5 Peran Guru yang Harus Kamu Ketahui

Di sekolah, guru adalah salah satu sosok yang selalu berinteraksi dengan kamu setiap harinya. Sudah banyak sekali materi pelajaran yang mereka berikan kepada kamu. Tapi sebenarnya, peran guru nggak cuma itu saja, lho, gaes.

Entah kamu sadari atau nggak, selain memberikan materi pelajaran, ada beberapa hal penting lainnya yang sudah diajarkan oleh guru di dalam kelas. Simak, yuk, beberapa pelajaran hidup yang diajarkan guru kepada murid-muridnya di bawah berikut ini

1. Memberikan motivasi hidup

Kamu tahu, ‘kan, kebodohan adalah biang dari segala hal yang berujung negatif. Nah, disini lah peran seorang guru sangat vital. Merkea nggak cuma mengajarkan membaca, berhitung atau hal-hal lainnya yang bersifat keilmuan.

Kalau kamu perhatikan dengan jeli, seorang guru juga sering menyelipkan pesan-pesan moral tentang kehidupan dalam setiap pelajaran yang mereka ajarkan. Misalnya saja menyuruh kamu untuk tetap semangat, menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, dan lain sebagainya.

2. Menunjukkan pentingnya kesabaran

Fyi, salah satu skill yang harus dimiliki oleh guru adalah sabar. Sebab, nggak mungkin, seorang guru cuma akan berhadapan dengan berbagai karakter murid yang semuanya baik-baik dan sopan-sopan saja. Justru, guru seringkali harus dihadapkan dengan karakter murid yang sebaliknya. Dengan kata lain, saat di sekolah seorang guru akan menghadapi  berbagai karakter unik yang dimilki oleh murid-muridnya.

Mau nggak mau, kesabaran yang harus dimiliki oleh seorang guru itu sangat besar. Dan hal tersebut, tentunya nggak selalu mudah untuk dilakukan karena guru juga manusia yang punya emosi, gaes. Maka dari itu, saat kamu melihat ada gurumu yang ekstra sabar dan tenang dalam menghadapi karaktermu yang unik itu, kamu harus mengapresiasi hal tersebut.

3. Belajar ketulusan dari seorang guru

Diantara kamu, pernah nggak, sih, mendengar kalimat seperti ini, “menjadi guru itu adalah sebuah panggilan hati”? Yap! Buat saya, kalimat itu benar adanya.

Coba, deh, kamu pikirin lagi. Pastinya, beberapa ibu atau bapak guru yang kamu temui ketika SD, SMP hingga SMA, juga memiliki seorang anak bukan? Nah, selain bertanggung jawab terhadap anaknya sendiri, guru juga bertanggung jawab terhadap anak orang lain di sekolah—termasuk kamu.

Tentunya itu bukanlah suatu perkara yang mudah. Dalam hal ini, dibutuhkan ketulusan yang besar dalam mengajari ilmu—yang kelak akan berguna nggak cuma untuk dirimu sendiri tapi juga untuk kemaslahatan masyarakat.

Apalagi, saat ini masih banyak para guru yang tersebar di berbagai pelosok daerah yang tetap mengajar dengan setulus hati dan siap menerima berbagai kendala yang ada. Untuk apa semua itu? Ya, satu tujuan mereka yaitu untuk mencerdaskan masa depan bangsa.

Well, pengabdian tanpa pamrih yang seperti itulah yang harus diapresiasi karena nggak semua orang mau melakukannya.

4. Guru membuatmu akrab dengan teman-teman sekelas

Pernah nggak, sih, kamu kepikiran—apa yang bisa membuat kamu dan teman-teman sekelas jadi akrab? Yap! salah satunya adalah tugas dari guru, gaes. Belum lagi kalau ada tugas yang membuatmu harus nanya ke teman.

Bahkan tanpa kamu sadari, peran guru untuk mendekatkanmu dengan teman-teman kelasmu itu sudah kamu rasakan sejak tingkat SD, lho. Misalnya, di tingkat SD, guru kadang suka mengatur tempat duduk supaya kamu bisa kenal dengan banyak teman. Di tingkat SMP, guru sudah mulai memberikan tugas kelompok.

Sementara, di tingkat SMA, selain memberikan tugas kelompok, biasanya pada saat pembelajaran berlangsung, guru juga mengharuskan muridnya untuk melakukan diskusi materi dengan teman-teman lainnya. Nah, dengan begitu, guru secara nggak langsung mendorongmu untuk bersosialisasi dengan banyak orang.

5. Mengajarkan untuk menggali banyak ide

Kamu pernah ngerasa bosan nggak, sih? Kalau cuma merhatiin guru berbicara tentang materi pelajaran di depan kelas. Pastinya pernah, dong, ya. Hihhi.

Eniwei, di jaman sekarang, guru dituntut untuk bisa memberikan materi pelajaran kepada murid-muridnya dengan cara yang nggak membosankan serta membuat suasana kelas jadi lebih hidup. Contohnya saja pada saat saya di bangku sekolah dulu. Di setiap pertemuannya, guru sejarah saya selalu memberikan materi dengan metode baru. Minggu ini menggunakan power point, minggu depan menggunakan video, dan lain-lain.

Kemudian, 20 menit sebelum jam pelajaran habis, guru saya akan memberikan kuis-kuis tentang materi yang disampaikannya tadi (tanpa melihat buku, ya). Dan yang bisa menjawab akan mendapat poin dan kalau poin itu dikumpulkan sampai 50, kita akan mendapatkan kisi-kisi UAS.

Nah, sebenarnya, gaes. Hal yang dilakukan guru saya itu menunjukkan kalau manusia itu kreatif dan punya banyak cara/ide untuk memecahkan suatu masalah yang dianngap berat menjadi lebih ringan, yang dianggap membosankan menjadi lebih fun. Dan tanpa kamu sadari juga, hal itu bisa sangat berguna untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupanmu di luar sekolah, bahkan kehidupan saat kamu kuliah nanti.

***

Dengan banyaknya peran guru di sekolah, rasanya nggak berlebihan kalau profesi guru disebut sebagai profesi mulia. Berterima kasihlah pada gurumu karena peran besar yang mereka berikan adalah salah satu jalan perjuangan sebagai pemberantas kebodohan yang berjuang demi masa depan Indonesia.

 

Baca juga:

 

(sumber gambar: mynextmove.org, education.gov.gy, communitynews.com.au)

LATEST COMMENT
Ayu Vitri | 12 jam yang lalu

Open Endorse Murah Youtube 50k/Video Ig : ayuvitri86

Serba-Serbi dan Cara Seputar Meng-Endorse dan di-Endorse di Media Sosial
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Hai Acha, untuk lebih jelasnya kamu perlu mengecek prodi di PTN yang dituju. Dari pengecekan kami, UI, ITB dan IPB tidak menerima lintas jurusan untuk prodi Saintek. Namun untuk prodi Soshum bisa dari IPA.

Info Lengkap SNMPTN 2021: Cek Beberapa Perubahannya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Umumnya, kandidat pekerja akan menunggu tahap selanjutnya. Jika lolos perusahaan akan menghubungi. Bisa juga kamu melakukan follow up, mengemail perusahaan dengan profesional dan sopan. Sampaikan terima kaih atas wawancara dan psikotes yang telah dilalui. Trus, sebutkan nomor kontak kamu yang menyatakan…

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Fatimah Ibtisam | 3 hari yang lalu

Bisa saja jika kamu lulusan SMA/sederajat tahun 2020 atau 2019, dan belum pernah diterima di SNMPTN.

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
Handini Puspaningati | 3 hari yang lalu

Setelah melakukan wawancara dengan psikolog dan tes psikotes langkah selanjutnya apa ya.. 1 minggu menunggu hasilnya. Terima Kasih

Berbagai Tahap Seleksi Kerja, Penilaian, serta Tips Menghadapinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2021 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1