Q & A SBMPTN: Jadwal, Pilihan Prodi, dan Serba-Serbi SBMPTN 2018

Tiap tahun, ada ratusan ribu calon mahasiswa bersaing di SBMPTN dan yang diterima hanya sekitar 18 persen.  Yup, SBMPTN merupakan jalur masuk perguruan tinggi paling kompetitif, bergengsi, dan diminati pelajar dan calon mahasiswa Indonesia. Kamu yang pengen ikutan dan tembus SBMPTN perlu menyimak info lengkapnya yang Youthmanual sajikan dalam format Q & A. Cekidot!

Q: Kapan saja rangkaian SBMPTN 2018 berlangsung?

A: Jadwal lengkapnya adalah sebagai berikut

  • Kamis, 5 April 2018 pukul 08.00 mulai pendaftaran SBMPTN, baik jalur Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jika kamu berminat ikutan UTBK, buruan mendaftar karena kuotanya terbatas.
  • Jumat, 27 April pukul 22.00 pendaftaran SBMPTN ditutup.
  • Selasa, 8 Mei 2018 ujian tulis SBMPTN. Ujian ini berbarengan dengan pendaftaran ulang SNMPTN.
  • Rabu dan atau Jumat, 9 Mei/11 Mei ujian keterampilan SBMPTN untuk yang mendaftar prodi tertentu (seni dan olahraga).
  • Selasa, 3 Juli pukul 17.00. Pengumuman hasil SBMPTN.

Kalau diperhatikan, jadwal SBMPTN agak maju dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung pertengahan/akhir Mei. Bisa jadi ini supaya seleksi dilakukan sebelum masuknya bulan puasa yang diperkirakan dimulai 17 Mei. Oya, sering-sering deh, update info SBMPTN, karena bisa jadi ada penyesuaian jadwal.

Q: Apa perbedaan Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)? Mana yang peluangnya lebih besar?

A: Berbeda medianya. Yang satu dengan kertas dan pensil, sementara yang satu menggunakan komputer. Untuk materi  ujiannya sama saja, dan peluangnya tergantung masing-masing orang. Yang pasti kuota UTBK tahun ini dinaikkan hingga 10 kali lipat lebih banyak daripada tahun 2017.

Info dan tips soal ujian berbasis komputer bisa kamu cek dengan klik artikel ini.   

Q: Apa aja  jenis dan materi ujian SBMPTN?

A: Untuk ujian tertulis, materinya adalah

  • Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek): TKPA dan TKD Saintek
  • Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum): TKPA dan TKD Soshum.
  • Kelompok Ujian Campuran: TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Materi Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA):

  • Matematika Dasar
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Tes Potensi Akademik Verbal
  • Tes Potensi Akademik Numerikal
  • Tes Potensi Akademik Figural

Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek):

  • Matematika IPA
  • Fisika
  • Biologi
  • Kimia

Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum)

  • Ekonomi
  • Sosiologi
  • Geografi
  • Sejarah

Q: Seperti apa Ujian Keterampilan (UK) SBMPTN? Apakah nggak pakai ujian tulis?

A: Untuk program studi tertentu, seperti bidang olahraga, bidang seni musik, tari, dan drama, serta bidang olahraga, selain ujian tertulis, ada juga ujian praktek. Jadi tetap menjalani SBMPTN tertulis.

Jenis Ujian prakteknya tergantung program studi yang diambil, misalnya, untuk jurusan Seni Tari ada Tes Tari Bentuk, Tes Kreativitas Tari, serta Imitasi Gerak, serta Tes Pengetahuan Seni dan Wawasan Seni. Sementara tes untuk jurusan Fotografi adalah Praktik Fotografi serta Tes Pengetahuan dan Wawasan.

Cek Serba-Serbi Ujian Keterampilan 2017 sebagai acuan kamu. 

Q: Bagaimana penilaian seleksi SBMPTN? Apakah tergantung passing grade?

A: Passing grade merupakan nilai yang tidak resmi dan berupa perkiraan. Passing grade tidak menentukan apakah peserta SBMPTN lolos atau tidak.

Yang menentukan adalah hasil SBMPTN peserta dan bagaimana performa saingan kamu. Misalnya, daya tampung prodi A di PTN X adalah 100 orang, maka yang lolos adalah 100 peserta yang memilih prodi A dengan hasil terbaik dan memenuhi syarat.

Q: Bagaimana menghitung skor di SBMPTN?

A: Untuk tiap soal dengan jawaban benar poinnya adalah 4, sedangkan jawaban salah -1. Jika jawaban tidak diisi maka poinnya adalah 0. Nah. jumlahkan semua hasilnya.

Q: Siapa saja yang boleh ikutan SBMPTN 2018?

A: Lulusan SMA/sederajat tahun 2018, 2017, dan 2016, dengan menyertakan ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi lulusan 2018 yang belum memiliki ijazah. SKL mesti disertai foto dan dibubuhi stampel yang sah.

Trus, harus memenuhi syarat yang diajukan prodi yang dipilih, bila ada. Misalnya, prodi tertentu ada yang mensyaratkan tidak boleh buta warna. Namun, banyak juga prodi yang nggak memiliki syarat khusus.

Q: Apakah peserta dari SMK bisa ikutan ujian Soshum/Saintek, siswa IPA/bahasa bisa ambil Soshum, dan siswa IPS/Bahasa bisa ikut ujian Saintek?

A: Yup, peserta SBMPTN dengan berbagai latar belakang  jurusan dan kejuruan, bebas memilih ingin ikut ujian Soshum, Saintek, atau Campuran (Soshum dan Saintek).

Anak SMK mau ambil Kedokteran? Boleh.

Jurusan Bahasa memilih prodi Ilmu Komputer? Boleh

Jurusan IPA pilih prodi Akuntansi? Boleh.

Dengan kata lain lintas jurusan sangat memungkinkan pada SBMPTN.

Q: Gimana kalau di SMA jurusan IPA, tapi pada SBMPTN ingin mengambil jurusan Akuntansi, Manajemen, dan Sastra yang semuanya adalah jurusan Soshum? Apakah harus mengambil ujian Campuran (IPC)?

A: Jika semua prodi yang dipilih adalah jurusan Soshum, maka kamu hanya perlu ikutan ujian Soshum dan bukan campuran. Yup, anak IPA BOLEH mengambil ujian Soshum, begitupula jurusan IPS/Bahasa boleh mengambil ujian Saintek.

Nah ujian Campuran (IPC) diambil jika pilihan prodi kamu ada Soshum sekaligus Saintek..

Q: Berapa prodi yang bisa diambil dan apa syaratnya?

A: Peserta bisa memilih maksimal 3 prodi, dan setidaknya salah satu PTN yang dipilih harus satu wilayah dengan tempat pendaftaran dan ujian peserta. Namun kalau hanya memilih satu, bisa bebas di PTN mana saja.

Perlu diingat pula bahwa urutan pilihan menentukan prioritas kamu.

Q: Boleh nggak memilih 3 prodi di kampus yang sama?

A: Boleh. Asalkan kampus tersebut berada di wilayah yang sama dengan area pendafataran dan ujianmu.

Q: Wilayah yang sama maksudnya gimana nih?

A: Pada SBMPTN, PTN dibagi menjadi 4 Wilayah.

Wilayah 1 meliputi kampus di Sumatera, Jakarta, dan Jawa Barat

Wilayah 2 meliputi kampus di Jawa Tengah

Wilayah 3 meliputi kampus di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara

Wilayah 4 meliputi kampus di Sulawesi, Kalimantan, dan Papua

Q: Berapa biaya SBMPTN?

A: Biaya pendaftaran yang dibebankan kepada peserta adalah Rp200,000 dan dibayarkan melalui BTN, BNI, atau Bank Mandiri.

Q: Apakah skor SBMPTN menentukan seleksi Mandiri?

A: Di beberapa PTN, seperti Universitas Sebelas Maret , Universitas Airlangga , Institut Teknologi Sepuluh Nopember , Universitas Brawijaya , Universitas Pendidikan Indonesia , skor SBMPTN dipakai juga untuk seleksi mandiri, jadi nggak pakai ujian mandiri tersendiri.

***

Youthmanual telah mengumpulkan ribuan informasi seputar profesi, program studi, dan kampus unggulan, serta panduan persiapan kuliah yang komprehensif dalam laman Eksplorasi. Eksplorasi ribuan informasi program studi, karier dan profesi, dan kampus selengkapnya di sini.

Baca juga:

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Crypton | 16 hari yang lalu

Setelah 2018 ingin masuk oseanografi di postingan ini dan sekarang sudah semester 9, sangat bersyukur bisa ada di oseanografi.. Next S2 Ocean Instrumentation!!

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
Olinnn | 19 hari yang lalu

Open pp/endorse cek ig : pragunawati_

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1