Menu

Alasan Kenapa Kecanduan Media Sosial Bisa Merusak Hubungan Kamu dengan Seseorang

Media sosial udah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda ya, gaes. Bahkan, selfie atau nge-post wajib dilakukan demi menjaga keeksisan. Maraknya media sosial ini juga menjadi pembahasan di segala bidang, termasuk hubungan sosial kita dengan seseorang. Selain punya sisi positif, media sosial ternyata juga bisa bikin hubungan kamu dengan sahabat, pacar bahkan angggota keluarga jadi rusak, lho.

Kok bisa? Simak penjelasannnya!

1. Standar hubungan kamu dengan orang lain jadi nggak realistis

Kebanyakan melihat pasangan selebgram atau selebritis bikin standar hubungan jadi nggak realistis, gaes. Dengan mantengin foto-foto ciamik ketika mereka sedang traveling atau bermesraan, dibumbui dengan hashtag #relationshipgoals, otomatis kamu jadi terus menerus membandingkan hubungan kamu dengan hubungan mereka.

Misalnya nih, ya, banyak banget selebriti squad saat ini yang lagi marak foto dengan baju dan properti kece di Instagram. Terinspirasi deri kebiasaan mereka yang kayak gini, begitu ketemu dengan teman-teman, kamu juga ikutan sibuk janjian pakai baju samaan buat foto. Padahal, esensi ketemuan bareng sahabat adalah ngobrol dari hati ke hati.

Medina Andara, seorang mahasiswi jurusan Psikologi di Universitas Indonesia, bilang, kita cenderung ingin mengikuti, atau paling nggak jadi khawatir karena membandingkan hubungan orang lain yang KELIATANNYA lebih baik daripada hubungan kita. Ujung-ujungnya, kita berusaha mati-matian “membumbui” hubungan kita sendiri. Masalahnya, setiap orang punya hubungan yang berbeda. Ngak bisa memaksakan harus sama dengan hubungan orang lain.

Hiks, hubungannya jadi “maksa”, dong?

2. Kamu jadi nggak punya privasi lagi

Media sosial memaksa kita untuk nggak malu lagi pegangan tangan, pelukan atau mengumbar kata-kata cinta untuk seseorang. Padahal, sebuah hubungan tetap butuh privasi lho untuk menjaga nama baik kedua belah pihak.

Dr. Patrick Wanis, seorang behavior and relationship specialist, bilang kita juga jadi gampang curiga kalau sahabat atau pacar kita nggak posting sesuatu yang menunjukkan kebersamaan kalian. Hal ini bikin rasa percaya diri bisa drop tiba-tiba. Kita merasa nggak diakui dan semakin pengen dikasihani.

3. Kalian jadi lebih mementingkan likes daripada kualitas hubungan itu sendiri

Karena hubungan sosial terus menerus dieksploitasi lewat media sosial, kita juga jadi lebih mementingkan feedback yang diberikan oleh orang lain lewat media sosial tersebut. Setiap foto atau video yang kita buat, ditujukan bukan untuk membuat memori yang berharga tapi diusahakan untuk mendapat banyak love, likes dan komen di media sosial. 

Akhirnya, banyak hubungan yang akhirnya dipertahankan supaya nggak mengundang kecaman warga di media sosial. Padahal, mungkin aja huungan kamu sebetulnya udah nggak sehat lagi.

4. Saling menuntut satu sama lain

Nah, lagi-lagi karena punya standar hubungan yang bergeser dari karakter dan kondisi masing-masing, akhirnya kita, sahabat atau pacar jadi saling menuntut satu sama lain. Misalnya nih, ya, kalau feed media sosial kita mulai sepi pengunjung dan terlihat membosankan, kita menuntut sahabat atau pacar untuk segera jalan-jalan. Padahal, mungkin aja kondisinya lagi nggak memungkinkan. Atau sengaja bikin drama biar rame aja. 

Akibatnya, kalian jadi merasa nggak bisa memenuhi keinginan masing-masing, nggak bisa saling membahagiakan dan merasa sahabat atau pacar kalian bukanlah orang yang asik. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus, tuntutan akan semakin besar dan hubungan kalian bakal makin berantakan, gaes.

(Sumber gambar: triotinaija.com.ng, trbimg.com)

LATEST COMMENT
Miltato | 15 jam yang lalu

apa bisa anak ipa masuk ke ilmu komunikasi?

Q & A Tanya Youthmanual: Bedah Jurusan Ilmu Komunikasi
Nanda Abdullatif | 18 jam yang lalu

Setauku sttn bayar, tapi lebih murah dari ptn dan banyak beasiswa yang tawarkan

Ini Dia 7 Perguruan Tinggi Kedinasan Yang Nggak Kalah Kece Dari Perguruan Tinggi Negeri!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Rencanamu ©