Menu

Panduan Mudik Aman dan Nyaman Untuk Para Mahasiswa Rantau

Serius, deh, sob—nggak ada hal yang paling ditunggu-tunggu para mahasiswa rantau selain libur lebaran. Amirite?

Nggak cuma sebagai momen yang pas untuk berkumpul bersama keluarga yang rasanya udah lama banget nggak kamu temui, durasinya yang relatif panjang pastinya bikin kamu ngerasa sayang untuk ngelewatin momen tersebut untuk mengobati rasa homesick.

Nggak peduli apakah kamu mahasiswa tipe perantau jauh atau perantau nggak-jauh-jauh-amat, keamanan dan keselamatan harus menjadi hal nomor satu yang harus kamu prioritaskan selama mudik. Terutama buat kamu mahasiswa tahun-tahun awal yang baru ngalamin rasanya tinggal jauh dari orang tua, pasti kamu masih merasa “asing” dengan aksi mudik solo pertama kamu.

Makanya, disini Youthmanual akan memberi panduan mudik bagi kamu para mahasiswa rantau agar selalu aman dan nyaman selama menjalaninya. Berdasarkan perilaku tipikal mahasiswa pemudik, berikut hal-hal yang sebaiknya harus kamu lakukan demi pengalaman mudik yang lebih baik dan menyenangkan.

1

1. Karena durasinya yang relatif panjang, banyak banget, lho, mahasiswa yang malah “kerasan” di rumah dan enggan untuk segera balik lagi ke perantauan sesuai jadwal. Untuk menghindari hal ini, pastikan untuk memesan tiket pulang-pergi (PP) dari (sebisa mungkin) jauh-jauh hari. Selain bikin kamu nggak punya alasan untuk berlama-lama males-malesan di rumah, tiket PP pun biasanya di-bundle dengan lebih murah, lho!

2. Beri short notice ke pemilik/penjaga kosan sebelum hari-H keberangkatan, dan beritahu kapan kamu akan kembali. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi keadaan yang akan terjadi selama kamu absen di kosan. Jangan lupa juga untuk minta pamit baik-baik sebelum berangkat (dan minta maaf lahir batin) kepada mereka.

3. Untuk kamu yang masa perkuliahannya emang mepet sampai hari lebaran atau lagi ngambil semester pendek, pastikan semua kegiatan akademis maupun non-akademis kamu di kampus selama periode tersebut telah selesai. Nggak mau, ‘kan, libur panjang kamu keganggu sama dosen yang tiba-tiba nge-email kalau tugas kamu belum masuk atau “ditagih” progress kepanitiaan dalam organisasi kampus kamu?

2

4. Jika memungkinkan, jadwalkan mudik kamu dengan teman lain yang memiliki tujuan yang sama. Selain dapat mengusir kesuntukan selama di perjalanan, bepergian dalam kelompok juga jauh lebih aman dibanding jika kamu hanya berangkat sendirian.

5. Bawa barang-barang yang hanya kamu anggap penting. Kemasi barang-barang kamu jauh-jauh hari sebelum keberangkatan agar nggak sampai ada yang kelupaan. Kamu bisa banget mengefisiensikan barang bawaan dengan cara menghitung jumlah hari dengan baju yang akan kamu pakai (sesuai kebutuhan), keperluan kampus yang perlu dibawa (seperti tugas kuliah/proyek/semacamnya), dan barang berharga yang emang nggak bisa ditinggal.

6. Atau… kamu punya barang berharga yang nggak bisa ditinggal tapi ribet kalau harus dibawa, seperti laptop dan sepeda motor? Titipkan barang-barang tersebut kepada orang atau pihak yang kamu percaya, seperti pemilik/penjaga kosan, teman baik yang nggak mudik, atau pegadaian. Jangan lupa, kalau digadai, balik-balik langsung ditebus, ya!

7. Rasanya nggak afdol, nggak, sih, kalau pulang kampung nggak bawa oleh-oleh? Kalau kamu merasa ribet ngebaain oleh-oleh yang jumlahnya nggak sedikit, lebih baik kamu paketkan oleh-oleh tersebut sebelum kamu berangkat mudik. Dengan begitu, beban kamu selama mudik akan terasa lebih ringan dan kamu nggak perlu panik kalau oleh-olehnya sampai ketinggalan dan hilang di jalan. Asyemmm.

3

8. Matikan semua perangkat elektronik dan cabut semua aliran listrik di kamar kamu. Kalau kamu punya kompor atau pemanas air dengan gas, cabut selang yang terpasang dan tutup tabung gas sebelum kamu berangkat. Double-check untuk memastikan bahwa kamu sudah melakukan hal-hal tersebut sesaat sebelum berangkat juga perlu!

9. Biar nggak nyusahin diri sendiri, ada baiknya kamu kenakan pakaian yang nyaman selama di perjalanan. Sediakan juga beberapa makanan dan minuman, tisu kering dan basah, serta obat-obatan pribadi dalam tas kamu untuk berjaga-jaga.

10. Mudik bawa kendaraan sendiri? Nggak masalah! Pastikan untuk menguji kelayakan kendaaraan kamu sebelum keberangkatan, dan mengemudilah dengan tidak terburu-buru. Safety riding harus kamu terapkan dengan baik untuk menghindari kecelakaan di jalan. Ingat, nggak ada yang lebih penting dari  menemui orang tua kamu di hari lebaran dalam keadaan sehat wal afiat, gaes!

(sumber gambar: travelrepublic.co.uk, airasia.com, lifehacker.com, cloudfront.net)

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©