Menu

Jurusanku: Teknik Fisika Telkom University, Anastasya Lutmila Balqis Amir

“Prodi Teknik Fisika nggak sesusah yang dibayangkan. Indonesia masih kekurangan engineer bidang Instrumentasi, sayangnya (anak muda) yang berminat masuk jurusan Teknik Fisika sedikit,” curhat Anastasya Lutmila Balqis Amir, mahasiswa Teknik Fisika Telkom University. Anes sendiri sangat passionate menjalani perkuliahan di program studi Teknik FIsika. Saat ini, alumni SMA BPI 1 Bandung tersebut berkuliah di semester 8. Simak cerita Anes tentang serunya prodi Teknik Fisika, yuk!

Jurusanku:

“Pada dasarnya prodi Teknik Fisika adalah rekayasa bidang instrumentasi atau alat ukur. Nah, alat ukur itu ada banyak, misalnya pengukur suhu, kecepatan, intensitas cahaya, tekanan, dan lainnya. Untuk membuat alat ukur dibutuhkan berbagai ilmu teknik, seperti ilmu mekanika untuk gerak alat, ilmu elektrik untuk "menghidupkan" alat, serta ilmu material untuk menentukan bahan yang bisa membuat alat ukur bekerja lebih baik. Makanya sering dibilang bahwa jurusan Teknik Fisika merupakan gabungan semua (ilmu) teknik atau Mother of Engineering.

Alasan memilih prodi ini:

To be honest, awalnya karena aku suka Fisika, tapi nggak mau masuk Fisika Murni. Setelah masuk, aku lebih yakin karena prospek kariernya.”

Mata kuliah penting:

“Kalkulus, Fisika Dasar, Bahasa Inggris, Teknik Instrumentasi, Elektronika Dasar, Teknik Pengukuran, Analisis Termal, dan Kontrol Otomatis.

Sedangkan mata kuliah yang paling menarik bagiku adalah Fisika Medis dan Teknik Tenaga listrik. Untuk Fisika medis karena dari dulu aku pengen banget bikin baymax, robot identifikasi penyakit dalam satu kali scan. Tapi itu keinginan jangka panjang. (Keinginan)  paling dekat adalah jadi ahli kalibrasi alat kesehatan kayak USG, CT Scan, MRI, dan alat laser di klinik kecantikan. Goalnya sih, bekerja di General Electric bidang health care. Bisa bantu bikin USG portable  (alat untuk melihat kondisi dalam tubuh manusia, yang sering digunakan untuk mengecek perkembangan janin), sehingga masyarakat  di desa nggak perlu jauh jauh ke kota untuk melakukan USG.”

Pelajaran di SMA yang mendukung perkuliahan:

“Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris.”

Peminatan pada prodi Teknik Fisika:

“Peminatan (dipilih) di semester 6. Peminatannya adalah:

  • Instrumentasi Kontrol: Riset pengembangan sensor dan otomatisasi alat ukur.
  • Instrumentasi Energi: Riset sensor dan alat ukur yang menunjang konversi energi.
  • Instrumentasi Material: Riset rekayasa penumbuhan sel surya dan pengembangan alat fabrikasi sel surya.
  • Fisika Bangunan: Riset perancangan energi pada bangunan, tata udara bangunan, dan kenyamanan bangunan.
  • Konversi Energi: Riset rekayasa pembangkit listrik dan penyimpanan hasil konversi energi.

Aku sendiri mengambil peminatan Instrumentasi Kontrol.”

Bentuk ujian dan tugas:

“Dalam satu semester bisa ada 4 tugas besar (berupa proyek) yang dilakukan berkelompok.

Selain itu ada kuis, UTS, UAS, tugas harian, dan makalah dari tugas besar. Untuk mata kuliah tertentu, ada online quiz setiap  Sabtu.”

Peluang karier lulusannya:

“Kebanyakan menjadi ahli kalibrasi alat ukur. Kalibrasi itu ibaratnya maintenance alat, supaya tetap akurat hasilnya. Semua industri pasti punya alat ukur dan wajib dikalibrasi. Kita juga bisa jadi konsultan instrumen, bekerja di industri elektronika, mekanika, bahkan alat kesehatan.”

Prodi yang mirip dengan Teknik Fisika:

“Teknik Elektro yang paling mirip karena jurusan tersebut mempelajari instrumentasi dan elektronika. Bedanya, prodi Teknik Elektro nggak terlalu fokus ke parameter fisis. Di Teknik Elektro juga tidak ada subjek yang berkaitan dengan Ilmu material dan Fisika Bangunan (sedangkan di Teknik Fisika kedua subjek tersebut dipelajari).”

Perbedaan prodi Teknik Fisika di Telkom University dengan di kampus lainnya:

“Beda banget, sih, karena di Tel-U pada setiap mata kuliah semester  2 sampai 7, kita selalu ada tugas besar. Di akhir semester, ada pameran (hasil tugas besar) dan dilombakan. Dengan kegiatan tersebut, skill kita jadi terasah banget, sehingga ketika skripsi/Tugas Akhir sudah terbiasa dan nggak terlalu kaget. Tugas besar juga  dilakukan berkelompok, sehingga dapat melatih kemampuan bekerja sama.

Untuk persiapan  kerja, kita juga ada program magang wajib sebanyak 2 kali dan magang tidak wajib sebanyak 1 kali. Jadi, kita lebih percaya diri ketika lulus.”

Keunggulan kuliah di Telkom University:

“Pendidikan (untuk melatih) profesionalisme. Karena pada dasarnya Telkom University adalah corporate university, maka pada akhir semester 4 akhir sudah mulai magang. Trus, pada semester 6 dan 8 dilakukan magang kedua dan ketiga.

Selain itu, di kampus, semua mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat di beberapa peran, misalnya menjadi asisten laboratorium, mentor bahasa inggris, mentor agama, dan lainnya. Kita diperlakukan secara profesional. Jadi ada fee (bayaran) dan kontrak. Bisa part time juga di kantor marketing, bagian kemahasiswaan, dan lain sebagainya.

Selain itu, mahasiswa juga sangat didukung untuk mengikuti kegiatan lomba, sehingga kita dapat, mengembangkan diri dengan baik serta mendapat apresiasi. Trus, beasiswa di Telkom University berlimpah banget, sampe beasiswanya yang “nyariin” mahasiswa. Hehehe.”

Tips untuk yang Ingin mengambil prodi Teknik Fisika:

“Persiapkan kemampuan dasar Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris yang kuat, karena akan menjadi modal untuk kuliah.”

(sumber gambar: Dokumentasi pribadi)

LATEST COMMENT
fauzyiahputri | 1 hari yang lalu

Kak mau tanya. Apakah benar tahun 2020 tidak boleh pindah jurusan?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Tisam Ali | 2 hari yang lalu

Setahu kami, mata pelajaran yang umum.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 2 hari yang lalu

Pendaftaran SNMPTN gratis. Namun setelah masuk kamu perlu membayar biaya kuliah sesuai kebijakan kampus. Untuk keringanan/beasiswa, bisa mengikuti program Bidikmisi.

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Tisam Ali | 2 hari yang lalu

Kamu perlu menanyakannya pada pihak kampus, apa saja persyaratan yang perlu dipenuhi.

Organisasi Kampus: BEM, HM, DPM dan Serba-Serbinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©