggak berpihak pada apapun.

Di dunia kerja kamu pun harus terbiasa dengan hal ini. Coba bayangkan kalau kamu terbiasa objektif akan sesuatu, pasti, kamu sendiri yang akan merasa kesulitan. Misalnya, ketika kamu sedang berdiskusi dengan teman kerjamu, karena kamu nggak suka dengan temanmu tersebut, akhirnya apapun yang ia sarankan selalu salah di matamu. Nah, ini dia yang disebut sebagai objektif dan ini harus diminimalisir dalam dunia pekerjaan dan lainnya.

***

Nah, itu dia beberapa manfaat jika kamu mengambil Jurusan Sosiologi ketika kamu duduk di bangku kuliah. Dulu, ketika saya memilih Jurusan Sosiologi, banyak dari teman-teman hingga keluarga yang menanyakan tentang prospek kerja dari Jurusan saya. Well, pada awalnya saya pun bingung sehingga saya selalu menjawab saya akan menjadi peneliti sosial atau menjadi seorang dosen.

Tetapi, setelah saya lulus dari Jurusan ini, saya baru merasakan bahwa Jurusan yang satu ini lebih fleksibel. Kamu nggak harus bekerja sesuai dengan jurusan seperti menjadi dosen atau peneliti sosial, kamu pun bisa bekerja pada ranah lainnya. Perlu kamu ketahui bahwa, pengetahuan dan juga kemampuan yang kamu dapatkan dari jurusan ini memiliki sifat transferable yaitu bisa digunakan di ranah pekerjaan apapun.

Nah, setelah kamu mengetahui apa saja keuntungan yang kamu miliki ketika kamu masuk Jurusan Sosiologi, apakah sekarang kamu tertarik untuk masuk Jurusan Sosiologi, gaes?

Baca juga:

(Sumber gambar: dlsii.com, indonesiamengglobal.com, onlineschoolcenter.com)

LATEST COMMENT
Fatimah Ibtisam | 18 jam yang lalu

Maksudnya mengulang mata kuliah dengan nilai C+? Hal tersebut disesuaikan dengan peraturan kampusmu. Untuk memastikan, konsultasi lah dengan pembimbing akademik.

Serba-Serbi IP, IPK, dan Sistem Nilai di Perguruan Tinggi
Zanita Safitri | 3 hari yang lalu

Bismillah masuk farmasi

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPA
Naufal Ganteng | 3 hari yang lalu

Sama gua juga ijin ke guru Dan guru nya izinin

Perlu, Nggak, Sih, Pelajar Bawa Kendaraan Pribadi Ke Sekolah?
Siti Nur Halimah | 4 hari yang lalu

Halo, izin bertanya, Kak! Jika lulusan SMK mendaftar UTBK SBMPTN dengan pilihan prodi SAINTEK, apakah UTBK-nya hanya SAINTEK/IPC? Terima kasih

Lintas Jurusan di SBMPTN 2021 dan Peluangnya
Ariel Mickey | 5 hari yang lalu

Permsi min saya mau nanya, kalau kategori nya B terus seseorang dapat C+ Itu diajukan remedial nggak min Terimakasih.

Serba-Serbi IP, IPK, dan Sistem Nilai di Perguruan Tinggi
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1